Terpaksa Menikahi Tuan Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Kejam
Kau sudah menjadi milikku!


__ADS_3

Episode 37 : Kau sudah menjadi milikku!


***


Dari kejauhan Gama bisa melihat jika ada reporter yang sedang sembunyi merekam apa yang sedang dilakukan oleh John dan Christy.


“Deg … Deg … Deg!”


Jantung Rani berdegup begitu cepat namun juga pedih saat melihat mata sayu dan wajah pucat tak bergairah John, Rani telah mengenal John begitu lama, Rani pastinya tahu kapan John sakit dan merasa tidak enak badan.


Hati nya begitu perih dan dia ingin segera datang mendekat dan mengobati atau hanya sekedar menanyakan apakah dia baik baik saja, akan tetapi posisi mereka bukan lagi kekasih akan tetapi adik dan kakak ipar.


Mengetahui fakta itu semakin membuat hati Rani terasa pahit, apalagi saat ia melihat Christy yang jelas jelas berselingkuh dengan suaminya, Gama, ingin sekali Rani memberitahukan jika Christy bukan wanita baik baik, akan tetapi dia tidak ingin menghancurkan hati John lebih parah lagi.


Jika John mengetahui tunangannya berselingkuh dengan kakak tirinya sendiri, Rani yakin jika John akan semakin terpukul, Rani tidak akan berbohong jika hatinya hanya untuk John, bahkan saat ini pun tetap begitu akan tetapi Rani hanya bisa mendoakan yang terbaik saja mulai dari sekarang.


Gama melihat tatapan istrinya yang langsung terpaku dan tertuju kepada John yang duduk sedikit jauh dari mereka, tatapan sayu dan penuh kerinduan, itu lah makna dari tatapan Rani ini.

__ADS_1


Kecemburuan dan ketidakrelaan membuat Gama berang, dan dia menarik tangan Rani dengan kuat sekali, dia segera membisik dengan begitu dekatnya, “Sayang jika kau tetap menatap mantan kekasihmu tercinta itu lagi, aku jamin akan membunuhmu dan dia sekarang juga, tidakkah kau mengerti ucapan ku tadi, kau sudah menjadi milikku, jadi jaga matamu dan kau hanya boleh melihat kearah ku! apa kau mengerti!” bisik Gama dengan geraman dan nafas yang panas dan menekan.


Hal itu membuat Rani segera sadar dan menunduk dengan cepat, dia memang salah telah menatap John terlalu cepat akan tetapi dia tidak bisa menahannya.


“Bukan kah itu Tuan Gama Yu?”


“Gila, dia tampan sekali jika dilihat dari dekat?”


“Siapa itu yang ada didekatnya, apakah salah satu mainannya, wah aku juga mau jadi wanita nya walau hanya sebentar, sudah kaya raya, tampan dan tegas, benar benar tipe ku,”


Semua orang segera berbisik bisik, melihat betapa bercahaya dan tampannya seorang Gama Yu, bisikan itu membuat perhatian John terpecah dan menatap ke sisi kanan nya, dimana dikejauhan dia bisa melihat wanita yang sangat ia cintai itu sedang di genggam tangannya oleh Gama.


“Rani, benarkah kita sudah berakhir? aku tidak pernah mengkhianati mu, sungguh!” suara hati John seolah berteriak, ingin Rani segera kembali kepadanya akan tetapi masih banyak yang harus ia kejar dan lakukan agar bisa merebut Rani dari kakak tirinya.


Dia tidak peduli apakah itu menjijikkan, akan tetapi hanya Rani seorang lah yang ada di hatinya dan yang ia inginkan dalam hidup ini.


Sedangkan Christy yang melihat Gama dan Rani bersama membuatnya begitu beang dan emosi sekali, dia marah bagaimana Gama menolak permintaannya untuk menghabiskan mala bersamanya malam ini dan malah memilih bersama Rani yang ia nikahi hanya untuk membuat John menderita.

__ADS_1


“Sialan, si Rani itu sepertinya tidak boleh dianggap remeh, Gama mungkin tidak mencintaiku akan tetapi dia tidak boleh menjadi milik siapapun kecuali aku!” geram Christy menatap tajam kearah Gama dan Rani.


Dimana sekarang ini Gama memutuskan untuk makan di rumah saja, memakan masakan Bi Mendi dari pada harus melihat istrinya melihat lelaki lain dengan tatapan menggelikan seperti barusan.


Tangan mungil Rani di genggam oleh Gama lagi, dia melirik kearah John dan tersenyum mengerikan, seolah mengatakan jika wanita yang sangat dicintai oleh John telah menjadi miliknya seutuhnya dan dia tidak bisa melakukan apapun.


Sungguh, bagi Gama perasaan ini sangat menyenangkan, dia ingat dulu bagaimana John juga bahagia akan semua kasih sayang dan cinta dari ayahnya dan ibu kandung John, sedangkan Gama yang juga butuh kasih sayang itu tidak bisa melakukan apapun.


***


Gama yang membawa Rani kembali kelihatan bad mood, dia seperti menahan kemarahannya karena barusan istrinya menatap John dengan tatapan penuh rindu dan membuat Gama begitu murka.


Tangan Rani sudah memerah karena tarikan dan cengkeraman Gama yang sangat kuat, tetapi lagi dan lagi Rani hanya bisa menahan nya.


Selama di perjalanan menuju kediaman Gama, Gama hanya terdiam membuat suana semakin mencekam dan memekik.


Rani sudah was was, apa yang akan dilakukan oleh Gama setelah ini, karena kelihatan sekali jika Gama sedang kesal.

__ADS_1


***


__ADS_2