Terpaksa Menikahi Tuan Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Kejam
Lelaki mengerikan tapi bucin.


__ADS_3

Episode 89 : Lelaki mengerikan tapi bucin.


***


Time skip,


Dua minggu telah berlalu sejak itu, Gama menjadi lebih hati-hati, dia memperlakukan Rani layaknya harta berharga, dia menjaganya dan menjadikannya seperti seseorang paling banyak penting baginya.


Akan tetapi sikap nya masih sama, kepercayaan diri dan overprotektif yang terkadang membuat Rani belum terbiasa.


Akan tetapi Rani tidak menutup diri, dia telah lupa dengan kepribadian Gama yang mengerikan, sikap Gama belakangan ini begitu manis dan lembut, membuat wanita merasa sangat dicintai.


Apakah ini pertanda baik atau buruk, akan tetapi Rani akan mencoba mempertahankan mood suaminya, jangan sampai kemarahannya memuncak dan menjadi Gama menjadi sosok yang mengerikan lagi.


Tekad Rani saat ini adalah dia akan membuat suaminya sembuh dari penyakit hatinya, mendamaikan hatinya dari dendam, Rani akan berusaha sekuat yang ia bisa, agar Gama bisa hidup normal seperti orang kebanyakan.


Pastinya Gama menderita selama ini, selalu percaya atas apa yang ada di kepalanya, menjadi emosi dan tak bisa mengendalikan sampai ia bahkan tidak memiliki siapapun di sisinya kecuali Bi Mendi, Ares dan assisten pribadinya.


Gama sungguh tidak bisa bersosialisasi, hatinya selalu tertutup oleh luka dan dendam, dan Rani adalah wanita pertama yang menyentuh hatinya yang paling dalam.

__ADS_1


Membuat secara tidak langsung, Rani menjadi ujung tombak apakah Gama bisa sembuh atau malah dia akan semakin berubah menjadi mengerikan jika saja Rani mengkhianati Gama.


"Sayang, aku sudah membawakan banyak baju untuk kau pakai malam ini, pilih lah yang paling kau suka ya, aku akan senang apapun yang kau kenakan pasti akan terlihat cantik sekali," Gama memeluk istrinya dan mengecup keningnya.


Membuat Rani malu melihat banyak sekali pelayan dan pekerja butik di sekitar mereka sekarang.


Memang sudah banyak pekerjaan butik dan pelayan membawakan dress keluaran terbaru mereka terkenal di dunia, semua baju itu terlalu banyak membantu Rani menjadi pusing hanya karena begitu banyak nya baju yang dibawa ke rumah.


"Sayang, aku akan ke ruangan kerjaku sebentar ya, selagi kau memilih baju ada hal yang harus aku kerjakan," seru Gama mengusap rambut istrinya ini lembut sekali.


"Baiklah, aku akan memilihkan baju yang paling cantik," balas Rani sudah mulai nyaman dan bisa berekspresi di hadapan suaminya, sungguh berbeda jika dibandingkan dengan saat saat pertama kali mereka menikah.


Rani jadi bingung, bukannya baju yang sangat banyak ini di bawakan untuk ia pilihkan menghadiri lelang malam ini?


"Tapi baju sebanyak ini untuk apa? tidakkah aku bisa memilih yang aku suka?" balas Rani sembari menatap suaminya dengan matanya yang bulat dan bagi Gama itu sangat menggemaskan.


"Sayang ...." Gama langsung menyeringai nakal sekali.


Dia menarik pinggang istrinya dan mendekapnya erat, dia kemudian membisik pelan.

__ADS_1


"Semua baju itu kau gunakan hanya untuk aku seorang, hanya aku yang bisa melihat mu mengenakan baju terindah, untuk malam ini karena akan banyak lelaki disana, kau harus memilih baju paling tertutup,"


"Dan, jangan menggodaku jika tidak ingin aku memakan mu sekarang juga, mengerti?" bisikan itu terdengar nakal sekali.


Membuat Ranu membeku dan matanya melebar.


Dia menggelengkan kepalanya menolak dengan halus, dia tahu jika Gama sampai menghabisi nya hari ini, dia akan kesusahan berjalan.


Karena sehebat itulah tenaga dan gairah lelaki ini.


Gama langsung tersenyum, melepaskan istrinya dan mengusap rambutnya.


"Kau sudah tahu kan sayang, jadi jangan memancing aku lagi," seru Gama tersenyum nakal dan dengan wajah penuh kemenangan.


Dia akhirnya melangkah kearah ruangan pribadinya, saat Rani membalikkan badannya, para pelayan dan petugas butik segera menunduk menyembunyikan wajah malu dan iri mereka.


Apalagi para pekerja butik, baru kali ini mereka melihat secara langsung CEO paling arogan dan terkenal sangat, tidak kenal ampun begitu lembut dan memanjakan istrinya.


Apalagi sejak tadi, istrinya ini selalu dipeluk dan disanjung, membuat mereka menjadi sangat iri.

__ADS_1


***


__ADS_2