
Episode 130 : Arti Cinta.
***
Cinta memang sangat membingungkan, bagi Gama dan Rani, sekarang Cinta itu begitu membahagiakan dan menyembuhkan.
Tetapi bagi sebagian orang, mereka menilai cinta bukan harus selalu memiliki, melihat orang yang kita cintai bahagia bersama orang lain adalah defenisi mencintai dalam diam yang begitu tulus.
Seperti Ardhan Reiner, dia mencintai Rani, akan tetapi karena ia merasa tidak pantas, dia menjalani cintanya dengan cara melindungi Rani dari jauh.
Bagi John, cinta itu sangat menyakitkan, dia bahkan tidak mampu menemui wanita yang ia cintai karena merasa tidak pantas.
Sekarang ini, John memilih pergi berkelana, meninggalkan dunia bisnis dan memberikan semua wewenang kepada Gama Yu, sebagai pewaris sah perusahaan keluarga Yu.
Dia akan merenungi semuanya dulu, lalu jika saatnya tepat, dia akan kembali dan menyatakan perpisahan yang layak kepada Rani.
Bagi Larissa Palma, cinta itu sebuah misteri, dulu ia bilang mencintai Gama Yu, akan tetapi setelah mengetahui Gama menikah, dia langsung menyerah karena tidak mau menjadi wanita jahat.
Sekarang, dia merasakan cinta baru lagi, seorang lelaki yang ia temui di dermaga, yang merebut ciuman pertamanya, dia sedang mencari-cari cinta barunya itu.
Dan bagi Christy, cinta itu sebuah obsesi, sekarang dia sedang mendapatkan hukuman dari ayahnya karena melakukan hal memalukan, akan tetapi obsesi nya belum berakhir, karena itulah nilai cinta baginya.
***
Sudah satu bulan berlalu sejak lamaran romantis Gama kepada Rani,
Selama sebulan penuh, Gama begitu kerepotan memenuhi semua permintaan istrinya yang semakin menjadi-jadi karena sedang mengidam.
Ada hari dimana Gama akan tidur di sofa karena Rani tidak mau mendengar suara nafas suaminya, akan tetapi tidak ingin ditinggalkan juga.
__ADS_1
Ada juga hari dimana, Gama harus memasak selama satu minggu penuh untuk memenuhi keinginan istrinya.
Dan sekarang, Rani tiba-tiba ingin dimanja dan disayang oleh Gama.
"Sayang," Rani sedang menelepon suaminya yang harus menghafal meeting penting di perusahaan nya bersama para eksekutif.
"Ada apa sayang? apakah kau lapar?" jawab Gama langsung menanyakannya apakah istrinya lapar atau tidak, karena biasanya Rani akan menghubungi nya jika sedang lapar dan hendak merepotkan nya.
"Tidak, aku hanya ingin bertanya, apakah kau masih mencinta ku?" Rani benar-benar serius sekali menanyakan nya.
"Pertanyaan apa itu? tentu saja aku mencintaimu, bahkan cintaku lebih besar setiap harinya," seru Gama begitu yakin dan percaya diri.
Gama benar-benar berbicara dengan sangat manis dihadapan semua karyawan nya, dimana semua ekskutif yang sedang menunggu atasannya ini membawakan meeting sedang tersenyum kaku, karena atasan mereka sepertinya sedang dilanda asmara yang hebat.
Rani yang memang begitu perasa setelah hamil langsung lega, "Baiklah, jika kau masih mencintai aku, tadi soalnya saat kau pergi kerja kau mencium ku lebih cepat durasinya beberapa detik dibandingkan hari-hari sebelumnya, jadi aku kira kau sudah tidak mencintai ku,"
Sungguh ibu hamil memang sangat aneh, seperti Rani, dia galau sejak tadi karena saat Gama meminta ijin ke kantor, dan mencium nya dalam waktu beberapa detik lebih cepat dari ciuman di hari-hari sebelumnya membuat Rani merasa dia sudah tidak dicintai lagi.
"Sayang, kalau begitu aku akan mencium mu selama satu jam kedepannya sebelum aku pergi, ha ha ha, kau tahu aku malah akan senang jika berlama-lama mencium mu," Gama langsung tertawa, bahagia sendiri dan menganggap semua karyawannya yang ada di ruangan meeting sebagai pajangan saja.
Mendengar itu Rani langsung tersipu malu, "Mesum, baiklah sayang, aku menunggu mu pulang ya," balas Rani akhirnya mengakhiri panggilan nya.
"Oke sayang, aku mencintaimu," Gama juga mengakhiri penggilan nya dan tersenyum bahagia sekali.
Lalu ia melihat kearah semua bawahannya dan segera mengubah ekspresi nya menjadi tegas lagi.
"Ehem!"
"Baiklah mari kita mulai meetingnya ...." tegas Gama kembali menjadi dirinya yang tegas.
__ADS_1
Hanya kepada istrinya dia menjadi lembut dan hangat seperti tadi.
Kehidupan Gama sudah sangat lengkap dan membahagiakan, dia sudah tidak menginginkan apapun lagi, hatinya damai dan bahagia, dia hanya tinggal menanti kelapa putranya maka keluarga kecil dambaan nya akan semakin lengkap.
***
Disisi lain,
Seperti dugaan Gama, Deffan Yu menjadi diam sepanjang hari, wajah pucatnya selalu menghiasi wajahnya, penyesalan nya membuat nya menderita.
Belum lagi hujatan orang-orang terhadapnya, tidak ada orang disisinya sekarang, dia sendirian dan kesepian di hari tuanya.
Mungkin itulah hukuman karena membuat Laura menderita dahulu
***
Sedangkan untuk Marian,
Karena publik begitu marah kepada Marian, membuat pemeriksaan dan hukuman dilakukan dengan cepat.
Hasil dari pengadilan mengatakan Marian akan dipenjara seumur hidup karena telah melakukan kejahatan tingkat atas.
Marian yang sudah kehilangan segalanya hanya bisa menerima putusan itu, bahan selama dia dipenjara dan diadili, dia sendirian, anaknya dan suaminya tidak ada yang datang.
Mungkin inilah yang dirasakan oleh Laura dahulu, akan tetapi semuanya sudah terlambat.
Hukuman mengerikan atas perbuatan nya selama ini, masih baru dimulai, para narapidana di penjara kelas atas memilihi hirarki sendiri, jika kejahatan seperti Marian maka Marian akan disiksa setiap hari dan diperlakukan tidak baik selama hidupnya.
***
__ADS_1
Tamat