
"Jika kamu tidak dapat menemukan apa yang kamu cintai, maka Cintailah apa yang sudah kamu punya dan temukan. Sekarang mungkin biasa saja rasanya tapi saat sudah kehilangan ia akan sangat menyesakkan dada. Hargai selagi ada apapun dan siapapun."
Malam Minggu......
Setelah Lia dinyatakan menghilang kira-kira sebulan Abi merasa begitu kehilangan Lia. Seperti malam ini biasa Abi selalu menghabiskan waktu untuk pergi ke rumah Lia lalu mereka akan pergi kencan malam. Tapi sekarang Abi sedang berbaring di atas tempat tidurnya.
Abi merasa bosan berada di dalam kamar lalu dia mengambil ponselnya yang berada di samping bantal. Abi memegang ponsel lalu membuka aplikasi chat.
π©"Met malam minggu dek."
π©"Met malam minggu juga, abang gak ngapel?"
π©"Kenapa dek mau abang apelin?"
π©"Gak cuma tanya aja."
π©"Apa adek udah ada yang ngapelin?"
π©"Gak ada, mana ada yang mau ngapelin adekkan jelek abang."
π©"Ya udah abang otw mau ngapelin adek, btw dek mau di bawain apa?"
π©"Abang gak usah ngapelin adek, mendingan abang ngapelin gebetan abang.
π©"Nih abang lagi mau ngapelin gebetan abang.
π©"Bagus deh kalau abang udah mobe on.
Abi turun dari tempat tidur lalu Abi mengambil jaket yang berada di belakang pintu kamarnya. Abi memakai jaket lalu dia memasukan ponsel ke dalam saku celana jeans berwarna hitam.
Abi mengambil kunci motor yang berada di atas meja belajar lalu dia berjalan keluar melewati pintu kamarnya. Sesampai Abi di ruangan tamu melihat mama dan papa lagi duduk di sofa ruangan tamu.
"Mau kemana Abi?" tanya papa.
"Biasa ayah urusan anak muda." Abi yang melihat ke arah ayahnya.
"Pasti mau ngapel," kata ayah.
"Nah itu ayah tahu, ayah minta uang buat malam minggu?" Abi yang mengulurkan tangannya.
"Minta ama bunda," jawab ayah.
"Bun minta uang?" Abi mengulurkan tangannya ke arah bunda.
"Lah kok malah minta ama bunda sih ama ayah lah," jawab bunda.
"Aduh ayah bunda jangan buat aku pusing dong, ayah bunda pasti pernah mudakan?" tanya Abi.
"Pernah," jawab serentak ayah bunda.
__ADS_1
"Nah kalau gitu pasti ayah bunda tahu, aku butuh uang buat beli jajan gebetan aku makanya kasih aku uang dong ayah bunda." Abi yang wajahnya di memelas.
"Ayah dulu kerja dapat uang baru ngajak gebetan jalanan, pakai uang ayah sendiri gak kayak Abi minta ama ayah," kata ayah.
"Udahlah ayah kasih aja, kasihan anak kita." Bunda yang tidak tega melihat wajah Abi yang sudah terlihat memelas.
"Iya bunda, nih uang buat malam minggu. Ingat pulangnya jangan malam-malam." Ayah mengeluarkan selembar uang berwarna merah dari saku celana lalu memberikan kepada Abi.
"Terima kasih ayah bunda." Abi mengambil uang tersebut lalu menyalim punggung tangan ayah bunda secara bergantian.
Tok.....Tok.....Tok
"Assalamualaikum." Seorang yang sudah berdiri di depan pintu rumah.
"Walaikumsalam." Ry berdiri dari kursi lalu berjalan ke arah pintu. Sesampai di depan pintu lalu Ry membuka pintu.
Ceklek......Ceklek
Ry membuka pintu lalu terkejut melihat ke arah seorang laki-laki tersebut. Seorang laki-laki tersebut ialah Abi. Abi yang tersenyum melihat ke arah Ry yang memakai baju piayama motif doeramon.
"Abang mau ngapain kesini?" tanya Ry.
"Mau ngapel," jawab Abi.
"Abang lupa ya mbak Lia udah gak ada, jadi sebaiknya abang ngapel kerumah cewek lain aja," kata Ry.
"Aku ke sini itu mau ngepelin adek kan tadi abang udah bilang di chat," kata Abi.
"Apa adek pernah lihat abang bercanda selama ini?" Abi yang menatap ke arah mata Ry.
"Gak," jawab Ry.
"Dek abang udah capek berdiri nih masak gak di tawarin masuk ke dalam rumah," kata Abi.
"Kita duduk di teras aja, di dalam panas mendingan di luar banyak angin." Ry berjalan keluar dari pintu lalu Ry duduk di kursi yang ada di teras.
"Nih abang bawa buat adek." Abi menghampiri Ry lalu memberikan sebuah kantong plastik berwarna hitam.
" Ini apa abang?" Ry mengambil sebuah kantong plastik dari tangan Abi.
"Buka aja adek." Abi yang duduk di kursi yang berada di sebelah Ry.
"Iya abang." Ry membuka kantong plastik tersebut berisi kotak lalu Ry membuka kantong kotak tersebut. Ternyata di dalam kotak tersebut berisi pisang keju lalu Ry meletakan di atas meja.
"Dek di makan jangan di lihatin aja, atau mau abang suapin." Abi melihat ke arah Ry yang sedang melihat pisang keju.
"Dek bisa makan sendiri," kata Ry.
__ADS_1
Abi mengambil sepotong pisang goreng yang bertabur dengan keju di atas lalu memasukan ke dalam mulutnya. Ry melihat Abi memakan pisang goreng keju dengan begitu nikmat.
"Kalau adek gak mau abang habiskan sendiri." Abi yang mengambil sepotong pisang goreng keju.
"Mau kok." Ry buru-buru mengambil sepotong pisang goreng keju dari dalam kotak lalu memasukan ke dalam mulut Ry.
"Dek air minum mana?" Abi yang tidak melihat ada air minum di atas meja.
"Eh tunggu sebentar, abang minum apa?" Ry berdiri dari kursi.
"Air putih," jawab Abi.
"Mau dingin atau biasa?" tanya Ry.
"Dingin," jawab Abi.
Ry berjalan masuk ke dalam rumah meninggal Abi yang berada di teras rumah. Sesampainya Ry di dapur lalu membuka pintu kulkas Ry mengambil sebotol air putih kemudian Ry menutup pintu kulkas. Ry mengambil dua buah gelas dari rak piring lalu membawanya ke teras rumah.
Sesampai di teras Ry meletakan sebotol air putih dan dua gelas di atas meja.
"Abang tuh air minuman nya." Ry yang duduk di kursi.
"Ambilkan abang minum adek," kata Abi.
"Ckckck, ambil sendiri lah abang," kata Ry.
"Kok adek tega sih ama abang," kata Abi.
" Tega gimana sih abang?" Ry yang gak habis pikir dengan sikap Abi yang begitu manja tidak seperti biasanya.
"Adek tega gak mau ngambil minum abang." Abi yang wajahnya berubah menjadi sedih.
"Ckckck jadi cowok kok manja sih, ya udah Ry ambilkan minum buat abang." Ry membuka tutup botol lalu Ry menuangkan air dari dalam botol ke dalam sebuah gelas.
"Nah gitu dong adek." Abi yang wajahnya terlihat bahagia.
"Nih air minum buat abang." Ry memberikan segelas air kepada Abi.
"Glug....glug." Abi meminum air dari dalam gelas hanya sekali teguk saja.
"Haus ya abang?" Ry melihat Abi yang meneguk air dari dalam gelas hanya sekali teguk saja.
"Iya adek kan perjalanan jauh, demi buat ngapelin adek." Abi yang tersenyum melihat ke arah Ry.
...~ Bersambung ~...
Hai Guys Mampir Ke novel baru karya Ry
Perjuangan Ucup
__ADS_1