Time Travel Lia

Time Travel Lia
Tukaran Motor


__ADS_3

"Berpura - pura mencintai aku hanya akan membuat kamu lelah, pergilah aku baik - baik saja tanpa kamu."


Lia menutup mata menunggu ciuman dari Abi, Abi melihat Lia menutup mata tersenyum.


Cup


Abi mengecup kening Lia, Lia yang merasa keningnya di cium Abi membuka mata. Lia merasa kecewa karena Abi mengecup keningnya. Lia menginginkan Abi mencium bibirnya.


"Cin kenapa?" Abi yang melihat wajah Lia berubah seperti kecewa.


"Gak apa - apa." Lia mengelengkan kepalanya.


"Cin pengen aku cium di sini ya?" Abi yang memegang bibir Lia dengan jarinya telunjuknya.


"Gak," jawab Lia.


Cup


Abi menurunkan jarinya lalu Abi mendekat bibirnya ke bibir Lia. Abi menempelkan bibirnya ke bibir Lia. Lia yang terkejut saat Abi menciuman bibirnya. Setelah itu Abi melepaskan bibirnya dari bibir Lia.


Lia yang wajah bersemu merah merona seperti kepiting rebus. Abi melihat memegang wajah Lia yang terlihat begitu mengenaskan.


Ry yang sudah sampai di ruangan tamu melihat Abi sedang memegang pipi Lia.


"Hmmm, kapan kita berangkat?" Ry yang melihat ke arah Abi dan Lia secara bergantian.

__ADS_1


"Ya sekarang lah masak tahu depan." Lia yang terlihat kesal ama Ry karena mengganggu momen romantis Lia dan Abi jadi ambyar.


"Ya udah, ayo kita berangkat!" kata Ry.


"Lu bawa tu koper gue." Lia dan Abi berdiri dari sofa.


"Gak usah biar aku aja Cin." Abi berjalan ke arah koper Abi. Abi menarik koper Lia lalu berjalan ke arah Lia.


Ry sudah berada di teras rumah menunggu Abi dan Lia. Abi dan Lia berjalan keluar dari pintu rumah.


"Cin kopernya siapa yang bawa?"tanya Abi.


"Nih, lu bawain koper gue." Lia mengambil koper dari tangan Abi lalu Lia menyeret kopernya sampai di depan Ry. Lia menyerahkan kopernya ama Ry.


"Iya mbak." Ry memegang koper Lia.


"Yank bawa motor sport mana bisa bawa koper ini?" tanya Lia.


"Gini aja kita pakai motor Cin aja, gimana?" tanya Abi.


"Boleh, terus motor Yank siapa yang bawa?" tanya Lia.


"Ry," jawab Abi.


"Emang lu bisa bawa motor sport?" Lia melirik ke arah Ry.

__ADS_1


"Bisa mbak," jawab Ry.


"Ya udah kalau gitu lu bawa motor Abi," kata Lia.


"Kunci motornya mana abang?" tanya Ry.


"Nih kuncinya, jangan ngebut bawa motornya." Abi menyerah kunci motor ama Ry.


"Makasih abang, Ry gak janji ya abang." Ry mengambil kunci motor Abi lalu Ry berjalan ke arah motor.


Lia menutup dan mengunci pintu rumah, Abi menyeret koper Lia sampai di dekat motor Lia. Abi mengangkat koper lalu meletakan di depan. Lia menghampiri Abi lalu memberikan kunci motor ama Abi. Lia naik di atas motor ama Abi


"Dek kita beriringan ya, dek di depan bawa motornya jangan ngebut entar abang ngikuti di belakang.


"Iya abang." Ry menyalakan motor Abi.


Brum......Brum


Ry mengendarai motor Abi terlebih dahulu, Abi mengikuti di belakang motor yang Ry kendarai. Sedangkan Lia duduk di belakang Abi sambil memeluk pinggang Abi. Lia menyandarkan kepalanya di bahu Abi.


Abi melajukan kendaraan dengan standar, Abi melihat ke kaca spion. Abi melihat kepala Lia yang sedang bersandar di bahunya.


"Yank kalau bawa motor fokus lihat ke depan, jangan lihat aku terus," kata Lia.


"Iya Cin." Abi yang mengalihkan pandangan ke arah depan, jalan yang terlihat sepi hanya ada motor yang Ry kendarai di depan lalu motor yang Abi kendarai.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2