Time Travel Lia

Time Travel Lia
Penyuluhan Cuci Tangan


__ADS_3

"Sebuah permata tidak akan dapat di poles tanpa gesekan, demikian juga seorang tidak akan menjadi sukses tanpa tantangan."


"Apa anak ibu ada muntah?" tanya Lia.


"Tidak buk," jawab si wanita tersebut.


"Dek coba buka mulutnya." Lia mengambil senter kecil lalu menyuruh anak tersebut membuka mulutnya.


"Aaak." si anak laki - laki tersebut membuka mulutnya.


Lia yang menghidupkan senter lalu melihat kedalam mulut anak tersebut. Setelah itu Lia melihat ke arah mata anak tersebut.


"Anak saya sakit apa buk?" tanya si wanita tersebut.


"Diare." Lia berjalan ke arah kursinya.


"Bagaimana kondisi anak saya ibuk?"Si wanita menghampiri anaknya yang masih berbaring di atas ranjang puskesmas.


"Anak ibu kekurang banyak cairan, suruh di perbanyak minum air putih." Lia yang menulis resep obatnya.


"Iya ibuk, apa anak saya sudah selesai di periksa?" tanya wanita tersebut.

__ADS_1


"Sudah ibuk," jawab Lia.


Si wanita membantu anaknya untuk turun dari ranjang puskesmas. Setelah itu si wanita dan anak tersebut berjalan ke arah Lia. Anak tersebut duduk di kursi sementara wanita tersebut berdiri.


"Bagaimana dengan obatnya ibuk?" tanya wanita tersebut.


"Ibuk menunggu di luar, saya akan menyuruh perawat untuk menyiapkan obat anak ibuk," kata Lia.


"Baiklah ibuk." Si wanita dan anak tersebut berjalan ke arah luar. Mereka duduk di bangku yang ada di luar ruangan.


Lia berjalan ke arah pintu lalu Lia masuk ke dalam ruangan khusus untuk obat - obatan. Lia memberikan resep obat kepada perawat yang ada di ruangan tersebut.


Seminggu Kemudian.........


Setelah menempuh perjalanan 20 menit Lia sampai di gerbang SDN 045 Rokan Hilir. Lia melajukan motornya ke dalam sekolah. Lia memakirkan motornya di parkiran motor guru.


Lia turun dari motor lalu berjalan ke ruangan guru. Sesampai di depan ruangan guru Lia mengetuk pintu.


Tok.....Tok......Tok


"Assalamualaikum." Lia yang berdiri di depan pintu.

__ADS_1


"Walaikumsalam, masuk aja," jawab seorang guru.


Lia berjalan masuk ke dalam ruangan guru tersebut. Guru - guru yang berada di ruangan tersebut melihat ke arah Lia.


"Kamu siapa?" Seorang ibu guru berdiri dari kursi menghampiri Lia yang sedang berdiri.


"Nama saya Lia Dwi Putri, mahasiswa yang lagi melakukan Kkn di puskesmas desa." Lia mengulurkan tangan ke arah ibu guru tersebut.


"Saya Ida Wati, Apakah Lia yang di tugas dari puskesmas desa untuk penyuluhan cuci tangan?" Ibuk Ida menjabat tangan Lia.


"Iya buk, apakah saya bisa meminta tolong kepada ibuk Ida untuk mengumpulkan anak - anak di halaman depan sekolah?" Lia melepaskan jabatan tangan ama ibuk Ida.


Lia sudah berdiri di depan seluruh siswa dan guru - guru SDN 045 Rokan Hilir. Di depan Lia sudah ada sebuah ember dengan gayung di dalamnya serta ada air bersih. Selain itu juga ada sebuah sabun cair yang ada di situ.


"Assalamualaikum wr wb," kata Lia.


"Walaikumsalam wr wb," jawab seluruh siswa.


"Perkenalan nama saya Lia Dwi Putri, kalian semua bisa memanggil kakak Lia, saya mahasiswa kedokteran yang sedang Kkn di puskesmas desa.Saya di sini mengadakan penyuluhan tentang cara mencuci tangan dengan benar," kata Lia.


"Kalian semua harus melihat saya yang mempraktekkan cara mencuci tangan dengan benar, sehingga nati kalian bisa mencuci tangan dengan benar," kata Lia.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2