Time Travel Lia

Time Travel Lia
Mengantar Lia


__ADS_3

"Sebagian laki - laki kadang tidak bisa memahami, bahwa hal kecil pun bisa menyakiti hati wanita."


Setiap wanita itu mau di mengerti ama laki - laki, bahkan wanita inginnya mereka gak perlu ngomong tapi laki - laki sudah tahu apa yang mereka mau. Hanya laki - laki yang peka yang bisa mengerti maunya wanita yang mereka cinta.


Abi yang duduk di sofa ruangan tamu, lalu Ry berjalan ke arah kamar.


"Dek mau kemana?" tanya Abi.


"Mau manggil mbak Lia abang." Ry berhenti berjalan lalu Ry membalikan badan melihat ke arah Abi.


"Gak usah, mendingan dek temani abang ngobro di sini sambil nunggu mbak Lia selesai dandan," kata Abi.


"Emang abang mau ngobrol?" Ry berjalan ke arah sofa lalu Ry duduk di sofa.


"Rumah kok sepi, mama papa mana dek?" tanya Abi.


"Pergi abang," jawab Ry.


"Pergi kemana?" tanya Abi.


"Ke rumah Pak Sutejo bosnya papa," jawab Ry.


"Emang mama papa gak ngatarin mbak Lia ke desa?" tanya Abi.


"Gak abang." Ry mengelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Lah kenapa?" tanya Abi.


"Mama papa ada acara di rumah pak bosnya," jawab Ry.


"Terus siapa aja yang ngatar mbak Lia?" tanya Abi.


"Abang aja," jawab Ry.


"Emang dek gak ikut?" tanya Abi.


"Gak abang," jawab Ry.


"Kenapa dek gak ikut?" tanya Abi.


"Ry mau jaga rumah aja," jawab Ry.


Setelah selesai berdandan Lia berdiri dari kursi lalu Lia berjalan ke arah kopernya. Lia menarik koper sambil berjalan ke arah ruang tamu. Sesampai di ruangan tamu Lia mendengar pembicaraan Abi dan Ry.


"Mendingan lu ikut kita ke rumah nenek." Lia berjalan ke arah Abi yang sedang duduk di sofa.


"Iya dek ikut aja." Abi yang wajah memohon agar Ry ikut pergi bersama mereka ke desa.


"Iya deh Ry ikut." Melihat wajah Abi membuat Ry menerima ajakan untuk ikut pergi ke rumah nenek.


"Sana ganti baju lu." Lia menyuruh Ry untuk berganti pakaian.

__ADS_1


"Iya mbak." Ry berdiri dari sofa lalu meninggal Abi dan Lia.


Abi dan Lia duduk di sofa yang sama dengan jarak yang dekat.


"Aku bakal kangen ama Cin." Abi yang memeluk badan Lia.


"Sama aku juga bakal kangen ama Yank." Lia yang membalas pelukan Abi.


Sebenarnya Lia merasa berat untuk meninggalkan Abi. Lia tidak bisa berjauhan dengan Abi. Abi menyakinkan Lia agar mau Kkn di desa nenek. Abi juga berjanji kalau tidak sibuk seminggu sekali akan berkunjung kesana.


"Iya Cin, jangan sedih dong." Abi melepaskan pelukan lalu Abi memegang wajah Lia yang terlihat sedih.


"Aku takut aja kalau Ldr entar Yank selingkuh." Lia yang menatap mata Abi.


"Cin percayalah ama aku, hanya ada Cin di hati aku." Abi memegang tangan Lia lalu meletakan tangan Lia di dadanya.


Deg......Deg


Dada Abi berbunyi Lia yang merasa detak jantung Abi.


"Baiklah aku percaya, aku juga akan menyuruh Ry untuk memantau Yank selama Kkn di sekolah Ry." Mesti ragu akhirnya Lia mempercayai Abi, selain itu Lia akan menyuruh Ry untuk menjaga Abi dari gangguan siswi di smk yang suka ama Abi.


"Iya Cin, Cin juga di sana jangan nakal jaga mata, jaga hati," kata Abi.


Abi mendekat wajah ke arah wajah Lia, Lia yang mencium aroma mint dari nafas Abi. Abi mulai memajukan bibirnya ke arah bibir Lia.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2