
" Waktu tidak memberi kesempatan mengulang, tapi waktu bisa memberi kesempatan untuk berubah."
Eza dan Ry berjalan ke arah parkiran sekolah, sesampai di parkiran sekolah Eza dan Ry berhenti di sampai motor Eza.
" Nih Ry." Eza memberikan kembali pot yang ada bunganya ama Ry.
" Iya Za." Ry mengambil pot yang ada bunganya dari tangan Eza.
Eza yang naik ke atas motornya lalu menyalakan motornya.
" Ayo naik Ry!" Ajakan Eza.
" Iya Ry naik Za." Ry naik ke atas motor Eza sambil memegang pot yang ada bunganya.
Seminggu Kemudian........
Pada malam harinya kami sekeluarga sudah berkumpul di dapur. Kami sekeluarga sedang makan malam bersama. Saat makan papa melarang kami untuk berbicara. Hingga suasana begitu hening kami sekeluarga sedang menikmati makan malam.
Mama dan Papa terlebih dahulu selesai makan. Setelah makan mama dan papa pergi meninggalkan Lia dan Ry yang berada di dapur. Mama dan papa berjalan ke arah ruangan keluarga. Sesampai di ruangan keluarga mama dan papa duduk di atas tikar sambil menyalakan televisi.
__ADS_1
Papa dan mama menoton televisi, papa mencari siaran tv one. Setelah mendapatkan siaran tv one papa dan mama menoton berita yang ada di sana.
Ry sudah selesai makan lalu Ry mulai membawa peralatan makan yang kotor ke westafel. Ry mulai mencuci peralatan yang kotor dengan sabun pencuci piring. Setelah selesai Ry mencuci peralatan makan lalu Ry menyiram dengan air. Ry meletakan peralatan makan di rak piring.
Setelah selesai makan Lia berjalan ke arah westafel untuk mencuci tangannya. Ry yang terlebih dahulu sampai di westafel untuk mencuci tangan. Lia yang sudah berada di belakang Ry.
" Awas minggir gue mau cuci tangan." Lia yang sengaja menyenggol lengan Ry.
" Iya mbak." Ry menggeser badan agar Lia bisa berada di depan westafel.
Ry memperhatikan cara Lia mencuci tangan berbeda ama Ry. Kalau Ry mencuci tangan di kasih sabun lalu gosok kedua telapak tangan setelah itu bilas dengan air berbeda dengan Lia yang mencuci tangan sesuai yang di ajurkan.
" Mbak tunggu dulu." Ry berjalan menghampiri Lia.
" Ada apa lagi?" Lia membalikkan badan melihat ke arah Ry.
" Itu peralatan makan mbak yang kotor gak di cuci?" Ry yang menujuk peralatan makan yang kotor ada di atas meja makan.
"Itu tugas lu yang nyuci." Lia yang membalikan badan lalu berjalan meninggalkan Ry.
__ADS_1
Ry mengambil peralatan makan yang kotor dari atas meja lalu Ry membawa ke westafel. Ry mencuci peralatan makan tersebut setelah selesai Ry berjalan ke arah kamar. Sesampai di depan kamar.
Ceklek......Ceklek
Ry membuka pintu kamar lalu melihat Lia yang sedang telpon ama temannya. Ry berjalan ke arah meja belajar lalu Ry duduk di kursi. Ry membuka tas lalu mengambil buku mata pelajaran produktif.
Ry meletakan buku mata pelajaran produktif di atas meja belajar. Ry membaca 10 soal pr produktif yang harus di kumpulkan besok pagi. Ry yang sedang berpikir untuk menjawab pertanyaan soal tersebut.
Tetapi fokus Ry mulai terganggu saat Lia yang tertawa terbahak di telpon ama temannya. Ry benar tidak fokus untuk menjawab soal pr.
" Mbak kalau telpon di ruang tamu aja, Ry lagi belajar nih." Ry yang melihat ke arah Lia.
" Jadi lu ngusir gue dari kamar gue." Lia yang terlihat marah ama perkataan Ry.
" Bukan gitu mbak, Ry gagal fokus belajar gara - gara mbak telpon sambil ketawa," kata Ry.
" Emang dasar otak lu aja yang begog." Lia yang turun dari tempat tidur berjalan ke arah ruang tamu.
Tok....Tok......Tok
__ADS_1
...~ Bersambung~ ...