Time Travel Lia

Time Travel Lia
Memancing


__ADS_3

"Tak perlu menjadi orang lain untuk banyak di sukai, terlalu naif jika harus berpura-pura sempurna hanya untuk mencari perhatian. Tetaplah tampil seadanya dan lihat bagaimana dunia melihat dirimu sendiri."


Byur........ Byur


Mereka terjatuh bersamaan ke dalam sungai tersebut, mereka sudah masuk ke dalam sungai tersebut.Mereka berusaha berenang agar bisa naik ke atas permukaan sungai tersebut. Tetapi mereka kehabisan tenaga untuk terus berenang akhirnya mereka tenggelam di dasar sungai tersebut.


*Sepertinya nafas aku sudah hampir habis, mungkin aku akan mati di sungai ini. Padahal aku ingin sekali bisa bertemu dengan keluarga aku. Aku ingin meminta maaf kepada kedua orang tua aku karena aku sering menjadi anak yang melawan dan membangkang kepada mereka. Aku juga suka marah - marah dan membentak kakak dan adek aku. Seandainya sekali saja Allah berikan aku kesempatan untuk hidup dan bertemu keluarga aku. Aku berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang.


Ya Allah aku mohon berikanlah aku kesempatan untuk memperbaiki diri dan bisa berkumpul dengan keluarga. Aku berjanji ya Allah akan menjadi manusia yang lebih baik lagi*.


Setelah selesai Lia bicara di dalam hatinya lama-kelama, Lia sudah kesulitan untuk bernafas. Sehingga Lia sudah tidak bernafas lagi tengelam di sungai tersebut.


Tuan putri sudah lebih dahulu tidak bernapas dan tengelam ke dasar sungai Rokan tersebut. Badan mereka sudah terombang-ambing di dasar sungai Rokan.


Di Sisi Lain...........


Keluarga Lia sudah mulai menerima kenyataan bahwa setelah beberapa bulan jasad Lia tidak pernah di ketemukan. Keluarga Lia sudah sibuk. dengan kegiatan masing-masing. Papa yang sibuk dengan pekerjaan di luar kota sedangkan mama sibuk ikut grup rebana agar merasa tidak kesepian saat papa sibuk bekerja sedang Ry sibuk sekolah.


Ry sibuk dengan sekolahnya dalam seminggu tiga kali Ry akan sekolah dari pagi sampai sore. Sehingga dia lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah dari pada di rumah. Seperti hari ini Ry sekolah dari pagi sampai sore.


Sekarang lagi jam istirahat Ry duduk di kursi yang berada di dalam kelas sambil membaca buku pelajaran dan juga makan siang. Ry yang begitu fokus membaca buku pelajaran tidak menyadari seorang laki-laki yang sudah berdiri di depan pintu kelasnya.


Si laki-laki terdekat melihat ke arah Ry yang sedang makan sambil membaca buku. Si laki-laki tersebut berjalan ke arah Ry, beberapa teman sekelas Ry yang melihat ke arah si laki-laki tersebut yang sedang berjalan ke arah mau menyapa si laki-laki tersebut.


Tetapi si laki-laki tersebut memberikan isyarat dengan menempelkan jari telunjuk di bibirnya. Melihat isyarat yang di berikan oleh si laki-laki tersebut beberapa teman sekelas Ry pun tidak jadi menyapa si laki-laki tersebut. Si laki-laki tersebut sudah duduk di kursi yang berada di samping Ry.

__ADS_1


Ry yang hendak menyuapi nasi berserta lauknya kedalam mengunakan sendok ke dalam mulut nya. Saat sendok tersebut sudah berada di dekat mulut tiba-tiba tangan seorang memegang sendok tersebut lalu tangan tersebut mengarahkan sendok tersebut ke arah mulut si laki-laki yang sedang duduk di kursi samping Ry.


Nasi berserta lauk yang berada di sendok tersebut masuk ke dalam mulut si laki-laki tersebut.


"Isisis pak Abi jorok makan di sendok bekas Ry." Ry menoleh ke arah samping ternyata si laki-laki tersebut ialah Abi guru olahraga.


"Gak jorok kok, aku biasa makan di sendok bekas Lia." Setelah mengatakan itu Abi kembali teringat dengan kenangannya bersama Lia. Abu sering makan sepiring berdua sambil menyuapi Lia.


"Itu kan mbak Lia pacar pak Abi, ini itu Ry bukan siapa-siapa abang."Ry melepaskan tangannya dari sendok tersebut.


"Ry ini bekal makan siang ini apa boleh untuk abang?" Abi melihat ke arah kotak bekal makan siang punya Ry yang berada di atas meja.


"Emang pak Abi belum makan apa?" tanya Ry.


"Belum Ry," jawab Abi.


"Ini benaran buat abang Ry?" tanya Abi.


"Iya, abang makan aja Ry udah kenyang," jawab Ry.


"Makasih Ry yang baik hati dan cantik." Abi terlihat senang setelah mendapatkan bekal makan siang Ry lalu dia memakan bekal makan siang Ry.


"Sama-sama, pak Abi jangan lupa baca doa." Ry sengaja mengingatkan Abi untuk membaca doa sebelum makan.


"Ya abang lupa Ry, makasih udah di ingatin." Setelah di ingatin oleh Ry baru lah Abi membaca doa sebelum makan.

__ADS_1


Esok Harinya........


Pagi ini seorang pria baru saja keluar dari mesnya dengan memakai pakai casual. Si pria tersebut hendak sarapan pagi di kantin tempat dia bekerja. Saat dalam perjalanan menuju kantin tersebut beberapa karyawan yang berpapasan dengan si pria tersebut menyapa si pria tersebut sambil menundukkan kepalanya.


Si pria tersebut membalas sapaan dari beberapa karyawan tersebut.Setelah itu si pria tersebut melanjutkan perjalanan menuju ke arah kantin tempat di bekerja. Si pria tersebut sudah sampai di kantin tempat dia bekerja. Semua orang yang berada di kantin tersebut segera menyapa dan memberi hormat kepada si pria tersebut.


Si Pria tersebut membalas sapaan tersebut setelah itu si pria mencari tempat yang kosong untuk duduk. Mengetahui hal itu beberapa karyawan memberikan tempat duduk untuk si pria tersebut. Si pria tersebut akhirnya duduk di bangku yang di sediakan oleh beberapa karyawan.


Sambil menunggu makanan yang di pesan si pria tersebut ngobrol ama beberapa orang yang sedang duduk di dekatnya.


"Apa pak hobi memancing?" tanya seorang karyawan.


"Iya," jawab si pria tersebut.


"Wah kebetulan pak kami mau memancing, apa pak mau ikut?" tanya seorang karyawan.


"Emang kalian mau mancing di mana?" tanya si pria tersebut.


"Di sungai Rokan, apa pak mau ikut?" tanya seorang karyawan.


"Mau," jawab si pria tersebut.


Si Pria tersebut dan dua orang karyawan sudah ada di atas perahu yang berada di sungai Rokan. Mereka sedang duduk di atas perahu sambil melihat tempat yang cocok untuk di jadikan lokasi memancing. Akhirnya mereka sudah menemukan lokasi memancing.


Perahu tersebut berhenti di tengah-tengah sungai Rokan. Si pria tersebut dan kedua orang karyawan mulai mancing. Mereka menurunkan tali pancing nya ke sungai Rokan. Kedua orang pria tersebut sudah beberapa kali mendapatkan ikan dari hasil pancing tetapi si laki-laki tersebut belum juga mendapatkan ikan.

__ADS_1


Tiba-tiba pancing si pria tersebut bergerak, lalu si pria tersebut mencoba mengangkat nya namun pancing terlalu berat lalu kedua orang karyawan tersebut membantu si pria tersebut untuk menangkat pancing pria tersebut.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2