Time Travel Lia

Time Travel Lia
Asbut ( Asal Sebut)


__ADS_3

" Ide kamu bisa saja di copy, action kamu juga bisa di copy tetapi rezeki kamu belum tentu bisa di samain."


Sore Harinya.........


Za, Ade dan Rian sudah berada di parkiran sekolah. Za, Ade dan Rian yang berada di samping motor Rian.


" Motor ketua mana?" Rian yang melihat sekeliling parkiran motor mencari motor Eza.


" Aku gak bawa motor," jawab Eza.


" Tumben ketua gak bawa motor?" tanya Ade.


" Motor gue rusak," jawab Eza.


" Terus ketua mau pulang ama siapa?" tanya Rian.


" Aku nebeng ama kamu, boleh kan?" tanya Eza.


" Gak." Rian yang mengelengkan kepalanya.


" Lah kok gak boleh sih, napa emangnya?" tanya Eza


"Ade juga nebeng ama aku," jawab Rian.


" Kan kita bisa tartig ( Tarik Tiga)," kata Eza.


" Idih entar kita di bilang terong - terongan," kata Rian.


" Kok terong - terongan bukan cabe - cabean kalau bertiga naik motor?" tanya Ade.


" Ya kalau cewek mah cabe - cabean kalau cowok ya terong - terongan," jawab Rian.


" Otak gue gak nyampe nih, coba lu jelasin ke gue sekarang," kata Ade.

__ADS_1


" Daser lemot lu, coba lihat anu kita itu mirip terong atau cabe?" tanya Rian.


" Anu yang mana?gue gak ngerti ama omongan lu," tanya Ade.


" Ya ampun lu begognya minta ampun itu loh yang ada di ****** *****," kata Eza.


" Oo...ternyata si otong yang kalian maksud." Ade yang tersenyum melihat ke arah si otong.


" Terus gue pulang ama siapa nih?" tanya Eza.


" Lu pulang ama dia aja." Ade yang menujuk ke arah Ry.


" Ry." Rian yang memanggil Ry yang sedang berjalan ke arah parkiran.


" Iya." Ry yang mendengar namanya di panggil menoleh ke arah suara. Ry melihat Eza, Rian dan Ade lalu Ry berjalan menghampiri mereka.


" Ry pulang ama siapa?" tanya Ade.


" Sendirian aja, napa emangnya?" Ry melihat ke arah Ade.


" Boleh, tapi,"kata Ry.


" Tapi apa Ry?" tanya Eza.


" Eza yang bawa motor ya," jawab Ry.


" Okey, kunci motornya mana Ry?" tanya Eza.


" Nih." Ry mengeluarkan kunci motor dari saku celana lalu Ry memberikan kunci motor ama Eza.


" Motor Ry di mana?" Eza mengambil kunci motor dari tangan Ry.


" Itu di sana Za." Ry menujuk ke arah motor Ry di parkir.

__ADS_1


" Oo." Eza yang melihat ke ara


" Za, Ry tunggu di sini ya," kata Ry


" Iya, aku ngambil motor dulu." Eza yang berjalan ke arah motor Ry.


Eza mengendarai motor Ry sedangkan Ry duduk di belakang Eza. Rian mendekatkan motornya ama Eza lalu Rian berpamitan untuk pergi dulua. Rian ngebut membawa motor sehingga Ade yang duduk di belakang refleks memeluk pinggang Rian.


Eza memberhentikan motor Ry karena sudah sampai di depan rumahnya. Eza turun dari motor lalu berdiri di samping motor Ry.


" Ry mau mampir dulu?" tanya Eza.


" Gak Za udah sore, Ry mau langsung pulang aja," jawab Ry.


" Bawa motornya jangan ngebut - ngebut Ry," kata Eza.


" Gak janji deh Ry," kata Ry.


" Ya udah kalau gitu Ry hati - hati di jalan," kata Eza.


" Za kadang yg sehati belum tentu sejalan," kata Ry.


" Maksudnya apa Ry?" Eza yang keningnya berkerut setelah mendengar perkataan Ry.


" Udah gak usah di pikirin anggap aja itu asbut ( asal sebut)," jawab Ry.


" Makasih ya Ry," kata Eza.


" Sama - sama Za, Ry pulang dulu." Ry melajukan kendaraan motornya.


" Bye....bye Ry." Eza melambaikan tangannya.


Sesampai di depan rumah Ry, Ry di sambut dengan Lia yang lagi berdiri sambil tegak pinggang. Lia yang terlihat begitu marah menatap tajam ke arah Ry.

__ADS_1


...~ Bersambung~...


__ADS_2