
"Hiduplah sesuai kemampuan, pahami juga keinginan dan kebutuhan. Agar tidak terjebak dalam gaya hidup yang menyulitkan."
Sore Harinya.......
Seluruh mahasiswa di suruh berkumpul di lobby hotel S. Lena dan Lia yang berjalan ke arah lobby hotel S. Sesampai di lobby hotel pak dosen mengajak mereka untuk berkeliling kota Padang. Pak dosen menyuruh seluruh mahasiswa untuk menaiki bus yang sama dengan waktu mereka berangkat.
Setelah itu pak dosen menyuruh seluruh mahasiswa untuk ke parkiran karena bus sudah berada di parkiran. Seluruh mahasiswa mulai berjalan ke arah parkiran. Lena dan Lia juga berjalan ke arah parkiran bus.
Sesampai di depan pintu bus masih banyak mahasiswa yang ngantri buat masuk ke dalam.
"Awas minggir gue mau masuk." Lia yang menyuruh mahasiswa lain untuk minggir.
Mahasiswa tersebut menggeser badannya agar Lia bisa lewat. Lia berjalan naik ke tangga untuk masuk ke dalam bus. Lia masuk ke dalam bus lalu di susul oleh Lena. Lia berjalan ke arah bangku penumpang yang tadi dia tempati.
Sesampai Lia di bangku penumpang lalu dia duduk di dekat kaca jendela. Setelah itu Lena duduk di samping Lea. Setelah semua mahasiswa masuk pak supir melajukan mobil bus. Pak supir bus akan membawa mereka berkeliling kota Padang sambil menunggu waktu makan malam.
"Wah, indah banget ya kota Padang." Lia yang melihat pemandangan dari kaca jendela bus.
__ADS_1
"Iya, beda banget ama kota Pekanbaru." Lena yang juga menoleh ke arah kaca jendela bus.
"Gue suka ama kota ini, rasanya gue pengen tinggal di sini suatu hari nanti." Lia yang terus saja menatap ke arah kaca jendela.
"Makanya lu cari calon suami orang Padang biar bisa tinggal di sini," kata Lena.
"Pacar gue kan orang Padang," kata Lia.
"Jadi si Abi orang Padang ya?" tanya Lena.
"Iya," jawab Lia.
Setelah berkeliling di kota Padang akhirnya mereka kembali ke hotel S. Mereka sudah berada di dalam restaurant yang ada di hotel. Mereka mula mengambil makanan dan minuman masing yang sudah tersedia di meja dalam restaurant tersebut.
Sementara mama merasa khawatir ama Lia karena dari tadi tidak menghubunginya. Mama sudah beberapa kali menghubungi Lia tetapi tidak di angkat oleh Lia. Mama berjalan ke arah kamar Lia dan Ry. Sesampai di depan pintu kamar mama membuka pintu.
Ceklek...... Ceklek
__ADS_1
"Dek apa udah ada kabar dari mbak?" Mama berjalan masuk ke dalam kamar.
"Belum mama." Ry yang melihat ke arah mama.
"Jam segini kok gak ada kabar sih dari mbak?" mama yang melihat ke arah jam dinding.
"Mungkin mbak belum sampai hotel mama," jawab Ry.
"Itu gak mungkin dek, seharusnya dari tadi siang mbak udah sampai. Mama benar - benar khawatir ama mbak." Mama yang sudah berdiri di samping Ry.
"Mama gak usah khawatir mbak akan baik - baik aja." Ry memegang tangan mama agar tidak merasa khawatir.
"Apa dek punya nomor Abi?"tanya mama.
"Punya kenapa emangnya mama?" tanya Ry.
"Cepat hubungi nomor Abi mama pengen ngomong ama dia." Mama yang menyuruh Ry menghubungi nomor ponsel Abi.
__ADS_1
Ry mengambil ponsel yang berada di atas meja belajar lalu Ry mencari kontak Abi di ponsel Ry setelah itu Ry menghubungi nomor ponsel Abi
...~ Bersambung~...