Time Travel Lia

Time Travel Lia
Kapan Berangkat Kkn?


__ADS_3

"Lahir di tolong orang lain, nama di beri orang lain, pendidikan dapat dari orang lain, pangkat di berikan orang lain, mandi pertama dan terakhir di lakukan oleh orang lain, harta di tinggal jadi milik orang lain,meninggal dunia dikuburkan oleh orang lain. Ternyata sejak lahir dan meninggal kita selalu memerlukan orang lain, maka jangan sombong pada orang - orang di sekeliling kita."


Mama dan Lia sudah berada di dekat tempat pedagang ikan. Mama mengajak Lia untuk berbelanja ke arah pedagang ikan. Lia yang melihat ke arah jalan yang telihat becek ada air serta lumpur.


"Ma, mbak gak mau ke sana." Lia yang mengelengkan kepalannya menolak mama.


"Kenapa mbak?" Mama yang melihat ke arah Lia.


"Tuh lihat jalannya jorok." Lia yang menujukan jarinya ke arah jalan yang becek.


"Ya udah kalau gitu mbak bawa semua barang belanjaan mama ke parkiran motor." Mama menyerahkan semua barang belanjaan ama Lia.


"Iya ma, kalau gitu mbak ke parkiran." Lia membawa semua barang belanjaan mama dengan ke dua tangannya.


Malam Harinya.......


Setelah makan malam kami berkumpul di ruangan keluarga. Kami sekeluarga duduk di atas tikar yang ada di ruangan keluarga.


"Mama papa," kata Lia.


"Iya mbak," kata papa.


"Apa mama papa udah dapat desa untuk mbak Kkn?" tanya Lia.


"Udah," jawab mama.


"Dimana ma?" tanya Lia.


"Desa Rokan Hilir," jawab mama.


"Gak ada desa lain apa ma?" tanya Lia.

__ADS_1


"Gak," jawab mama.


"Kan bagus mbak, itu desa tempat mbak lahir dulu," kata Ry.


"Bagus apanya?" Lia yang matanya melotot ke arah Ry.


"Mbak bisa tinggal nemanin nenek di sana," jawab papa.


"Lagian di sana saudara kita banyak," kata mama.


"Tapi ma," kata Lia.


"Gak ada tapi, mbak Kkn di sana." Papa yang menegaskan bahwa Lia akan Kkn di desa kelahirannya.


Lia berdiri lalu berjalan ke arah kamarnya. Lia terlihat kesal karena harus Kkn di desa tempat kelahirannya. Lia yang sudah sampai di depan pintu kamar. Lia membuka pintu kamar lalu menutup pintu dengan kuat.


Bruk.....Bruk


Tuuutt......Tuuutt


πŸ“ž"Assalamualaikum Cin," kata Abi.


πŸ“ž"Walaikumsalam Yank," kata Lia.


πŸ“ž"Cin, kenapa?" Abi yang mendengar suara Lia merasa tidak enak perasaannya.


πŸ“ž"Yank aku mau Kkn," jawab Lia.


πŸ“ž"Emang Cin mau Kkn dimana?" tanya Abi.


πŸ“ž"Di Desa," jawab Lia.

__ADS_1


πŸ“ž"Desa mana?" tanya Abi


πŸ“ž"Desa Rokan Hilir," jawab Lia.


πŸ“ž"Itu kan desa tempat kelahiran Cin," kata Abi.


πŸ“ž"Iya," kata Lia.


πŸ“ž"Terus kenapa Cin gak semangat gitu?" tanya Lia.


πŸ“ž"Kita bakal Ldr jadinya," jawab Lia.


πŸ“ž"Emang kenapa kalau Ldr?" tanya Abi.


πŸ“ž"Aku gak bisa Ldr dari Yank," jawab Lia.


πŸ“ž"Kenapa gak bisa?" tanya Abi.


πŸ“ž"Sehari aja gak ketemu Yank udah kayak sebulan, apalagi kalau 6 bulan aku gak ketemu Yank serasa berapa lama?" tanya Lia.


πŸ“ž"Kayak 6 tahun, kata siapa sih kita gak bakal bisa ketemu?" tanya Abi.


πŸ“ž"Ya kata aku, kan aku yang barusan ngomong," jawab Lia.


πŸ“ž"Insyallah seminggu sekali kalau aku gak lagi sibuk bakal ke sana nemui Cin, bolehkan?" tanya Abi.


πŸ“ž"Boleh banget, Yank janji ya bakal nemui aku di sana," kata Lia.


πŸ“ž"Insyallah aku janji, kapan Cin berangkat Kkn?" tanya Abi.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2