
" Jadikan akhirat di hatimu, dunia di tanganmu dan kematian di pelupuk matamu."
...\=> Imam Syafi'i <\=...
Setelah Ry memakirkan motor lalu Ry turun dari motor. Ry berjalan ke arah Lia yang sedang berdiri sambil tegak pinggang.
" Assalamualaikum mbak." Ry yang sudah berdiri di hadapan Lia.
" Lu ngambil bunga Aglonema buterfly ya?" Lia yang menatap tajam ke arah Ry.
" Bunga Aglonema buterfly apa mbak?Ry gak ngerti maksudnya." Kening Ry yang berkerut mendengar perkataan Lia.
" Lu tadi kesekolah bawa bunga ya di sini kan?"Lia yang menujukkan rak bunga yang kosong itu.
"Iya, emangnya napa mbak?" Ry yang berdiri di samping Lia melihat ke arah rak bunga yang di tunjuk Lia.
"Dasar begog lu, napa bunga itu yang lu ambil?" Lia yang memukul bahu Ry.
Plak......Plak
" Aduh, sakit mbak. Karena bunga itu terlihat cantik makanya Ry bawa." Ry yang meringis kesakitan karena bahu di pukul ama Lia.
" Itu bunga di beliin Abi buat gue, kok malah lu bawak ke sekolah sih," kata Lia.
__ADS_1
" Ya maaf Ry gak tahu, soal mbak gak ngomong kalau Ry gak boleh bawa bunga itu." Ry yang wajahnya terlihat sedih.
" Pokoknya gue gak mau tahu lu harus bawa lagi bunga itu kembali kesini," kata Lia.
" Iya Ry janji bakal bawa bunga itu kembali ke sini," kata Ry.
" Awas kalau sambi besok lu gak bawa bunga itu kesini. Gue bakal ngasih Lu hukuman yang mengerikan." Lia yang sengaja mengancam Ry.
" Iya mbak, tapi Ry boleh ngambil bawa bunga ini besok ke sekolah?untuk ganti bunga yang dari abang Abu," tanya Ry.
" Boleh, lu bawa aja satu terserah ya mana," kata Lia.
" Okey mbak," kata Ry.
" Iya mbak." Walaupun Ry merasa capek baru pulang sekolah udah kena marah ama Lia. Sekarang Ry juga mendapatkan hukuman dari Lia.
" Sekarang juga lu siram bunga gue mau masuk ke dalam," Lia yang berjalan meninggalkan Ry yang masih berdiri di teras rumah.
Esokan Harinya........
Bel berbunyi menandai jam pulang sekolah, setelah seluruh siswa kelas 3 tkj 2 keluar dari kelas lalu Ry keluar dari kelas. Ry berjalan ke arah depan kelas. Ry mengambil sebuah bunga berserta potnya yang ada di depan kelas.
" Ry kok bunganya mau dibawa kemana?" Eza yang baru keluar kelas melihat Ry mengambil sebuah bunga berserta potnya.
__ADS_1
" Bawa pulang." Ry memegang sebuah bunga berserta potnya.
" Lah kok di bawa pulang?" Eza yang menghampiri Ry.
" Ini punya mbak Lia di kasih ama pacarnya jadi Ry harus bawa pulang," kata Ry.
" Terus, kalau buk Rita marah gimana?" tanya Eza.
" Gak marah kok, Ry udah bawa bunga gantinya tuh." Ry menujukan sebuah bunga ya berada dalam pot yang tertulis di pot bunga nama Ry.
" Syukur deh kalau gitu, Ry pulang ama siapa?" tanya Eza.
" Belum tahu, soalnya Ry gak bawa motor.
" Ya udah pulang bareng aku aja, gimana Ry?" tanya Eza.
" Okey Za." Ry yang berjalan terlebih dahulu membawa sebuah bunga berserta potnya.
" Ry sini aku aja yang bawa." Eza berjalan menghampiri Ry lalu mengambil sebuah bunga berserta potnya dari tangan Ry.
Eza berjalan membawa sebuah bunga berserta potnya lalu Ry berjalan di samping Eza.
...~ Bersambung~...
__ADS_1