Time Travel Lia

Time Travel Lia
Makan Ke Sukaan Lia


__ADS_3

"Kamu sibuk ngomongin orang, aku sibuk cari uang, maaf kita gak sekelas."


Sore Harinya.......


Abi dan Ry berdiri dari tempat duduk lalu berjalan menghampiri nenek yang duduk.


"Nenek saya pamit pulang dulu ya." Abi menyalim punggung tangan nenek.


"Iya hati - hati bawa motornya Cu," kata nenek.


"Nenek Ry juga pamit pulang ikut abang Abi." Ry menyalim punggung tangan nenek.


"Cu kenapa gak nginap di sini?" tanya nenek.


"Besok harus sekolah nenek," jawab Ry.


"Sekali - kali nginap di sini kenapa Cu?" nenek yang wajah terlihat sedih.


"Maaf nenek Ry gak bisa, soalnya Ry udah kelas 3 smk. Tapi Ry janji Insyallah kalau libur sekolah, Ry bakal nginap di sini." Ry membujuk nenek agar tidak sedih.


"Cu harus sering - sering ke sini lihat nenek dan mbak Lia," kata nenek.


"Insyaallah nenek," kata Ry.


"Nih buat jajan Cu." Nenek memberikan selembar uang berwarna biru ama Ry.


"Gak usah ini buat nenek saja, Ry masih ada uang dari mama." Ry yang menolak uang dari nenek, Ry gak tega menerima uang dari nenek yang seorang janda.


"Nih ambil Cu." Nenek meletakan uang tersebut ke telapak tangan Ry.

__ADS_1


"Udah ambil aja dek." Abi yang menyuruh Ry mengambil uang tersebut.


"Iya nenek, terimakasih nenek." Ry memeluk badan nenek lalu Ry mencium pipi nenek.


Setelah berpamitan ama nenek, lalu Abi, Lia dan Ry berjalan turun dari tangga rumah nenek.


"Lu tunggu di motor, gue mau bicara ama Abi." Lia mengandeng tangan Abi ke belakang rumah nenek.


"Iya mbak." Ry berjalan ke arah motor Abi.


"Cin mau kemana?" Abi yang mengikuti Lia.


"Nah udah sampai juga." Lia yang duduk sedangkan Abi yang berdiri di hadapan Lia.



"Aku mau ngomong ama Yank," jawab Lia.


"Mau ngomong apa Cin?" Abi menatap ke arah Lia.


"Terima kasih udah ngantar aku ya Yank," kata Lia.


"Sama - sama Cin, aku merasa senang bisa kenalan ama nenek." Abi yang tersenyum melihat ke arah Lia.


"Jangan lupa kalau gak sibuk Yank ke sini main, biar mengobati kangen aku ama Yank," kata Lia.


"Insyaallah, Cin aku pamit dulu ya," kata Abi.


"Iya hati - hati di jalan, bawa motornya jangan ngebut." Lia yang berdiri dari tempat duduknya.

__ADS_1


Esokan Harinya.......


Pagi ini nenek terbangun lebih dahulu setelah mendengarkan suara adzan dari mesjid. Setelah selesai melaksanakan shalat subuh nenek membuat sarapan untuk Lia. Nenek membuat pisang goreng kesukaan Lia dan segelas teh.


Sesampainya nenek di dalam kamar nenek melihat Lia yang masih tertidur pulas. Nenek berjalan ke arah kaca jendela, nenek menarik gorden jendela lalu membuka kaca jendela.


"Cu bangun." Nenek menghampiri Lia memegang lengan Lia.


"Hmmm." Lia memulai membuka dua matanya lalu melihat ke arah nenek.


"Cu mandi sana," kata nenek.


"Iya, ini jam berapa nenek?" Lia yang melihat ke arah nenek.


"Pukul 05.30 wib," jawab nenek.


"Ini masih pagi nenek, aku mau tidur lagi. Natik nenek bangun aku pukul 07.00 wib." Lia yang memejamkan kembali mata nya.


"Cu jangan tidur lagi." Nenek memegang lengan Lia.


"Tapi aku masih ngatuk nenek." Lia yang belum tertidur hanya memejamkan matanya.


"Maka Cu mandi dulu," kata nenek.


"Gak mau airnya masih dingin," jawab Lia.


"Ya udah Cu cuci muka dulu, terus sarapan nenek udah buat makan ke sukaan Cu," kata nenek.


...~ Bersambung ~ ...

__ADS_1


__ADS_2