
"Memilih menyendiri lalu menemukan satu yang terbaik itu lebih spesial, dari pada gonta ganti pasangan yang di tiap akhir selalu menyesal."
Setelah Lia berdiri lalu Lena melepaskan tangan dari Lia. Lia berjalan keluar dari barisan bangku di bus.
"Lu jalan duluan gih." Lia menyuruh Lena untuk berjalan terlebih dahulu.
"Iya." Lena yang berjalan lebih dulu.
Lia yang berjalan di belakang Lena, akhirnya Lena dan Lia sudah sampai di depan pintu bus. Lena turun terlebih dahulu menurunin tangga bus. Lena sudah sampai di luar bus, Lena menunggu Lia.
Lia yang sudah berdiri di depan pintu lalu berjalan menurunin tangga. Lena yang melihat Lia berjalan menurunin tangga mengulurkan tangan ke arah Lia.
"Nih lu pegang tang gue," kata Lena.
"Iya." Lia memegang tangan Lena sambil berjalan menurunin tangga bus. Lia sudah sampai di hadapan Lena.
"Ayo ambil barang - barang kita!" Lena yang menarik tangan Lia untuk berjalan ke arah bagasi mobil.
"Iya." Lia yang mengikuti Lena berjalan di belakang Lena.
Lia dan Lena sudah berada di samping bagasi mobil bus. Pak Supir sudah mengeluarkan barang - barang mahasiswa dari dalam bagasinya. Lia dan Lena melihat ke arah barang - barang yang sudah ada di luar bus.
__ADS_1
"Nah itu tas gue." Lena melepaskan tangannya dari Lia, Lena berjalan mengambil tas yang berwarna hitam.
"Pak koper gue mana?" Lia yang tidak melihat koper berada di sana. Lia lalu melihat ke arah pak supir.
"Lah tidak ada di situ." Pak supir melihat ke arah barang - barang yang sudah di turunkan.
"Gak, gimana sih pak?" Lia yang terlihat kesal memandang pak supir.
"Saya tadi sudah meletakan semua barang - barang itu di sini."
"Lah terus kenapa gak ada?" tanya Lia.
"Saya juga bingung, kok koper itu gak ada di sini." Pak supir yang terlihat binggung karena semua barang - barang dari bagasi mobil sudah dia letakan di situ.
"Koper gue hilang, gimana nih?" Lia yang terlihat panik.
"Udah lu tenang dulu, apa pak tadi melihat ada yang ngambil koper dia?" Lena yang mencoba menenangkan Lia, setelah itu Lena bertanya ama pak supir.
"Saya gak tahu, yang jelas tadi saya menurunkan semua barang - barang di bagasi lalu meletakan semuanya di sini.
"Waduh kayaknya ada yang ngambil koper lu deh," kata Lena.
__ADS_1
"Siapa yang ngambil koper gue?" tanya Lia.
"Meneketehe."Lena yang mengangkat bahunya.
"Terus ini gimana doang?" tanya Lia.
"Ya udah coba kita tanya ama teman - teman yang satu bus ama kita tadi," kata Lena.
Lena dan Lia berjalan ke arah mahasiswa yang satu bus ama mereka. Lena da Lia menghampiri mereka yang sedang berkumpul di sana. Sesampai di sana Lea dan Lia melihat koper Lia sudah berada disana.
"Itu kan koper gue." Lia yang menujuk jarinya ke arah koper.
"Iya, kok bisa ada di sini sih." Lena yang melihat ke arah koper tersebut.
"Apa kalian tahu siapa yang bawa koper ini kesini?" tanya Lia.
"Gak." Mahasiswa yang berada di sana serentak mengelengkan kepalanya ama Lia.
"Masak sih kalian gak ada yang tahu." Lena yang menatap mahasiswa tersebut dengan tatapan curiga.
"Koper gue itu gak punya kaki jadi gimana bisa dia udah nyampai di sini? pasti ada salah satu dari kalian yang bawa ke sini," kata Lia
__ADS_1
Semua mahasiswa yang berada di situ hanya diam tidak ada yang berani untuk memberitahu Lia. Lalu seorang cowok berjalan ke arah mahasiswa tersebut
...~ Bersambung~...