Time Travel Lia

Time Travel Lia
Tempat Tinggal Putri


__ADS_3

"Aku mah orang baik, jodoh orang aja aku jagain."


Ry terdiam melihat ke arah Abi, tiba-tiba saja mulut Ry terasa berat untuk berbicara mengatakan tentang Lia kepada Abi.


"Nama abang siapa?" Ijal melihat ke arah Abi.


"Nama saya Abi." Abi mengulurkan tangan ke arah Ijal.


"Ijal." Ijal menjabat tangan Abi lalu melepaskan tangan jabatan tangan mereka.


"Ry belum jawab tanya abang, Lia mana Ry?" tanya Abi.


"Apa hubungan abang ama kakak Lia?" tanya Ijal.


"Saya pacar Lia, apa Ijal tahu Lia dimana?" tanya Abi.


Abi melihat ke arah Ry dan Ijal secara bergantian. Abi merasa ada yang mereka sembunyikan, selain itu Abi merasa sesuatu terjadi dengan Lia. Akhirnya Abi mendesak Ry dan Ijal untuk berbicara tentang keberadaan Lia.


Ijal memberitahu semua kejadian yang telah menimpa Lia. Abi yang mendengar perkataan Ijal shock setelah itu. Tiba-tiba saja Abi merasa tubuhnya lemas sehingga di hampir jatuh.


"Abang Abi kenapa?"Ry yang melihat Abi sempoyongan lalu memegang lengan Abi agar Abi tidak terjatuh.


"Adek semua yang dia katakan itu tidak benar kan?" tanya Abi.


"Semua yang di katakan Ijal itu benar abang." Ry yang menundukkan wajah, Ry tidak sanggup melihat wajah Abi.

__ADS_1


"Ah, ini tidak mungkin terjadi." Abi yang berteriak, Abi masih belum bisa menerima berita tentang Lia yang menghilang.


Sedangkan Lia dan Siti yang sudah berada di depan pintu gerbang istana. Siti berjalan terlebih ke arah pintu gerbang istana Lia berjalan mengikuti Siti dari belakang. Di depan pintu gerbang istana di jaga oleh dua orang prajurit.


"Dia siapa?" Seorang prajurit yang berdiri depan pintu gerbang istana.


"Calon dayang di istana." Siti yang berhenti berjalan.


"Cantik," kata seorang prajurit lagi.


"Apa kami boleh lewat?"tanya Siti.


"Silahkan kalian lewat." Kedua prajurit tersebut memberikan jalan ke pada Siti dan Lia. Sehingga Siti dan Lia bisa berjalan masuk ke dalam istana.


Siti yang berjalan terlebih dahulu tanpa menunggu Lia yang berjalan di belakangnya. Lia yang sudah ketinggalan jauh di belakang Siti.


"Maka kalau jalan itu cepat jangan kayak tuan putri." Siti berhenti berjalan lalu membalikan badan melihat ke arah Lia.


"Gue gak bisa jalan cepat-cepat." Lia berjalan menghampiri Siti.


Siti dan Lia berjalan bersama mereka sudah memasuki halaman istana. Di halaman istana terdapat banyak prajurit yang berjaga di setiap sudut halaman istana.


"Kita mau kemana?" tanya Lia.


"Kita mau ke tempat tuan Putri." Siti yang terus saja berjalan melewati istana.

__ADS_1


"Lah kok kita gak masuk ke dalam istana?"Lia melihat ke arah istana kerajaan, Lia merasa pernah melihat istana kerajaan tersebut tetapi Lia lupa melihatnya dimana.


"Tidak sembarangan orang boleh masuk kedalam istana," kata Siti.


"Tuan putri itu tinggal dimana?"Selain itu Lia seakan-akan sudah pernah berada di istana kerajaan.


"Sudah kamu ikuti saja aku," kata Siti.


Saat Siti dan Lia berjalan melewati istana beberapa prajurit yang sedang berjaga di setiap sudut istana melihat ke arah Siti dan Lia. Mereka begitu terpukau melihat penampilan Lia yang tampak cantik dan anggun.


Mereka mengira bahwa Siti sedang berjalan dengan seorang putri kerja lain yaitu teman tuan putri dari kerajaan mereka. Lia melirik ke arah beberap prajurit yang ketahuan sedang melihat ke arahnya. Beberapa prajurit tersebut lalu menunduk wajahnya.


Siti dan Lia sudah sampai di tempat tinggal tuan putri. Di depan tempat tinggal tuan putri terdapat beberapa dayang yang berjaga di depan pintu tempat tinggal tuan putri. Siti dan Lia sudah berdiri di depan pintu tempat tinggal tuan putri.


Siti menyuruh seorang dayang memberitahukan kedatangannya kepada tuan putri dan meminta izin untuk bertemu tuan putri.Seorang dayang tersebut membuka pintu tempat tinggal tuan Putri. Seorang tersebut berjalan masuk kedalam tempat tinggal tuan putri.


Seorang dayang sudah berdiri di depan pintu kamar tuan putri.


Tok.....Tok....Tok


"Tuan putri," kata seorang dayang.


"Iya ada apa?" Tuan Putri yang berada dalam kamar.


"Siti ingin bertemu dengan tuan putri, apakah boleh?" tanya seorang dayang.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2