
"Pada akhirnya yang terakhir bersamamu adalah orang yang mencintaimu bukan orang yang kamu cintai."
Sebulan Kemudian.........
Sejak mengantar Lia pulang kerumah, Eril juga sudah berkenalan dengan mama Lia. Eril juga bertukar nomor ponsel hingga sering Lia dan Eril chatan setiap hari. Pagi ini Lia sudah bangun dari tidurnya lalu dia mengambil ponsel yang berada di samping bantalnya.
π"Assalamu'alaikum, aa udah bangun." Lia mengerim chat kepada Eril.
π"Walaikumsalam, nih aa baru bangun setelah dengar bunyi ponsel, ternyata ada chat dari neng gelisnya aa." Eril yang mendengar ponselnya berbunyi segera bangun dari tidur lalu dia melihat chat masuk dari Lia.
π"Ya udah sana mandi aa terus shalat subuh." Lia membalas chat dari Eril.
π"Emang neng gelis udah mandi?" tanya Eril.
π"Belum aa," jawab Lia.
π"Neng juga baru bangun dari tidur ya?"tanya Eril.
π"Iya aa," jawab Lia.
π"Neng gelis tadi malam mimpiin aa gak?" tanya Eril.
π"Gak kenapa emangnya aa?" tanya Lia.
π"Ya, padahal aa berharap bisa masuk ke dalam mimpi neng gelis soalnya aa kangen ama neng." Eril yang kecewa karena Eril tidak masuk ke dalam mimpi.
π"Ya elah aa teknologikan udah canggih kalau aa kangen ama aku tinggal Video Call aja." Lia memberitahukan Eril kalau kangen tinggal Video Call aja.
π"Angkat ya Video call dari aa." Setelah mengirim chat ke pada Lia Eril segera melakukan Video Call.
Drrreet.......... Drrreet
"Assalamu'alaikum aa." Lia yang meangkat panggil video call dari Eril.
"Walaikumsalam neng gelis." Eril terpesona menatap wajah Lia di layar ponselnya, Eril melihat Lia yang tidak mengenakan hijabnya.
"Aa pinki boy ya?" Lia yang melihat Eril memakai baju kaos berwarna pink, selain itu Lia menatap wajah Eril yang baru bangun tidur masih terlihat ganteng.
οΏΌ
"Maksud neng gelis gimana? aa gak mudeng (tidak mengerti)nih," tanya Eril.
"Itu baju kaos yang aa pakai warna pink, makanya aku tanya apa aa itu pinki boy maksudnya penyuka warna pink gitu?"tanya Lia.
"Gak, warna favorite aa putih dan hitam. Emang kenapa neng gelis?"Eril melihat ke arah baju kaos yang di pakainya, dia baru teringat kalau memakai bajunya warna pink.
"Terus kenapa aa pakai baju kaos warna pink?" tanya Lia.
"Warna cerah jadi aa pakai aja." Eril memberitahukan alasannya kepada Lia.
"Aa tahu gak arti warna pink itu apa?" tanya Lia.
"Gak tahu, emang apa arti warna pink neng gelis?" Eril menggelengkan kepalanya, Eril yang penasaran bertanya kepada Lia tentang arti warna pink.
"Itu warna cinta, apa aa sedang jatuh cinta?" Lia yang penasaran akhirnya bertanya kepada Eril.
"Uhuk uhuk uhuk" Eril yang mendengar pertanyaan dari Lia tiba-tiba tersedak hingga batuk-batuk.
"Lah kok aa tersedak sih." Lia yang penasaran ama Eril, apakah Eril sedang jatuh cinta.
"Neng gelis udh dulu ya aa mau mandi terus shalat subuh. Neng juga mandi sana dan shalat subuh, assalamu'alaikum." Eril mencari alasan untuk segera mengakhiri panggil video call.
__ADS_1
"Waalaikumsalam aa." Setelah mengatakan itu panggilan Video call Eril dan Lia terputus.
Dua Minggu Kemudian...........
Selama dua minggu ini Eril tidak pernah menghubungi Lia. Lia mencoba menghubungi Eril tetap tidak bisa. Lia merasakan kehilangan Eril padahal Lia masih berstatus pacaran dengan Abi.
Abi merasa setelah Lia kembali dari menghilangnya, sikap Lia berbeda kepada Abi bahkan Lia terkesan cuek kepada Abi. Walaupun Lia bersikap seperti itu Abi tetap memberikan perhatian kasih sayang dan cintanya untuk Lia. Bagi Abi yang terpenting bisa bersama Lia saja sudah membuat dia berbahagia.
Malam Harinya............
Kami sekeluarga sudah berkumpul di ruangan tamu terkecuali Lia. Lia masih berada di rumah sahabatnya lagi mengerjakan tugas kampus. Selain itu beberapa kerabat papa juga sudah berada di ruangan tamu.
"Mama sebenarnya ini ada acara apa?" Ry heran melihat beberapa kerabat papa yang sudah berada di ruangan tamu.
Saat mama hendak berbicara ama Ry tiba-tiba beberapa orang sudah berada di depan pintu rumah kami.
"Assalamu'alaikum," kata mereka.
"Walaikumsalam," jawab semua orang yang berada di dalam rumah.
"Bapak, ibu, semuanya. Ayo silahkan masuk!" Mama dan papa berdiri dari tempat duduk nya lalu mereka menyambut tamu yang sudah berada di depan pintu rumah kami.
Mereka semua saling bersalam lalu mama dan papa menyuruh para tamu untuk masuk ke dalam ruangan tamu. Setelah para tamu masuk ke dalam ruangan tamu bersama mama dan papa.
"Dek sini." Mama memanggil Ry untuk ke arah nya.
"Iya Ry kesana mama." Ry berdiri dari tempat duduknya, Ry berjalan menghampiri mama papa dan para tamu tersebut.
Mama memperkenalkan Ry kepada para tamu yang datang tersebut. Ry menyalim satu persatu punggung tangan para tamu tersebut secara berganti an.
"Aa Eril ini ya calon tunangan aa?" tanya adek Eril.
"Aa Eril itu siapa?" Ry keningnya berkerut mendengar nama pria asing di telinga nya.
"Teteh siapa?" tanya Ry.
"Teteh itu maksudnya adek loh," jawab mama.
"Terus aa Eril itu yang mana?"tanya Ry.
"Perkenalan nama saya Eril." Eril mengulurkan tangannya ke arah Ry.
"Mentary, ooo ini yang namanya aa Eril."Ry menjabat tangan Eril sambil melihat Eril yang wajahnya lebih ganteng dari Abi.
Saat acara berlangsung Lia datang bersama sahabat nya. Lia terkejut saat sudah berada di depan pintu rumah. Mama menyuruh Lia dan sahabatnya masuk ke dalam rumah. Mama menyuruh mereka untuk menyalim para tamu setelah itu mama menyuruh Lia berganti pakaian.
Setelah selesai acara pertunangan Lia dan Eril sekarang hanya tinggal beberapa kerabat papa dan keluarga Eril. Keluarga Eril dan Keluarga Lia membahas hari pernikahan mereka. Keluarga Lia meminta pernikahan Lia dan Eril di adakan setelah Lia lulus dari kuliah.
Keluarga Eril pun menyetujui permintaan keluarga Lia, setelah itu mereka menyudahi membahas masalah pernikahan Lia dan Erlan.
"Assalamu'alaikum." Seorang pria berdiri di depan pintu rumah kami.
"Walaikumsalam," jawab semua orang.
"Abang Abi." Ry melihat ke arah seorang pria yang berdiri di depan pintu, si pria tersebut ternyata Abi.
"Silahkan masuk Abi." Mama dan papa mempersilahkan Abi masuk ke dalam rumah.
"Iya tante dan om." Abi masuk kedalam rumah lalu dia menyalim punggung tanggan semua orang yang berada di dalam rumah.
Setelah keluarga Eril pamit begitu juga kerabat papa juga pamit hanya tinggal kami sekeluarga dan Abi berada di ruangan tersebut. Mama dan Papa pamit mau beristirahat maka tinggal lah Lia, Abi dan Ry.
__ADS_1
"Cinta tadi itu acara apa?" tanya Abi.
"Ada yang ingin aku sampaikan ama Abi," kata Lia.
"Cinta mau ngomong apa?"Abi berpindah duduk ke samping Lia.
"Kalau gitu Ry kekamar dulu." Ry hendak berdiri dari tempat duduk.
"Jangan adek di sini aja," kata Lia.
"Baiklah mbak." Ry tidak jadi berdiri dari tempat duduk.
"Abi aku mau kita putus," kata Lia.
"P...utus, maksud cinta apa?" tanya Abi.
"Aku mau kita putus Abi." Lia berbicara dengan tegas kepada Abi.
"Kenapa cinta?" Abi mencoba memegang tangan Lia.
"Malam ini acara pertunangan aku. " Lia menepis tangan Abi.
"Cinta bertunang dengan siapa?" tanya Abi.
"Aa Erlan," jawab Lia.
"Siapa Erlan?" tanya Abi.
"Laki-laki yang udah menyelamatkan aku di sungai," jawab Lia.
"Apa kamu mencintai?" tanya Abi.
"Aku mencintai aa Eril makanya aku ingin putus, semoga kamu bisa menemukan kebahagiaan kamu." Lia berdiri dari tempat duduknya lalu dia berjalan meninggal ruangan tamu.
"Abang mau kemana?" Ry melihat Abi yang berdiri dari tempat duduknya, Abi berjalan dengan sempoyongan ke arah pintu rumah.
"Abang pulang dulu Ry." Abi membalikkan badan lalu dia menoleh ke arah Ry.
"Abang jangan sedih." Ry memeluk badan Abi sambil mengusap punggung.
Abi membalas pelukan Ry, sambil menangis tersedu-sedu.Ry melepaskan pelukan dari Abi lalu Ry menghapus air mata Abi mengunakan jari-rari Ry.
...Tamat...
Alhamdulillah akhirnya selesai juga novel Time Travel Lia. Makasih buat readers dan author lain yang mau membaca novel Time Travel Lia.
Hai Bestie
Ry mau Promo novel Ry yang lagi OnGoing
Novel yang berjudul Ry Benci Pakpol
Novel mengisahkan tentang Ry yang begitu membenci pakpol di sebabkan Ry kena tilang oleh pakpol tersebut. Apakah kebencian Ry akan berubah menjadi cinta terhadap Pakpol.
Yuk Kepoin Novel Ry Becin Pakpol
Hai Guys sedikit curhatan Ry
Ry akui novel Time Travel Lia novel yang paling sulit Ry tulis karena untuk pertama kali Ry nulis novel bergendre Time Travel. Walapun novel ini tidak sebagus novel karya Ry yang lain Ry tetap merasa senang bisa menyelesaikan ini novel bahkan Ry sampai lupa up bab terakhirnya.
__ADS_1
Salam Sayang dari Lia, Eril, Abi dan Ry