
"Uluh uluh, anak papa tambah gembul" puji Bryan pada anak nya.
Zio menepuk nepuk pipi sang papa, bahkan tangannya sering kali dimasukan ke bibir Bryan.
"Papapa"
"Iya, Zio anak papa" ucap Bryan sambil melewati tangga.
"Malam yah,ma" sapa Mia pada sang mertua.
"Malam juga" jawab mama Gita dan ayah johan bersama.
Merekapun makan bersama di meja makan itu.
Di kamar
"Sayang, besok kan hari libur, gimana kalau jalan jalan pagi ketaman?" Tawar Bryan.
"Boleh mas" Mia menyetujui.
Pagi hari,
Mia telah mengambil Zio dari kamarnya.
(Zio sudah tidur sendiri sejak usia 3 bulan)
Ia meletakan anaknya di ranjang Bryan dan menutup sisinya dengan pagar khusus ranjang agar sang anak tidak bisa jatuh dari atas ranjang.
Ia menyiapkan segala keperluan Zio dan suaminya yang katanya ingin berjalan jalan pagi.
"Papapa" Zio menepuk nepuk wajah Bryan yang masih terlelap.
"Hmm" hanya itu jawaban dari Bryan.
Zio berinisiatif untuk duduk di perut sang papa.
Ia merangkak dan duduk diperut Bryan yang masih menutup matanya.
Bayi itu menepuk nepuk dada sang papa.
__ADS_1
"Papapa" bocah itu memanggil seakan membangunkan sang papa.
Karna sang papa tak kunjung Zio malah merebahkan tubuhnya dengan posisi tengkurap dengan kepala di dada sang papa.
Bryan mengerjapkan matanya saat anaknya mengganggu tidurnya.
Ia melihat sang putra malah bersandar didada nya.
Ia memeluk sang putra dan membalikannya kesamping.
Bryan memeluk erat putranya itu
Muach
Muach
Muach
Bryan menghujani wajah Zio dengan ciuman nya.
Zio tak pernah menangis diperlakukan seperti itu oleh sang papa karna memang Zio sangat dekat dengan papa nya.
"Alan"
"Iya jalan jalan" jawab Bryan.
Ia segera menggendong sang putra menuju kamar mandi dan memandikan sang putra sekalian ia juga mandi.
Setelah selesai mandi, Bryan meletakan Zio di lantai dengan badan yang masih basah.
Bryan sendiri segera memakai pakaian nya, setelah selesai, ia memakaikan pakaian untuk anak nya.
"Uluh uluh, anak papa ganteng banget" puji Bryan.
Bryan segera memakaikan anaknya pakaian sedangkan Mia sedang mandi.
Beberapa saat kemudian, mereka telah siap.
Sebelum berangkat, Bryan menyempatkan diri untuk berfoto dengan Zio dulu.
__ADS_1
Ia mengunggahnya di akun media sosialnya yang telah memiliki jutaan followers itu.
"My son" begitulah caption yang tertulis dibawah postingan itu.
Postingan itu menuai banyak sekali komentar komentar yang pastinya memuji ketampanan 2 pria beda generasi itu.
"Ayo buruan berangkat mas, keburu siang" ucap Mia.
Bryan mengangguk,
Ia mengambil stroller untuk anak nya itu. Ia memasukan stroller itu kedalam mobil bersamaan dengan barang barang lain.
Beberapa saat kemudian, Mia masuk duduk ke dalam mobil dengan Zio yang ada dipangkuan nya.
Mobil pun melaju menuju taman.
Beberapa saat kemudian, Mia dan Bryan sudah memasuki taman itu sambil mendorong stroller Zio.
Taman itu memanglah taman yang berbayar karna keindahannya memang tak diragukan lagi, dimana disana banyak orang yang menggelar tikar kecil untuk sekedar berpiknik.
Mia dan Bryan memutuskan untuk berkeliling terlebih dahulu.
Setelah puas berkeliling, mereka duduk di sebuah tikar kecil yang telah digelar oleh Mia.
Ia mengeluarkan beberapa makanan karna mereka dari tadi belum sarapan.
Mia juga tadi sudah menyiapkan MPASI untuk Zio.
"Zio aaaa" Mia menyuruh anaknya untuk membuka mulutnya.
Dengan cepat Zio membuka mulutnya menerima suapan sang mama.
"Aaa lagi" titah Mia.
Hayooo siapa yang nunggu adiknya Zio launching???
__ADS_1