Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Lihat Aku sekali saja


__ADS_3

Mia menatap suami nya


"Masih banyak cara lain untuk mengurangi beban mu mas, kau bisa membagi cerita mu padaku"


"Kau tidak mengerti posisi ku" bentak Bryan.


Mia menatap lekat mata sang suami


"Tanyakan kepada hati mu, yang kau rasakan saat ini sakit hati, kecewa atau hanya sekedar menyesal karna pernah kenal dengan Lisa?" Tanya Mia menunjuk dada Bryan.


Bryan terdiam sejenak. Ia memikirkan kata yang terucap dari bibir istri nya.


Memang benar, ia sama sekali tak merasakan sakit hati pada Lisa, hanya saja ia kecewa karna kepercayaan nya pada Lisa sudah di khianati.


"Tatap aku mas, lihatlah aku sekali saja. Anggap aku istri mu, bukalah hatimu untuk ku. Aku ingin pernikahan kita seperti orang orang bukan hanya mengatas namakan tanggung jawab" ucap Mia.


Bryan masih terdiam


"Sekarang, tanyakan pada hatimu, apakah ada namaku disana walupun hanya setitik saja?" Tanya Mia.


Bryan masih berpikir


"Mia, aku belum mencintai mu. Namun aku menyayangimu. Aku slalu merasa ingin melindungimu. Bukan sekedar tanggung jawab tapi entah kenapa secara tidak sadar kau sudah ada di hatiku. Namun, entahlah, aku masih bingung. Apakah itu bisa disebut cinta?"


Mia tersenyum tipis


"Cinta, kata yang sulit di definisikan. Yang bisa mengerti hanya dirimu sendiri mas, tanyakan pada hatimu" ucap Mia.


"Aku belum yakin bahwa ini cinta. Tapi aku akan berusaha membuka hatiku untuk mu. Mari kita mulai lembaran baru hidup kita" ucap Bryan.

__ADS_1


Mia menatap kesungguhan dalam mata suami nya.


"Secepat ini?" Tanya Mia. Pasal nya Bryan baru saja putus dengan Lisa.


"Lakukan semua dengan ikhlas mas. Aku tak mau hanya dijadikan pelarian karna rasa sakit mu putus dengan Lisa" jawab Mia.


"Tidak ada kata cepat ataupun terlambat Mia. Sekarang aku ingin memperbaiki segala nya. Memberikan anak kita kasih sayang orang tua yang lengkap"


Mia berfikir sejenak


"Lagi pula aku akan mati kan?" Batin Mia.


"A aku mau mas" ucap Mia.


Ia melakukan ini semua agar anak nya mendapat kasih sayang penuh dari ayah nya.


Bryan langsung menarik tubuh Mia ke dalam dekapan nya.


"Aku janji akan membahagiakan mu dan anak kita" janji Bryan pada Mia.


Krukkk


Suasana itu rusak kala mendengar suara perut Mia yang minta di isi.


"Kau belum makan?" Tanya Bryan.


Mia menggeleng


Bryan menghela napas nya

__ADS_1


Ia segera mengirimkan pesan pada Rafa agar membawakan makan malam ke kamar Bryan.


"Ya udah, itu laptop nya matiin dulu" titah Bryan.


"15 menit lagi film nya habis mas, tanggung" ucap Mia.


Bryan kembali menghela napas nya.


"Temani aku nonton film ya mas, 15 menit aja" pinta Mia pada suami nya.


Bryan mengangguk, toh hanya 15 menit pikir nya.



Mia dan Bryan, kedua nya menatap serius ke film yang mereka tonton.


Film itu merupakan Drakor alias Drama korea kesukaan Mia.


Bryan mulai jengah kala melihat banyak adegan romantis disana.


"Ahh sweet banget" ucap Mia.


Bryan geleng geleng dengan tingkah istri nya itu.


Ia menarik kepala sang istri agar tiduran di paha nya.


Mia masih menatap ke arah laptop itu.


Bryan malah fokus mengusap perut buncit sang istri.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, pintu kamar Bryan di ketuk.


__ADS_2