Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Mau ngapain?


__ADS_3

Mia mengerucutkan bibir nya karna jawaban suami nya yang membuat nya kesal.


Cupp


Bryan mengecup bibir Mia sekejap sebelum keluar dari mobil.


"Ih masss ini tu di tempat umum" kesal Mia.


"Emang nya kenapa? Ini kan masih di mobil" sanggah Bryan.


"Gimana kalau ada yang liat?" Kesal Mia lagi.


"Ngga ada, lagian kaca mobil nya gelap" sanggah Bryan lagi.


"Terserah lah" ucap Mia lalu segera keluar dari mobil.


Dengan cepat Bryan ikut turun dari mobil dan menggandeng tangan sang istri.


Mia mengikuti langkah lebar Bryan, suami nya.


Langkah Mia terhenti ketika Bryan akan memasuki sebuah toko Branded yang terkenal di segala penjuru dunia.


"Mas, kamu mau ngapain di toko ini?" Tanya Mia.


"Udah ikut aja"


"Selamat datang tuan. Ada yang perlu saya bantu?" sambut pelayan toko itu.

__ADS_1


"Tolong carikan dress simple untuk istri saya" titah Bryan.


Pelayan toko itu mengangguk dan segera mencarikan dress simple untuk Mia.


"Mas, ngapain beli dres? Aku bawa banyak, dirumah juga banyak" protes Mia.


"Kita diundang makan malam sama kolega bisnis ku. Dan aku harus membawa istri karna dia juga membawa istri nya" ucap Bryan.


"Tapi kan ngga harus beli baju lagi kan mas" protes Mia.


"Udah, kamu nurut aja sama aku"


Mia pun akhir nya diam.


Beberapa saat kemudian pelayan toko itu kembali dengan membawakan beberapa dress di tangan nya.


"Mau dicoba dulu nyonya?" Tanya pelayan toko itu pada Mia.


"Tidak usah, istri saya pasti cantik memakai baju itu" potong Bryan.


Pelayan toko itu mengangguk, ia segera membungkus baju itu ke dalam paperbag yang ada merk Brand ternama itu.


Bryan kembali menarik tangan Mia ke senuah toko branded lagi.


"Kita ngapain kesini mas?" Tanya Mia lagi.


"Stt jangan banyak tanya" Bryan meletakan jari telunjuk nya di bibir sang istri.

__ADS_1


"Mbak, tolong carikan 2 tas, yang satu yang cocok buat baju yang istri saya pakai yang satu nya yang cocok buat dress berwarna biru muda" ucap Bryan.


Pelayan toko itu mengangguk dan mencarikan barang yang dimaksud Bryan.


Beberapa saat kemudian, pelayan toko itu membawakan beberapa tas ke hadapab Bryan.


"Saya mau yang ini dan ini" tunjuk Bryan pada sebuah tas simple berwarna hitam dan satu tas lagi berwarna putih.


Pelayan toko itu segera membungkuskan tas itu ke dalam paper bag.


Setelah selesai pembayaran, Bryan kembali mengajak Mia ke sebuah toko Branded "cristian dior" untuk membelikan Mia sebuah topi pantai.


"Mas, buat apa sih beli hal hal yang nggak penting kayak gitu. Lagian di rumah kan ada banyak" protes Mia.


"Itu dirumah, sekarang kita nggak dirumah" jawab Bryan santai.


Mia hanya menghela napas nya kesal dengan sang suami.


Setelah selesai berbelanja, Bryan menggandeng tangan Mia menuju parkiran mobil dan melajukan mobil nya menuju pantai.


Beberapa saat kemudian mobil sampai kembali di Villa.


"Ini pakailah dan ini juga" Bryan menyerahkan paperbag berisi topi pantai dan tas yang baru saja dibeli.


Mau tidak Mau Mia memakai barang branded itu.


"Nah kalau gini kan tambah cantik" puji Bryan.

__ADS_1


Mia hanya memutar bola mata nya jengah


__ADS_2