
Mia segera menaiki mobil yang sudah disiap kan oleh sopir.
Ditengah jalan, sopir itu menyadari ada yang mengikuti mobil mereka.
"Pak supir kenapa liat spion terus?" Tanya Mia pada pak sopir yang terus saja menatap spion.
"Seperti nya ada yang mengikuti mobil kita nyonya" jawab supir itu.
Mia menengok ke belakang. Ia melihat mobil hitam sedang mengikuti mobil mereka.
Mia tau betul siapa pemilik mobil itu.
Seseorang yang membuat kesalahpahaman di hidup nya. Yang membuat hidup nya dibenci orang orang.
Ya, dia adalah Rama. Lelaki paruh baya yang memiliki dendam tersendiri dengan Johan, ayah tiri Mia.
Lelaki yang membuat masa muda Mia dihabiskan dengan menerima kebencian orang orang disekitar nya.
"Nyonya, lebih baik anda menelpon tuan Bryan" saran sang sopir.
"Tapi kenapa pak?" Tanya Mia.
"Rem mobil nya blong nyonya" jawab sopir itu.
"Apa?!!" Mia kaget bukan main.
"Nyonya jangan panik dulu, saya akan berusaha agar kita tetap selamat nyonya" ucap sopir itu menenangkan.
__ADS_1
Mai segera mengambil handphone nya di tas, tapi saat akan membuka kontak sang suami, handphone nya malah jatuh ke bawah.
Belum sempat Mia mengambil handphone itu, mobil yang dari tadi mengikutinya tiba tiba menyalip dan berhenti mendadak di depan mobil yang ditumpangi Mia.
Alhasil supir membanting setir hingga menabrak pembatas jalan.
Seketika sang sopir langsung pingsan karna terkena benturan keras.
Begitu pun dengan Mia. Ia pingsan karna ia syok.
Orang orang yang melihat kecelakaan itu segera mendekat dan menolong Mia dan sopir.
"Pak, cepat bawa wanita ini ke rumah sakit. Sepertinya Dia sedang hamil" teriak salah satu warga.
"Ehh cepatt lihatlah wanita ini mengalami pendarahan" teriak warga lain nya.
Dengan sigap mereka semua membawa Mia dan sopir ke rumah sakit terdekat.
Orang itu melihat nama kontak di panggilan terakhir yaitu "mas Bryan" orang itu segera memencet tombol telephone.
"Hallo, ada ada Mia?" Tanya Bryan di seberang sana.
"Halo, dengan bapak Bryan? Saya mau mengabarkan kalau atas nama Mia mengalami kecelakaan di jalan xx dengan seorang laki laki bernama mamat dengan plat mobil xxx"
Degggg
Bryan tau betul jika itu adalah mobil di mansion nya. Nama laki laki itu adalah nama sopir keluarga nya.
"Korban dilarikan dirumah sakit xx pak" ucap orang di seberang.
__ADS_1
"Baik, terimakasih" jawab Bryan.
Ia langsung berlari keluar kantor. Ia segera mengendarai mobil nya menuju rumah sakit tempat Mia dirawat.
Beberapa saat kemudian mobil nya telah sampai di rumah sakit.
Ia bertanya ke resepsionis
"Pasien atas nama Mia Asyalia dimana sus?" Tanya Bryan.
"Masih berada diruang ugd tuan"
Bryan mengangguk lalu segera berjalan menuju ruang ugd.
Ia melihat ruangan itu masih tertutup rapat.
Beberapa saat kemudian dokter keluar dari ruangan itu.
"Bagaimana keadaan istri saya dok?"
"Anda suami nya?" Tanya dokter itu.
Bryan mengangguk
"Keadaan nyonya Mia saat ini sudah stabil. Bayi nya juga dalam kondisi baik baik saja. Pendarahan yang dialami nya di sebab kan karna dia syok"
"Terimakasih dok" ucap Bryan.
Dokter itu mengangguk lalu meninggalkan ruangan Mia.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, suster mendorong Brankar Mia menuju ruang rawat.