Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Menyiapkan Keberangkatan


__ADS_3

"Ya udah deh mas, aku mau. Rasa coklat ya" pinta nya.


Bryan pun mengangguk


Mia duduk di salah satu kursi disana sambil menunggu sang suami membeli es krim.


Setelah mendapatkan es krim nya mereka berdua pulang kerumah.


Bryan mengambil boneka itu dari tangan nya Mia.


"Loh kok diambil sih mas, itu mau aku buat tidur" protes Mia.


"Ini masih kotor harus dicuci dulu" ucap Bryan.


"Ya udah deh kalau gitu" Mia mengalah.


Bryan menyerahkan boneka kecil itu pada pembantu dirumah nya.


"Pokok nya besok pagi boneka ini harus sudah kering bagaimana pun cara nya" titah Bryan yang diangguki pelayan itu.


Pagi hari,,


Dan benar saja, pagi pagi sekali Mia menanyakan boneka nya.


"Mas boneka ku mana?" Tanya nya.


"Ini masih pagi, belum kering" Bryan beralasan.


"Loh kata mu pagi udah kering" Mia mencebikan bibir nya.


"Minta aja sama pelayan rumah, nanti di ambilin"


"Kamu dong mas yang ambilin" kesal Mia.


Bryan menghela napas nya


Ia mencium perut Mia bertubi tubi


"Kamu dari kemarin bikin papa pusing" bisik nya pada sang anak.

__ADS_1


"Kamu bilang apa mas?!" Marah Mia karna mendengar bisikan sang suami.


Bryan hanya cengengesan dan segera berlari mengambilkan boneka Mia sebelum sang istri mengamuk.


Flashback off##


Bryan tersenyum tipis saat melihat sang istri tidur dengan posisi menggemaskan itu.


Ia mendekat ke ranjang. Ia duduk tepat disamping Mia.


Ia menyibak rambut yang menutupi wajah sang istri.


"Mia" panggil nya lembut.


Eummm


Mia menggeliat bangun


"Kamu udah makan siang belum?" Tanya Bryan.


"Hm? Makan?" Mia tampak sedikit berpikir. Seperti nya nyawa nya belum terkumpul 100%.


"Aku belum makan mas"


"Ya udah yuk makan di bawah sama aku" ajak Bryan.


Mia mengangguk, ia bangun dari pembaringan nya dan mulai melangkah kan kaki nya bersama Bryan menuju meja makan.


"Kau sudah menata barang barang?" Tanya Bryan pada sang istri.


"Sudah mas, tinggal berangkat aja" jawab Mia antusias.


"Kita berangkat sore ini biar kamu bisa istirahat. Lagian aku ada meeting pagi pagi banget" ucap Bryan yang diangguki Mia.


Mereka berdua pun kembali ke kamar.


"Kamu nggak ngelanjutin kerjaan kamu mas?" Tanya Mia karna melihat sang suami naik ke atas ranjang.


"Kerjaan ku udah selesai, kamu tidur pagi aja buat nambah energi buat nanti" saran Bryan yang membuat Mia mengangguk.

__ADS_1


"Peluk mas" pinta Mia.


Bryan pun segera merengkuh tubuh istri nya dan membawa nya ke pelukan nya.


Pukul setengah 4 sore,


Bryan bangun dari tidur nya. Ia melihat sang istri yang masih memeluk nya erat.


"Mia" Bryan menggoyangkan tangan sang istri.


Euhhh


Mia mengerjapkan mata nya bangun.


"Bangun yuk, mandi. Bentar lagi berangkat"


Mia bangun dari pembaringan nya.


"Emang udah jam berapa mas?"


"Jam empat"


Mia pun segera berjalan menuju kamar mandi dan masuk ke dalam nya.


Saat Mia sedang membuka baju nya, tiba tiba


Ceklekk


Bryan membuka pintu kamar mandi itu.


"Massss" teriak Mia kaget.


"Kenapa?" Tanya Bryan santai.


"Kamu kenapa ikut masuk?" Tanya nya sambil menutupi dada nya yang sudah terbuka.


Bryan hanya terkekeh lucu


"Nggak papa cuma pengen mandi sama kamu aja" jawab nya enteng.

__ADS_1


"Beneran?" Selidik Mia.


__ADS_2