Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Nasi Goreng 400 Juta


__ADS_3

"Begini saja, bagaimana kalau acara penyambutan nya memakai warna hijau sedangkan acara siraman nya memakai pink?" Tawar manager itu.


"Maksudnya?" Tanya Bryan dan Mia bersamaan.


"Jadi begini, di acara siraman kan memakai jarik, nah kita memadukan jarik dengan sebuah kimono brokat, jadi siraman nya bisa di depan para tamu. Sedangkan baju utama hijau dipakai untuk menyambut para tamu" jelas desainer itu.


"Heh, mana bisa mbak. Nanti kalau pakai jarik doang pundak istri saya kelihatan dong. Badan nya pasti juga kelihatan, apalagi tambah disiram" protes Bryan.


Mia memukul lengan suami nya yang sempat sempat nya berpikir seperti itu.


"Tidak tuan, karna nanti setelah ada kimono ini, bagian pundak masih ditutup dengan baju melati" jelas desainer itu lagi.


Bryan mengangguk mengerti.


"Baiklah"


"Tuan Bryan mau memakai model apa untuk siraman?" Tanya desainer itu.


"Saya sih pengen nya kemeja batik biasa aja"


"E eh, mana bisa. Kamu harus pake beskap" protes Mia.


"Tapi masak harus pake beskap sih? Gerah" tolak Bryan.


"Halah alesan, tiap hari kamu kan juga pake jas" cibir Mia.


"Kasih baju pesta tapi kombinasi batik mbak, kayak artis X" pinta Mia menunjukan foto baju artis itu.


Mau tidak mau Bryan mengalah.


"Untuk acara siraman nya?" Tanya desainer itu lagi.


"Saya ingin kemeja batik"

__ADS_1


"Kamu kok dari tadi usul nya kemeja batik mulu sih mas" kesal Mia.


"Aku pengen pakai batik mi"


mia mengalah


"Oh ya, untuk acara siraman nya pakai hijab atau tidak?" Tanya desainer itu lagi.


"Pakai"


"Tidak" ucap Bryan cepat cepat.


"Kamu gimana sih mas, pakai hijab lah" kesal Mia.


"Enggak, bagusan disanggul" protes Bryan mempertahankan pendapat nya.


Mau tidak mau kini Mia lah yang mengalah.


"Pakai"


"Pakai"


Kini mereka berdua menjawab dengan kompak


Desainer itu mengangguk mengerti.


Dalam hati nya tertawa melihat tingkah pasangan itu.


"kekompakan mereka Sudah seperti artis yang baru viral di tok tokk karna nasi goreng 400 juta" batin desainer itu.


Desainer itupun menanyakan kepada Mia model kebaya yang Mia ingin kan.


Sang desainer langsung menggambar beberapa model dan Mia memilih salah satu nya.

__ADS_1


"Aku pilih ini" tunjuk Mia.


"Nggak, jangan yang itu, nanti bentuk badan mu kelihatan jelas lekuk tubuh nya" protes Bryan.


"Tapi aku pengen yang ini mas" rengek Mia.


"Tidak, pilih yang ini saja" tunjuk Bryan pada gambar satu nya.


Mau tidak mau Mia menuruti permintaan sang suami


Setelah selesai segala urusan nya, mereka pun pulang ke rumah.


Bryan dan Mia segera ke lantai atas.


"Loh kamu masih naik tangga?" Tanya Bryan.


Mia mengangguk


"Emang kenapa mas?"


Bryan menghela napas nya pelan


"Lihatlah, usia kandunganmu sudah besar. Untuk melihat kakimu saja kamu tidak bisa, bagaimana kalau kamu salah menapak lalu terjatuh?"


"Ihh kamu mas kalo ngomong sembarangan"


"Kan bener, aku aja udah ngeri liat kamu jalan dengan perut besar seperti itu. Apalagi tambah naik turun tangga. Pakai lift saja" titah Bryan.


Mia pun mengangguk mengerti dan menuruti perintah sang suami.


"Mas, pinggangku pegel banget" keluh Mia di dalam lift.


"Tuh kan, aku bilang apa, kamu nggak usah bolak balik ke kantor aku. Sekarang kamu jadi capek gini kan" omel Bryan.

__ADS_1


__ADS_2