Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Pedebatan Kecil


__ADS_3

"Aku tidak mau mas, kau hanya boleh mengundang kolega bisnis mu saja. Aku belum siap jika semua orang tau aku adalah istri mu. Lagi pula kita akan segera berpisah, aku tidak mau salah satu diantara kita akan mendapat cibiran masyarakat banyak" jawab Mia.


"Baiklah, kita adakan acara tujuh bulanan hanya mengundang kolega bisnis dan beberapa teman saja" jawab Bryan.


Mia mengangguk mengerti.


Sepulang dari kantor, Mia dan Bryan menyempatkan diri kebutik untuk memesan baju.


Mereka juga ke Event organizer untuk menentukan konsep tujuh bulanan yang akan diadakan bulan depan.


Sesampai nya di event organizer, Bryan dan Mia langsung masuk ke dalam.


"Mana CEO perusahaan ini?" Tanya Bryan pada resepsionis.


"Bukankah anda tuan Bryan, Ceo utama perusahaan ini?" Tanya balik resepsionis itu.


Bryan menepuk kening nya lupa kalau perusahaan yang ia datangi 80% saham nya milik Bryan.


"Maksudku manajer perusahaan ini" ralat Bryan.


Resepsionist itu mengangguk, ia menelpon sang manajer menanyakan keberadaan nya.


"Tuan Bryan, silahkan anda langsung masuk ke ruang manajer, Beliau sudah menunggu anda" ucap resepsionis itu yang membuat Bryan mengangguk.


Bryan dan Mia pun menemui manajer perusahaan itu.


"Selamat sore tuan Bryan" sapa manajer itu menjabat tangan Bryan.


"Sore"


"Apakah ini istri anda?" Tanya manajer itu


"Iya, dia istri saya"

__ADS_1


"Maaf ada keperluan apa sampai anda datang kemari?" Tanya nya lagi.


"Saya akan mengadakan acara tujuh bulanan untuk istri saya"


"Kapan tuan?" Tanya manajer itu.


"Bulan depan"


"Baik, tema nya outdoor atau indoor?"


"Indoor" ucap Bryan.


"Outdoor" ucap Mia.


Kedua nya berucap bersamaan yang membuat manajer itu bingung.


"Outdoor aja mas"


"Indoor aja biar lebih nyaman"


Kedua manusia itu saling tatap dan saling mempertahankan keinginan nya.


"Ya sudah, bagaimana kalau outdoor dengan dekorasi mirip indoor?" Manajer itu memberi saran.


"Setuju" teriak Mia dan Bryan bersamaan yang membuat manajer itu terjingkat kaget.


Manajer itupun memberikan beberapa contoh dekorasi mewah dengan konsep itu yang pastinya harga nya nggak murah.


Manajer itu memperlihatkan 3 pilihan yang ketiga nya sama sama mewah.


Bryan bingung melihat pilihan konsep dekorasi itu.


"Aku pilih tiga tiga nya, gabungkan 3 konsep itu menjadi satu. Aku tidak mau tau lusa kalian harus mengirim sketsa dekorasinya ke perusahaan ku" titah Bryan.

__ADS_1


Manajer itu meneguk ludah nya kasar.


"Lu lusa pak? Apa tidak boleh mendapat sedikit keringanan?" Pinta manajer itu.


"Lusa atau kuturun kan jabatan mu?!" Ancam Bryan.


"Ba baik pak, saya akan mengirim sketsa nya lusa"


Bryan pun segera keluar dari perusahaan itu. Ia segera melajukan mobil nya ke salah satu butik ternama di negara itu.


"Selamat sore tuan Bryan, ada yang perlu saya bantu?" Tanya desainer terkenal butik itu.


"Saya mau memesan baju untuk acara mitoni" pinta Bryan.


"Mau warna apa tuan?" Tanya nya.


"hijau" teriak Bryan


"Pink" teriak Mia


Sepasang manusia itu saling pandang.


"hijau aja Mi, masak aku harus pake pink sih, kan nggak lucu" pinta Bryan.


"Tapi aku pengen pink mas"


"Ayolah, jangan pink"


"Pokok nya aku mau pink" rajuk Mia.


Desainer itu tersenyum mendengar perdebatan sepasang manusia itu.


"Begini saja, bagaimana kalau acara penyambutan nya memakai warna hijau sedangkan acara siraman nya memakai pink?" Tawar manager itu.

__ADS_1


JADI GUYS, BRYAN DAN MIA MEMUTUSKAN UNTUK MENGADAKAN ACARA TUJUH BULANAN BERUPA MITONI. KARNA MEREKA SENANG DENGAN TRADISINYA YANG DIANGGAP UNIK.


KENAPA NGGAK PAKE BABY SHOWER AJA? YAH AUTOR MANA TAU.. COBA TANYA AJA SAMA BABANG BRYAN.. XIXIXI


__ADS_2