
Bryan sama sekali tak memberontak. Ia menuruti segala permintaan istri nya.
Toh itu semua juga menguntungkan Bryan.
"Kok gua malah ngerasa diperkosaa istri gua sendiri ya" batin Bryan tertawa.
"Mas, pokok nya kamu nggak boleh protes. Biar aku yang memimpin" ucap Mia.
"Kok aku malah ngerasa kamu lagi merkosa aku ya?" Canda Bryan.
"Memang iya" jawab Mia enteng yang membuat Bryan membelalak kaget.
Dari mana istri nya yang polos ini mendapat ide seperti itu? Batin nya bertanya tanya.
Mia pun melanjut kan aksi nya di atas tubuh suami nya.
Skip
Skip
Wkwkwk
2 jam kemudian, Bryan mengusap dahi istri nya yang sudah terbaring lelah di samping nya.
"Mia" panggil Bryan.
"Hmm"
"Kamu kok bisa bisa nya kayak tadi?" Tanya Bryan karna dia baru pertama kali melihat sisi ganas istri nya karna biasa nya istri nya selalu malu malu dihadapan nya.
Mia mendongak. Ia menatap wajah sang suami.
"Salah kamu sendiri, ngapain tadi ngerjain aku" Mia mencebikan bibir nya.
Sekarang Bryan tau kenapa istri nya seperti itu.
__ADS_1
"Oh, kalau gitu aku ngerjain kamu terus aja biar tiap hari dapet kayak gini" canda Bryan.
Bugh
Mia memukul lengan suami nya.
"Kalo kamu berani ngerjain aku lagi, 'adik kamu bakal aku potong!!" Ancam Mia.
Glegg
Bryan ngeri sendiri melihat tatapan horor sang istri.
"Nggak bakal ngerjain kamu lagi deh" ucap Bryan meminta damai.
"Mas" panggil Mia sambil mendusel duselkan wajah nya ke dalam dada bidang sang suami.
"Ada apa?" Tanya Bryan.
"Mau lagi" pinta Mia sambil menghirup dalam dalam aroma tubuh istri nya.
"Hah?!" Bryan kaget dengan istri nya yang tiba tiba menjadi super ganas ini.
Mia mendongak
"Kenapa memang nya?" Tanya Mia tanpa rasa dosa.
"Mia, kamu inget kan kalo kamu lagi hamil, nggak baik melakukan nya terlalu sering. Apalagi kamu sering kram dan pendarahan" Bryan mengingatkan.
Mia pun menghela napas kecewa nya.
Ia semakin memasukan wajah nya ke dalam dada bidang suami nya yang masih polos.
Mia tak habis akal begitu saja. Tangan nya berjalan mencari suatu pusaka kelemahan sekaligus kekuatan sang suami.
"Mia!" Bryan mengingatkan istri nya agar tak berbuat nekat.
__ADS_1
Mia mencebikan bibir nya. Ia menggigit dada suami nya hingga menimbulkan bekas memerah.
"Mas, aku laper" ucap Mia karna hari sudah malam dan mereka belum makan malam.
"Baiklah, kamu mau makan apa?" Tanya Bryan.
"Apa aja mas, yang penting ada sayur nya" ucap Mia.
Bryan mengangguk, ia segera bangun dari pembaringan nya.
Ia segera memakai pakaian nya.
"Mas" panggil Mia yang menghentikan tangan Bryan.
"Apa lagi?" Tanya Bryan sedikit kesal.
"Kamu marah sama aku?" Tanya Mia berkaca kaca.
Bryan menghela napas nya.
"Enggak"
"Aku ikut ya?" Pinta Mia.
"Tapi ini sudah malam Mi" ucap Bryan.
"Tapi aku pengen ikut" pinta Mia lagi.
Bryan pun akhir nya mengalah. Mia segera bangun dan mengganti pakaian nya.
Bryan menggandeng tangan Mia. Ia segera mengendarai mobil yang sudah disiapkan sebelum nya.
Beberapa saat kemudian, mobil Bryan sudah sampai di restoran mewah disana.
__ADS_1
"Kamu pilih restoran ini mas?" Tanya Mia kala melihat restoran itu merupakan restoran elite sekaligus suasana nya romantis.
hallo guys.. hari senin author gak up yha guys.. gantinya hari selasa maybe author bakal up 3 bab atau 4 bab.. 😘