Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Liburan


__ADS_3

"Kau juga bersiaplah, aku akan membawa kalian berdua kekantor"


"Hah? Ngapain mas?" Tanya Mia.


"Aku mau ngenalin kamu sama rekan bisnis aku"


"Buat apa?" Tanya Mia.


" Ya biar semua orang tau kalau aku punya istri yang cantik kayak kamu" goda Bryan.


"Cih, gombal"


Bryan terkekeh melihat reaksi sang istri.


Akhirnya Mia dan Zio mengikuti Bryan bekerja.


1 minggu kemudian, pekerjaan Bryan telah selesai.


"Jadi besok kita mau kemana?" Tanya Bryan.


"Kita ke singapura aja mas, aku pengen ke universal sama liat patung merlion"


"Oke, besok kita ke singapura" Bryan menyetujui.


Esok hari,


Kini Bryan dan Mia telah sampai di singapura tepat pukul 6 pagi tadi.


Kini Mia sedang membantu sang putra bersiap siap karna akan berjalan jalan ke universal studio dahulu.


Mereka bersenang senang disana dan menaiki beberapa wahana permaianan salah satunya yaitu sebuah perahu yang melewati sungai buatan dan disampingnya banyak terdapat dinosaurus buatan (Jurrasic park rapids adventure)


Terlihat Zio sangat antusias dengan liburan kali ini.


Mereka bertiga nampak mengenakan baju couple yaitu kaos yang dipadu dengan kemeja kotak kotak berwarna hijau.



Keesokan harinya mereka berjalan jalan pagi di taman kota.

__ADS_1


Nampak Mia mengenakan dress berwarna kuning, Bryan mengenakan kemeja kuning dan Zio juga mengenakan baju berwarna kuning.



Keluarga kecil itu sungguh membuat orang orang cemburu karna keharmonisannya.


Mereka menghabiskan waktu di singapura selama 3 hari lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju hongkong.


Mereka disana selama 3 hari dan tepat hari ke tujuh Bryan memutuskan untuk kembali ke indonesia karna perusaan nya sedang membutuhkan dirinya.


"Gimana? Zio suka nggak jalan jalan sama mama papa?" Tanya Bryan saat sedang menemani anaknya berbaring dikamar.


"Suka pa, tapi Zio pengen disana lama" bocah itu mecebikan bibirnya.


"Iya nanti kalau papa ada waktu luang kita kesana lagi" bujuk Bryan.


Mata Zio langsung berbinar


"Benelan pa?"


"Iya"


"Yeayyy"


Beberapa saat kemudian Zio sudah tertidur, Bryan kembali ke kamarnya sendiri.


Pagi hari,


Semua kembali berjalan normal, mereka semua nampak telah berkumpul dimeja makan.


"Papa au kelja?" Tanya Zio.


"Iya papa mau kerja"


"Ikut pa"


"No, papa itu mau kerja Zio bukan mau main. Nanti kalo kamu ikut bakal ganggu papa" Mia menyela.


"Paa" bocah itu mengiba pada sang papa.

__ADS_1


Bryan bingung, antara tatapan tajam istrinya dan wajah melas sang anak.


"Zio dirumah aja ya, papa nanti mau meeting. Nanti kamu nggak ada temen" Bryan memutuskan.


Jika ia melanggar toh dia sendiri yang rugi. Bagaimana nasib 'jatahnya malam ini.


"Tapi besok Zio bole ikut kan pa?"


"Eummm" Bryan berfikir sambil menatap sang istri, Mia mengangguk setuju.


"Boleh"


"Yeayyy"


"Tapi pas jam makan siang sama mama" lanjut Bryan lagi.


"Nggak papa cama mama"


"Ya udah papa berangkat kerja dulu" pamit Bryan pada sang putra.


Zio mengangguk, ia menyalami tangan sang papa.


3 tahun kemudian,


Umur Zio sudah menginjak 4 tahun


"Mama, Zio pengen ikut papa ke kantor" pinta bocah itu.


"Hah? Mau ngapain ke kantor papa?"


"Zio kangen sama papa"


"Kan nanti papa udah pulang. Zio nunggu papa pulang aja ya" bujuk Mia.


Bocah laki laki itu menggeleng


"Zio maunya sekarang"


Mia menghela napasnya

__ADS_1


__ADS_2