Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku
Belanja Barang Branded


__ADS_3

Setelah selesai, Bryan membayar makanan itu.


Bryan pun berjalan menggandeng Mia menuju lift untuk ke lantai atas membeli jam tangan.


Bryan pun langsung menuju toko langganan nya.


"ROLEX" Itulah nama toko itu.


Mia menganga melihat toko itu.


Ia menarik lengan sumi nya hingga menghentikan langkah nya.


"Mas, kamu beneran mau beli disini?" Tanya Mia ragu.


Bryan mengangguk yakin


"Memangnya kenapa?"


"Mahal mas" bisik Mia pada Bryan.


Bryan terkekeh mendengar penuturan istrinya


"Aku sudah biasa membeli jam tangan disini. Lihatlah jam tangan yang kupakai ini, aku juga membeli nya disini" ucap Bryan.


Akhirnya Mia pun akhirnya mengangguk pasrah.


"Selamat siang tuan Bryan, sedang mencari type apa?" Ucap pelayan toko itu yang sepertinya hafal dengan Bryan.


Bryan segera memilih jam tangan


"Mana yang terbaru?" Tanya Bryan.


Pelayan toko itu menunjukan beberapa jam dengan harga fantastis.


Mia sempat ternganga kala mendengar harganya.


"Menurutmu bagus yang mana?" Tanya Bryan pada Mia.




"Hmm? Aku juga bingung. Semua bangus"ucap Mia.

__ADS_1


"Oh ya sudah, aku ambil semua nya" ucap Bryan pada pelayan toko itu.


"E ehhh.. No!" Tolak Mia.


"Why?"


"Beli 1 aja" kesal Mia.


Bryan tersenyum, ia tau istrinya tidak suka pemborosan.


"Itu semua bukanlah hal sulit untuk ku"


"Tapi mas.. "


"Stt lagi pula aku membelinya juga tidak setiap hari" bela Bryan.


Mia pun pasrah dengan keputusan suami nya.


Mia kaget mendengar total belanjaan Bryan.


"Uangnya bisa untuk membeli mobil mewah" batin Mia.


Setelah selesai berbelanja jam tangan, Bryan kembali menarik tangan Mia ke sebuah toko branded bertuliskan Chanel.


"Pilih lah tas kesukaan mu" titah Bryan.


Mia menggeleng


"Ayho lah, sesekali belilah barang branded untuk dirimu sendiri" pinta Bryan.


Mia menggeleng


"Lebih baik uang nya kita tabung buat masa depan anak kita" ucap Mia polos.


Bryan gemas dengan istrinya dan mengacak ngacak rambut nya.


"Ih masss rambutku jadi rusak" kesal Mia.


"Cepat pilihlah sesuka mu"


Mau tidak mau Mia memilih tas di toko itu.


Pandangan nya tertuju pada sebuah tas chanel clasik handbag berwarna merah marun.

__ADS_1


"Aku mau yang ini mas" pinta Mia menunjukan tas itu.



"Pilihan yang bagus" Bryan tersenyum.


"Kenapa hanya satu?" Tanya Bryan lagi.


"Aku hanya ingin yang ini mas" jawab nya.


Bryan heran dengan istrinya. Kenapa dia tak seperti yang dikatakan orang orang.


Banyak orang bilang bahwa Mia adalah gadis boros yang suka menghambur hambur kan uang.


Tapi nyatanya selama beberapa bulan hidup seatap dengan istrinya ia tak pernah menemui Mia membeli barang branded. Ditawari saja istrinya enggan dengan alasan 'lebih baik ditabung'.


Bryan memanggil pelayan toko itu


"Carikan tas yang bagus untuk istri saya" titah Bryan.


Pelayan toko itupun mengangguk.


Beberapa saat kemudian dia kembali dengan membawa beberapa tas yang dibawa nya.


"Silahkan pilih tuan"


Bryan melihat beberapa tas yang dibawa pelayan toko itu.


"Saya ambil yang ini dan ini" pelayan itu mengangguk.


Bryan berdiri dari duduk nya. Ia melihat lihat koleksi tas di toko itu.


"Saya mau yang ini, ini dan ini juga" pinta Bryan.




Mia memelotot kan mata nya pada Bryan.



"Masss"

__ADS_1


"Sttt kamu diem aja, itu juga buat kamu" ucap Bryan.


Mia memberenggut kesal karna suami nya semena mena dan boros dalam membeli barang.


__ADS_2