Wanita Simpanan Yang Menawan

Wanita Simpanan Yang Menawan
Kembali ke perusahaan


__ADS_3

_


_


_


_


_


_


_


Pukul 08.00


"Mbak Delta ,semua desain yang mbak mau sudah saya kirim tadi pagi-pagi sekali " ujar seorang karyawati menghampiri Delta yang tengah berdiri di depan mesin fotocopy.


"Oh.. iya nanti ku buka , aku belum sempat buka email " jawab Delta singkat sambil tersenyum.


"Oke, kalau begitu aku kembali ke ruangan dulu ya mbak " tambah wanita itu lagi.


Delta tampak mengangguk seketika masih dengan senyuman di wajahnya , namun tiba-tiba senyum itu menghilang saat kedua bola matanya tertuju pada sosok di ujung sana , sosok itu adalah sosok seorang pria yang selalu saja menghantuinya akhir-akhir ini.


"Jordi" ujar Delta pelan lalu memalingkan wajahnya ragu.


"Ada yang ingin aku bicarakan , cepat ikut aku !" seketika tangan Jordi menghampiri dan langsung menarik nya pergi dari tempat itu.


"Kamu mau bawa aku kemana? tidak lihat pekerjaan ku belum selesai?" suara Delta terdengar sangat kesal namun Jordi tak menggubris nya , ia tetap saja menarik Delta hingga menuju salah satu ruangan di perusahaan itu.


Masuk ke dalam ruangan dan tak lupa mengunci pintu nya , kini Jordi melepaskan tangan Delta hingga menempatkan posisi gadis itu di hadapannya.


"Apa yang ingin kamu lakukan ? mengapa pakai acara kunci pintu segala ha?" tak ubahnya dari ekspresi tadi Delta terlihat semakin kesal.


"Aku mau meluruskan ini semua , jadi kamu tidak perlu berteriak seperti itu , mengerti!" jawab Jordi tampak serius dengan tatapannya.


"Apa yang ingin di luruskan , bukannya sudah jelas "


"Sudah jelas apa ? kamu semakin hari semakin menghindar dariku , apa tidak bisa kamu bersikap seperti biasa" Jordi seperti ingin menjelaskan sesuatu kesalaha pahaman di antara mereka.


seperti nya Delta mulai mengerti maksud Jordi , ia memang akhir-akhir ini merasa malu sejak kejadian itu terjadi padanya , bisa-bisa nya Jordi waktu itu.....


"aaaaa.....aku tidak mau mengingatnya " ujar Delta seketika menggeleng gelengkan kepalanya saat mengingat bahwa Jordi telah mencium dirinya , dan itu adalah ciuman pertama bagi Delta.


"Hey kamu kenapa ?" Jordi malah tampak bingung saat melihat ekspresi Delta kala itu.


"Jangan di ungkit , aku tidak mau " tambah Delta lagi saat ini malah seolah ingin menutup kedua telinganya.


Tapi Jordi malah melangkah maju mendekati Delta dan saat itu pula Delta melangkah mundur hingga menepi ke pojok dinding.

__ADS_1


"Kamu mau apa lagi ?" Tanya Delta begitu tampak takut namun malah terlihat polos di mata Jordi.


"Memang nya apa yang ingin aku lakukan ?" Jordi menjawab dengan sedikit mengejek melihat reaksi wajah gadis lugu di depannya.


"Aku hanya ingin bilang , bisakah kita bersikap biasa seperti ini di depan semua orang , terlebih sebentar lagi pak Edward akan datang ke perusahaan ,aku tidak ingin jika kita terlihat tidak kompak saat dia datang nanti , kamu mengerti kan maksudku " menghela nafas Jordi kini memalingkan wajahnya ke arah nakas di dalam ruangan itu.


"Jadi dengan menarik tangan dan mengurungku dalam ruangan yang di kunci seperti ini , kamu hanya ingin mengatakan itu " dengan tidak percaya nya Delta baru saja mendengar apa yang telah di sampaikan oleh Jordi , hal ini tambah merasa dirinya kesal.


"kuncinya ada di pintu ,kamu tidak perlu khawatir ,aku hanya merasa tidak enak saja jika bicara di luar" jawab Jordi enteng tanpa menoleh raut wajah Delta yang murka.


"kamu pikir di sini lebih baik , menyebalkan" ujar Delta segera menuju pintu untuk meraih kunci dengan segala kekesalan yang ada pada dirinya.


"*A**ku menyukai mu* "


Dengan lantang suara itu terdengar dalam ruangan kosong yang kedap suara , bukan memungkiri , Delta sangat mendengar hal itu , bahwa Jordi mengatakan bahwa dia menyukai....


Delta pun tak ingin larut dengan hal yang masih di dengarnya semu meski sangat mengejutkan itu , ia kembali memutar kunci pintu untuk membukanya kembali, namun tidak di sangka Jordi sudah berada di belakangnya untuk mencegah hal itu.


"Sekarang apa ?" ujar Delta dengan nada keras , ia yakin hal itu takkan ada yang mendengar selain mereka berdua dan Tuhan.


"seharusnya aku yang bilang sekarang apa ? aku terlanjur menyukai mu " tambah Jordi memantapkan tatapannya ke arah Delta yang sudah berada dekat di depannya .


Aku tidak salah mendengarnya ? dia benar-benar mengutarakan perasaannya, rasa kesal yang menyelimuti dirinya tadi berubah seketika menjadi perasaan malu yang semakin menghantuinya , hingga terasa sedikit panas dan sesak berada di sana.


"Delta , bagaimana ?" Jordi seolah mempertanyakan maksud yang belum sempurna ia katakan.


cup..............


Dia mencium ku lagi .....


"Aku sangat menyukai mu Delta " ujar Jordi di kecupan terakhir nya , hal itu sungguh menggetarkan seluruh jiwa raga polos Delta.


Ia hampir saja merasa frustasi dan ingin meledak kan segala keluh kesah perasaan nya saat itu juga, sebenarnya ia juga memendam perasaan yang sama pada Jordi.


"A...aku...maaf aku harus keluar " gugup Delta segera menyambar pintu dan berhasil membukanya keluar, dengan sedikit mengelap bibir nya yang sedikit basah ia tampak berlarian kecil menjauhi ruangan itu, degup jantungnya seakan berpacu mengikuti langkah kakinya yang ia pertegas.


sementara Jordi tampak menyandar pada dinding dalam ruangan tadi , satu tangan nya menjamah pada belahan dadanya yang ia rasakan masih begitu kencang pula degup jantungnya.


"Mengapa dia begitu manis " ucap Jordi teringat akan wajah polos Delta yang selalu ada di matanya.


_


_


_


_


_

__ADS_1


Kedatangan Direktur


Semua karyawan dan karyawati berbaris kembali menyambut kedatangan bos mereka , sudah lama hal ini di tunggu-tunggu ,Edward yang sudah sembuh seutuhnya memutuskan kembali pada perusahaan yang di milikinya.


Beberapa dari karya sangat antusias mendengar kabar tentang bos mereka yang sudah kembali pulih dari sakitnya.


Jordi tampak berlari keluar untuk menyambut kedatangan Edward yang baru saja tiba.


"Selamat datang pak " ujar Jordi dengan senang hati membuka pintu untuk Edward.


"Terimakasih Jordi" jawab Edward ramah sembari menghirup udara segar perusahaan.


semua tidak tampak berbeda dari kali terakhir ia melihatnya , semua karyawan menyapa dan menyambut kedatangan nya.


"Dimana si cerewet itu ?" tanya Edward sedikit berbisik pada Jordi yang tampak terkejut mendengarnya .


cerewet " Maksud pak Edward Delta " jawab Jordi ragu seraya melihat sekeliling , memang Delta belum terlihat di sana.


"Ya , Dia . siapa lagi " Edward sedikit tersenyum seolah mengejek Jordi di depan semua karyawan.


Belum sempat Jordi membalas ucapan bosnya itu , Delta tampak berlari kecil dari ujung lobi ke arah depan menghampiri kerumunan karyawan yang menyambut Edward ." Maaf pak bos , saya terlambat. selamat datang kembali ke dalam perusahaan" Dengan sebuket bunga yang di sodorkannya pada Edward Delta tampak seolah sudah mempersiapkan itu semua.


"Wow.. terimakasih. seharusnya kamu tidak perlu repot-repot begini Del " ujar Edward sedikit tidak enak ,jujur baru pertama kali ia mendapat buket bunga dari karyawan nya.


"Ini bunga pilihan Bu Elisa loh pak bos . ia kan Jordi ?" Tambah Delta kini menyenggol nama Jordi yang seketika terbawa suasana.


"ehh... iya , benar pak. ibu Elisa sendiri yang memilihkannya untuk bapak " jawab Jordi menambahi.


"Baik lah , terimakasih untuk kalian semua. kini aku sudah kembali , semoga kita bisa bekerjasama lagi untuk memajukan perusahaan kita ini" ujar Edward di sambut hangat oleh semua karyawan nya.


"Mari saya antar ke atas pak !" Delta menawarkan diri untuk mengantar Edward ke ruangannya ,di ikuti Jordi dari belakang yang masih memperhatikan nya.


Apa ini yang di maksud kompak?


Bersambung.......


Hay...Hay....para pembaca setiaπŸ‘‹πŸ‘‹


author kembali lagi πŸ™πŸ™ maaf jika sudah mengecewakan kalian , karena sudah lama tidak up dan cerita tidak sesuai ekspektasi.


Jujur saya sangat terpuruk untuk saat ini dengan segala keadaan, jadi lama sekali untuk menyelesaikan cerita 😭


saya akan berusaha bangkit kembali untuk menyelesaikan nya πŸ’ͺπŸ’ͺ


saya harap kalian bisa terus mendukung author yang remeh ini agar bisa lebih semangat dan lebih baik lagi.


terimakasih untuk waktu nya...


jangan lupa like,komen dan vote ya πŸ™πŸ™ terimakasih 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2