Aku Dan Maduku

Aku Dan Maduku
Menerima kenyataan.


__ADS_3

Episod 10.


"Apa jangan-jangan si Denis masih Berdua an sama Wanita yang semalam di Klub itu ya ?? Wah parah Si Denis, Mampus kamu Den ... Bisa-bisa nya kamu mengkhianati Istri secantik Rani. Gue saja yang masih lajang Gak berminat sama Cewe Klub, nah Lo Denis malah termakan. Hadeuhh .... kasian Rani !! " Dengus Tio, tidak berani mengatakan Sebenar nya pada Rani, karna bagai mana pun Denis adalah atasan nya, walau pun di Luar Kantor Tio dan Denis adalah teman baik.


Rani melajukan Kendaraan nya dengan Perasaan Khawatir, Rani hanya berpikir bahwa Takut terjadi kecelakaan Saat Denis berangkat menuju Kantor nya.


Perasaan Cemas dan Khawatir terus menemani perjalanan Rani untuk mendatangi kediaman Mertua nya.


Sekitar 3O menit, Rani telah sampai pada tujuan nya.


Rani di Sambut Oleh Pak Danu, kepala Keamanan di Rumah Denis.


"Siang Non. " Sapa Oak Danu Hangat.


"Siang Pak, Pak ?? apa Mamah Sehat-sehat saja ?? " Tanya Rani pada Pak Danu.


Pak Danu Terlihat heran karna pertanyaan Rani. "Tuan sama Nyonya sedang berlibur Non dalam 3 Hari ini. " Ucap Pak Danu heran.


Degg !!!!!


Hati Rani mulai Bereaksi tidak enak setelah mendengar penjelasan dari Pak Danu.


Tidak mau Melihat Pak Danu Curiga, Rani menyimpan Rapat-rapat Perasaan Tidak enak nya itu dari Pak Danu.


"Oh ... Saya Kira Mamah ada Pak, Ya Sudah saya Pulang lagi saja Pak, Salam sama Mamah, Papah ya ?? kalau sudah Pulang Tolong sampaikan ya Pak ?? " Ucap Rani hangat, dengan Senyuman yang mulai susah ia lakukan.


"Oh Iya Pak, Ini ada sedikit Rezeki buat Bapak dan Temen-temen Yang Lain nya. Bagiin Ya Pak !! " Ucap Rani sambil mengeluarkan selembaran Uang dari dalam Tas nya.


"Alhamdulilah, terimakasih Non. Semoga Non Selalu sehat dan Selalu Bahagia Ya Non !! " Doa Pak Udin saat menerima Uang dari Rani.


Rani hanya Tersenyum Pada Pak Udin. Dan Mulai memundurkan Kendaraan nya untuk Pulang ke rumah nya.


Dalam Perjalanan pulang Rani terus Bertanya-tanya, " Kemana Mas Denis Pergi semalam ?? Kenapa Mamah bilang kalau Diri nya sedang sakit ?? Tapi Mamah malah berlibur !! " Tanya Rani heran di dalam Mobil itu.


Setelah menempuh Jarak yang Lumayan Lama, Karna Macet, Rani akhir sampai di depan Rumah nya.

__ADS_1


Kaget lah Rani setelah Melihat, Mobil Suami nya sudah terparkir Nyata di Halaman Rumah nya.


Dengan Cepat Rani memparkirkan Mobil nya, dan Keluar Berhamburan Untuk segera masuk ke dalam Rumah nya.


Rasa Rindu Rani sudah Tidak dapat terbendung Lagi pada Denis, Hinga Kecurigaan Tadi dapat Hilang begitu saja, saat Rani Tau Suami nya sudah ada di dalam Rumah.


Rani Membuka Pintu Rumah nya, dan Langsung menaiki Anak Tangga menuju kamar nya.


Rani Sangat Bahagia setelah melihat Suami nya sedang berdiri di Balkon Kamar nya.


Dengan Cepat Rani memeluk Tubuh Suami nya Dari Belakang.


"Sayang Kemana aja Sih ?? Ko baru Pulang !!" Tanya Rani dalam Peluk nya.


Rani sengaja Tidak Mempertanyakan Pertanyaan yang dari tadi ada di Pikiran nya. Rani hanya Ingin meluapkan rasa Rindu pada Suami nya.


Denis langsung membalikan Badan nya, Dan menatap Rani dengan Dingin. Namun Denis mencoba Bersikap hangat pada Istri nya, karna Takut Curiga dan Banyak Pertanyaan. Namun tetap saja.


Walaupun Istri nya sedang berada si hadapan nya, Denis tetap saja memikirkan Tubuh Sexy Gwen.


Tiba-tiba Hati Rani seperti tersayat lembut Namun Perih, saat tau Denis sedang Berbohong pada nya.


Namun Prilaku Denis, Mampu membuat Hati Rani kalah dan Enggan Untuk menyampaikan kesakitan nya.


"Emm ... kalau begitu kita makan di Luar Yu sayang ?? Aku kan gak Masak hari ini, Jadi Kita makan Di Luar ya ?? " Bujuk Rani sambil memeluk dan menenggelamkan Kepala nya di Dada Bidang Denis.


Denis membelalakkan Mata nya sangat malas pada Rani, Namun Rani tidak melihat nya.


"Aduh sayang, Lain kali saja Ya ?? Aku cape hari ini, Aku mau di Rumah saja. Lagian Aku sudah makan sayang di Rumah Mamah, Tadi aku Mampir dulu ke Rumah Mamah sebelum Pulang !! " Ucap Denis meyakinkan Rani.


Deggg !!!!!!


Lagi-lagi Rani Tidak percaya, atas kebohongan yang terucap dari Mulut Suami yang sangat Ia cintai itu.


"Ya-ya sudah Mas, kamu Istirahat saja Dulu. aku mau Mandi dulu !! " Jawab Rani kecewa.

__ADS_1


Namun Denis tidak memperdulikan Rani, Denis hanya membalikan Badan nya kembali Untuk melihat Pemandangan dari Atas Balkon kamar nya.


Rani melangkah menuju Kamar Mandi, dengan Air mata Mulai memenuhi Mata nya. " Kenapa kamu Berbohong Mas ?? Ada Apa ini ?? Kenapa Sikap Mu berbeda ?? Kau terlihat menyayangi ku, Tapi Kau Membohongi ku Mas !! " Lirih Rani dalam Langkah nya. Menahan Rasa Perih yang semakin terasa di dalam Hati nya.


Rani sangat kesal saat itu, Tapi Rani tidak mau meluapkan Kekesalan nya Pada Denis, Rani lebih memilih Menangis di Kamar mandi. Karna Kalau Rani sampai Marah-marah atas kekesalan nya.


Rani Takut Denis akan Pergi, dan Pasti Tidak akan Pulang lagi ke rumah untuk Beberapa Hari kedepan.


Setelah Rani Selesai dari Kamar Mandi langsung mengenakan pakaian Lingerie yang terlihat Sexy, Kesukaan Denis.


Denis Yang sedang Terduduk di pinggiran Ranjang tempat tidur nya. Langsung menoleh, Karna Rani kini sedang berdiri hadapan nya. Dengan mengenakan Baju Sexy, Rani mencoba Menggoda Suami nya, Namun Denis hanya tersenyum tidak Mengerakan Badan nya sama sekali.


Rani membungkukan Badan nya dan mengecup Pipi Denis dengan Lembut. Denis yang memang sedikit nya ada Perasaan Rindu pada Istri nya. Langsung Menarik Tubuh Istri nya agar Terduduk di Pangkuan nya.


Mereka Pun Mulai Memanggutkan B*b*r mereka satu sama Lain. Rani melepaskan Kancing pakaian Denis satu demi satu dengan Lembut nya, Saat Rani mulai bisa melihat Dada Bidang milik Suami nya.


Terkejut lah Rani dan Mulai Tersadar dengan Tanda Merah yang Menandai Dada Bidang Suami nya.


"Apa ini Mas ?? " Teriak Rani sambil terperanjat berdiri dan melepas kan Paksa Pakaian Denis.


Denis sampai Lupa, Tanda-tanda bekas kenikmatan Gwen tadi Malam. Denis Hanya Terdiam menunduk, Bingung harus menjawab Seperti Apa.


Sedangkan Rani Hanya menangis Di Sudut Ruangan Kamar nya, dengan Menangkup kan Badan nya di Atas Lutut nya sendiri, dan Memeluk Erat Lutut nya.


Sangat terdengar sakit sekali, saat Rani mengeluarkan Suara Tangis nya.


Denis Perlahan, mendekat pada Tubuh Rani.


Denis memilih Untuk berterus terang saja, Dan Denis akan membujuk Rani untuk menerima Gwen Di Antara Mereka, Dengan Alasan Supaya Denis bisa cepat-cepat Mendapati keturunan.


Dan Anak itu akan Di berikan Pada Rani, sehingga Nanti nya Denis dan Rani akan memiliki Anak, Meskipun Bukan Dari Rahim nya sendiri.


Denis akan Meminta Ijin pada Rani, untuk menikahi Gwen walau pun hanya sekedar nikah Sirih. Denis tidak mau Kehilangan Rani. Denis sangat mencintai Istri cantik nya itu. Namun sayang ke inginan Denis untuk memiliki keturunan, Tidak dapat Rani penuhi.


Dengan cepat Denis beranggapan, kalau ini jalan terbaik, Untuk Berjalan nya Kehidupan Rumah tangga mereka.

__ADS_1


__ADS_2