
BAB 63.
"Kak Pinjem Hp nya dong, aku mau cari tau dimana Hp ku di simpan. " Ucap Alex, sambil merebut Hp yang sedang Vera pegang.
Vera tak bisa berkata Apa-apa, karna Vera yakin Hp Alex Sengaja di sembunyikan oleh Ibu nya. Vera hanya berharap Alex dapat menemukan Hp nya sebelum Ibu nya kembali.
Tidak menunggu waktu lama Alex dapat menemukan Hp nya, Alex meminta Kak Vera untuk mengambil nya dan Kak Vera dengan cepat mengambil benda pipih yang di maksud oleh Alex.
Alex ingin langsung menghubungi Rani, namun saat Alex ingin melakukan panggilan Tlp, Alex melihat ada beberapa pesan berupa gambar, Alex langsung membuka nya, dan terkejut lah Alex ternyata itu sebuah Fhoto Rani bersama dengan Petra di satu ruangan.
Alex yang sedang dalam kondisi belum fit sangat terlihat sekali jika dia sedang emosi, Kak Vera melihat perubahan sikap pada Alex.
"Sial, ada apa antara Petra dan juga Rani !! Untuk apa mereka bertemu pada malam hari. " Dengus Alex dalam hati nya
Alex merasa sangat cemburu, namun Alex dapat
"Kenapa ?? " Tanya Kak Vera.
Alex tidak menjawab, namun Kak Vera langsung merebut Hp yang sedang di pegang oleh Alex.
"Rani ?? " Ucap spontan Vera.
Alex melirik ke arah Kak Vera, "Kakak mengenal nya ?? " Tanya Alex heran.
"I-iya Kakak mengenal nya, Kakak waktu itu bertemu saat di Rumah sakit. " Jawab Kak Vera pelan.
__ADS_1
"Lex, sebaik nya kamu jangan dulu berpikir yang berat-berat Istirahat saja dulu. " Usul Kak Vera, khawatir akan keadaan Alex.
"Petra !! " Bisik Alex namun dapat di dengar oleh Kak Vera.
"Belum tentu yang kamu lihat, sama seperti apa yang kamu pikirkan Lex, Kakak rau Rani sangat mencintai mu. " Ucap Kak Vera tidak ingin melihat Alex terlalu emosi pada Petra.
"Tapi Kak, kenapa Rani tidak menemui ku ?? Apa dia tidak ingin tau bagaimana keadaanku sekarang ini ?? Untuk apa dia menemui Petra ?? " Gerutu Alex, sungguh mencerminkan jika diri nya sangat tidak nyaman saat melihat Rani bersama dengan Petra.
"Apa dia tau alamat rumah ini Lex ?? " Tanya Kak Vera.
Alex mencerna perkataan Kak Vera, apa yang di katakan Kak Vera memang ada benar nya, Rani bisa saja tidak mengetahui alamat Rumah nya.
Tiba-tiba Ibu nya pun datang, "Lex nanti kakak hubungi Rani, sekarang jangan buat Mommy marah, turuti apa yang dia katakan. " Bisik Kak Vera, memperingati Alex.
Alex melihat Ekspresi Kakak nya sangat tertekan, seperti ada sesuatu yang sedang di sembunyikan, Alex tidak bisa terus-terusan diam.
"Aku mohon Mom, jangan paksa aku. Ada yang harus aku selesaikan sekarang juga. " Ucap Alex, membuat tatapan Ibu nya menjadi kesal pada Vera.
Alex dapat menyimpulkan bahwa ada yang tidak beres, dan ini pasti ada sangkut paut nya dengan Rani.
Dan Alex ingin tau sekali siapa yang mengirimkan Fhoto Rani sedang bersama dengan Petra di malam itu, dan apa Motif nya. Alex tau ada seseorang yang ingin menghancurkan hubungan nya bersama dengan Rani.
Vera mengirim pesan pada Petra, menanyakan tentang keberadaan Rani, pasti Rani mengatakan sesuatu pada Petra.
Dan Petra menjawab hari ini tepat pukul 9 pagi, Rani akan terbang ke Luar Negri.
__ADS_1
Vera langsung mengirimkan pesan petra itu pada Alex, Alex sangat cemas. Alex seketika berdiri tak perduli seberapa lemas badan nya saat itu, yang jelas Alex ingin menemui Rani saat itu juga.
"Apa ini tentang Rani ?? " Ucap tegas Ibu nya Alex seketika.
"Ada apa dengan Mommy ini ?? Bukankah saat itu Mommy sangat menyukai Rani, ada apa sebenar nya Mom ?? " Jawab Alex tidak habis pikir.
"Mommy tidak suka kamu berhubungan dengan Wanita tidak tau diri itu, Mommy mau lupakan dia dan jangan temui dia. " Teriak Ibu nya Alex, tidak mau tau saat itu.
Alex tersenyum, " Jadi ini alasan Mommy selalu melarang ku keluar kamar ?? ada apa Mommy ini ?? "
"Lex, dia itu seorang janda. dia sudah meninggalkan suami nya, apa pantas saat masih mempunyai hubungan Suami Istri dia berani nya berhubungan sama kamu, apa itu bukan lah wanita tidak tahu diri nama nya ??" Ucap Ibu nya Alex
Alex tidak menyangka Ibu nya sudah mendapatkan kabar tentang Rani, dan sedih nya itu adalah, kabar yang Ibu nya ketahui adalah kabar yang tidak benar, di samping itu Alex tau watak Ibu nya seperti apa.
"Mom, aku sungguh tidak tau siapa yang mencuci otak Mommy, Rani tidak seperti apa yang Mommy katakan. " Ucap Alex sambil berjalan dengan segala kekuatan nya, menguatkan diri nya sendiri. untuk berjalan ke arah mobil nya, dengan niat ingin menyusul Rani.
Kak Vera tidak sampai hati membiarkan adik nya pergi seorang diri, Kak Vera menyusul Alex, untuk segera mengantarnya ke bandara untuk menyusul Rani.
Alex duduk di samping kemudi dengan tangan masih memegang kain kasa yang masih melilit di kepala nya, sesekali Alex meringis kesakitan.
Ibu nya Alex berteriak pada Vera maupun Alex, untuk tidak melanjutkan niat nya untuk bertemu dengan Rani, namun Sia-sia saja mau berteriak sekencang apapun Alex tidak akan mengurungkan niat nya.
Dengan emosi Alex memukul dasbort yang ada si hadapan nya, "Sebenar nya apa yang terjadi !! Aaaaarrgghhhh !!! " Teriak Alex, entah pada siapa.
Vera melihat Alex sangat Prustasi, sehingga Vera berniat ingin menceritakan awal mula permasalahan nya.
__ADS_1
"Lex tenang lah, sebenar nya Mommy tidak menyukai Rani itu di awal kejadian saat kamu mengalami kecelakaan, Mommy menganggap bahwa Rani lah penyebab kecelakaan itu tapi sungguh Kakak tidak tau Mommy dapat informasi itu dari siapa. " Jelas Vera sambil fokus pada kemudi nya.
"Bagaimana bisa Mommy berpikir jika Rani lah yang menyebabkan kecelakaan itu, itu sudah takdir !! apa mungkin Petra yang mencuci otak Mommy ?? apa dia menaruh perasaan pada Rani ?? " Ucap Alex mencurigai Petra.