Aku Dan Maduku

Aku Dan Maduku
Pegangan Erat


__ADS_3

BAB 26.


Alex berharap lambat laun Rani akan paham, perasaan Alex sebenar nya pada Rani, Alex tidak ingin terburu-buru memaksa Rani untuk mengerti akan perasaan nya.


Biar dengan berjalan nya Waktu Rani akan sadar dengan sendiri nya, dan Alex pun menemukan waktu yang tepat untuk mengutarakan nya.


Tanpa menunggu lama Alex sudah mendapati Rani dengan Pakaian yang sangat cocok melekat di Tubuh nya. Sungguh Sederhana tapi menawan.


"Bagus, Setidak nya kamu lebih cantik di banding Tante-tante itu !! " Ucap Alex sambil menarik lengan Rani.


"Ayolah ... Lex !! Jangan Bandingkan aku terus sama Tante-tante mu itu !! " Rengek Rani seperti Anak kecil.


"Kata-kata yang sudah keluar mana mungkin bisa di tarik kembali Ran, Sudah Ayo !! " Ucap Alex.


Rani tak lupa mengunci pintu nya, sementara Alex sedang berdiri di Depan Pintu mobil menunggu Rani.


Sesudah nya Rani mengunci pintu, Rani mendekat pada Alex, dan Rani di Bukakan Pintu Mobil oleh Alex dengan lembut dan senyuman yang sangat menawan dari wajah Alex.


"Seperti Tuan Putri saja !! " Dengus Rani pada Alex.


Alex membungkukan Badan nya dan di sejajarkan nya pada Tubuh Rani yang sudah terduduk di dalam mobil nya.


"Begini lah, jikalau Wanita sudah jatuh di tangan Laki-laki yang tepat !! " Bisik Alex pada Rani.


Rani di buat mati kutu di hadapan Alex.


Rani hanya terdiam memperhatikan Alex saat memutari mobil nya dan masuk ke dalam kemudi nya.


Saat Alex sudah berada di dalam Mobil nya, Rani masih terdiam dalam lamunan nya !! Tetasan Air mata keluar dari pelupuk mata nya, Rani teringat pada Orang tua nya.

__ADS_1


Ibu Rani mengatakan, Denis bukan lah Orang yang tepat, Namun Dengan Tidak perduli nya Rani membiarkan Ibu nya hanyut dalam Kekecewaan terhadap diri Rani, yang tidak penah mau mendengar saat itu.


Hingga kini Giliran Rani yang terhanyut ke dalam Rasa penyesalan nya, Deraian Air mata terus keluar dari pelupuk Mata Rani, tanpa perduli Orang yang sedang ada di samping nya kini sedang memeperhatikan setiap Tetes dan Aliran Air mata yang membasahi wajah nya.


Alex sangat haru melihat Wanita yang ada di samping nya begitu gampang nya menumpahkan Air mata yang keluar dari Pelupuk mata nya.


Alex ingin sekali melakukan sesuatu, Agar air mata itu berhenti dan tidak akan mengalir deras lagi seperti sekarang yang sedang ia Lihat.


Lagi-lagi batasan ia ingat di antara Rani dan diri nya.


Alex hanya mengusap kecil pundak Rani, Rani semakin terremas rasa sakit nya, Tat kala merasakan sentuhan lembut dari Tangan Laki-laki yang sangat ia Rindukan selama ini.


Sentuhan Hangat yang tidak pernah Rani dapat kan dari Suami nya, namun kini ia dapatkan dari Laki-laki Asing yang baru saja dia Kenal, beberapa hari ini.


Rani menghentikan Gerakan Tangan Alex di pundak nya, Tanpa melirik ke arah alex Rani berbicara lirih. "Jangan lakukan ini Lex, Jangan kau Buat aku merasa nyaman dengan perlakuan mu lebih jauh lagi, Kau bukan milik ku. Dan aku juga bukan milik mu !! Bersikap lah seperti seorang Teman. " Ucap Rani sambil menunduk hampa di hadapan Alex.


Alex menurunkan Tangan nya secara perlahan. " Maaf jika aku keterlaluan Ran, aku hanya ingin membuat mu bahagia. Aku tidak ingin melihat mu terpuruk terus menerus seperti ini, Kau berhak bahagia. !! " Jawab Alex menatap Lirih pada Rani.


Senyuman yang berat, senyuman yang penuh dengan Arti kekuatan yang di Bangun dengan Susah payah oleh Diri Rani agar terlihat kuat di mata Lawan nya.


Naluri penyayang Alex tiba-tiba keluar begitu saja. Alex tidak mengingat batasan itu. Alex meraih lengan Rani. Sehingga membuat Rani terdiam memperhatikan Saat tangan Alex menyentuh telapak tangan nya dengan lembut dan kini sentuhan lembut itu, menjadi sangat erat menyentuh telapak tangan nya.


Rani seketika memalingkan pandangan nya ke arah wajah Alex yang ternyata Sudah memandang nya terlebih dahulu. Rani menatap Alex dengan pertanyaan yang menumpuk di pikiran nya, namun tak sanggup Rani ucapkan pada Alex.


Alex tersenyum Tenang, dan meyakinkan Rani.


"Kau ingat tangan ini tidak akan pernah lepas dari pegangan nya!! dan Tangan ini akan menjaga dengan kuat pada Pegangan yang sedang ia Pegang saat ini. "


"Apa maksud nya Lex ?? A-aku ha ..... !! " Ucap Rani terpotong oleh sentuhan jari Alex yang ia darat kan di bibir mungil Rani.

__ADS_1


"Aku tau kau Istri Orang lain, lebih tepat nya Istri yang di sakiti oleh Suami nya, Aku akan mendukung mu jika kau ingin lepas dari Genggaman Suami mu, yang tidak lagi menggenggam mu saat ini. " Ucap Alex sangat hangat dan mampu menghangat kan Hati Rani seketika.


"Itu tidak gampang Lex, itu Butuh Proses !! " Ucap Rani.


"Aku akan menemani mu, saat Proses itu berjalan !! " Jawab Alex singkat.


"Apa sesudah Proses perceraian itu, kamu akan terus menemani ku terus Lex ?? " Pertanyaan Rani sangat menggambarkan kalau Rani tidak mau Alex pergi jauh dari nya.


"Anggap lah, aku yang menyuruh mu keluar dari Rumah ini dengan status baru mu, maka dari itu akau akan memasukan diri mu kedalam rumah ku, dengan Status baru mu pula !! " Ucap Alex adalah sebuah Janji, dan Alex tidak akan pernah mengingkari janji nya, Walaupun Alex harus melewati Rintangan untuk mewujudkan Janji nya itu.


Rani langsung mengerti Arti dari Ucapan Alex, Setidak nya tanpa Denis ketahui, Rani sudah membuktikan bahwa diri nya mampu hidup tanpa Ada Denis di Dalam hidup nya. Dan Rani mampu membuktikan Bahwa Alex lebih baik dari Denis dari segi apapun.


Rani hanya tersenyum dan mengerat kan Pegangan nya pada Tangan Alex.


Alex yang mengerti bahwa Rani menaruh harapan besar pada Diri nya saat ini, Pegangan Erat yang Alex rasakan kini. Meyakinkan bahwa Rani pantas untuk ia perjuangkan saat ini.


"Aku memang akan memikirkan Tentang Perceraian itu Lex, Tapi aku tidak akan melibatkan mu, Aku tidak mau kau di Anggap benalu dalam hubungan Rumah tangga ku bersama Denis !! Aku akan melakukan nya sendiri !! " Jelas Rani dan Menjadikan Paham oleh Alex.


Alex mengangguk yakin. "Aku tidak akan ikut serta dalam menjalankan Gugatan cerai mu itu Ran, tapi aku akan ada di belakang pengacara terbaik yang akan mendampingi mu nanti nya, Dia Rekan terbaik ku, sekaligus pengacara dalam masalah yang selalu ada di dalam Perusahaan ku !! " Ucap Alex sambil mulai melajukan Kendaraan nya dengan kecepatan sedang menemui Ibu nya.


"Perusahaan ?? pengacara ?? Pasti itu pemberian dari Tante-tante mu itu ya ?? " Ucap kesal Rani, mulai merasakan tidak nyaman di hati nya.


Alex menatap Rani dan tersenyum saat melihat bibir Rani yang terlihat sangat manis dan Lucu saat kesal. Alex semakin menggoda Rani. " Ya- iya lah dari siapa lagi !! Seorang Alex tidak akan menjadi seperti sekarang ini, jikalau Tidak Ada Tante-tante yang di maksud kamu itu !! " Ujar Alex percaya diri.


"Iihhhh .... Jauhi mereka !! " Bentak Rani sambil mencubit lengan Alex.


"Awww ... sakit Nona !! apa kau cemburu ?? " Ucap Alex menggoda Rani.


"Sudah lah cepat, kendalikan Mobil Anda dengan Hati-hati Tuan. Jika Kau lengah kau tidak akan bisa menemui Tante-tante mu itu lagi !! " Umpat Rani sambil melipatkan Lengan nya dan melihat ke samping jalan, tanpa melihat Alex.

__ADS_1


Alex tertawa tak bisa lagi menahan rasa Geli yang menerpa diri nya, karna Sikap Rani yang Alex lihat. " Baik lah Sayang !! Alex mu ini akan menjadi Alex mu Seutuh nya, Tanpa ada sentuhan Dari Tante-tante itu, Asalkan Kau bisa memberikan kasih sayang melebihi Kasih sayang dari Tante-tante itu !! Bagaimana ?? " Tanya Alex sambil menggoda Rani.


"Bodo Amat !!!! " Jawab Rani ketus, namun semakin membuat Alex tertawa Lepas saat mendengar kekesalan Rani saat itu.


__ADS_2