
BAB 48.
"Aku tidak perduli Ran, seberapa rasa sakit itu, yang jelas aku tidak mau pisah dari kamu Ran. " Ucap Denis terus saja tidak menyerah.
Sehingga Orang-orang di sekitar memperhatikan Denis dan juga Rani.
Denis terus berusaha memeluk Rani, namun Rani berhasil lari dan lepas dari usaha Denis untuk memeluk nya.
Alex mengejar Rani, karna Alex melihat Denis akan mengejar Rani juga. Alex akan mendapat kan Rani terlebih dahulu di banding kan Denis.
Rani terus saja berlari, tanpa menoleh ke belakang, dan Rani Tiba-tiba di tarik oleh seseorang ke sudut ruangan untuk bersembunyi.
Rani sangat kaget, dan memejamkan mata nya. Seseorang itu Alex, Alex melihat Denis sudah melewati di mana Alex menyembunyikan Rani.
Rani membuka mata nya pelan, Saat Rani melihat Laki-laki yang menarik nya adalah Alex, Rani tidak percaya. Selang beberapa Detik Rani baru tersadar bahwa itu benar Alex.
Rani memeluk Alex, Alex masih melihat sekitar. dan Alex segera memberikan Sweter untuk Rani pakai, Agar Denis tidak mengenali nya.
Alex menangkup wajah Rani, " Dasar bandel, kenapa kau masih nekad, untuk bertemu dengan nya, Hah ?? Apa kau rindu pada Laki-laki itu ?? " Ucap Alex kesal.
"Maaf, aku tadi nya hanya ingin meluapkan kekesalan ku saja, namun aku tidak menyangka jika dia akan mengejar ku !! Aku pikir di tempat ramai seperti ini, dia tidak akan berbuat Macam-macam. " jawab Rani, sangat polos.
"Ya Ampun Rani, dia itu menginginkan kamu !! kamu masih hak dia, jika dia memaksa mu di tempat ramai sekali pun, kamu tidak akan mendapatkan pertolongan dari siapa pun !! Karna kamu masih Istri dari Laki-laki itu !! " Ucap Alex, sangat tidak mengerti dengan pola pikir Rani, yang sangat membahayakan diri nya sendiri.
Alex melihat Rani sedih, karna mendapatkan suara keras dari Alex, Alex melakukan itu karna Khawatir pada Rani.
Alex memeluk Rani kembali. "Ya Sudah Sayang, sekarang kita Pulang, biar aku yang Antar !! Besok kamu harus ke pengadilan kembali, seharus nya kamu istirahat !! " Ucap Alex sangat lembut.
__ADS_1
"Terima kasih !! Kamu selalu datang, di waktu yang tepat !! " Jawab Rani lirih.
"Aku juga salah, tadi aku sengaja tidak mengangkat Tlp dari kamu !! karna aku sengaja ingin memberikan kejutan pada mu, tapi aku lihat mobil kamu keluar, jadi aku ikutin kamu sampai di sini !! " Jelas Alex, menenangkan Rani.
"Ya sudah Ayo !! Mau langsung pulang, atau makan dulu ?? " Tanya Alex, takut Rani belum makan.
"Makan saja dulu !! Aku tau kamu belum makan. " Jawab Rani pada Alex.
"Ih so Tau, bilang saja kamu kangen aku kan ?? " Goda Alex pada Rani.
"Aku denger, dari tadi perut kamu kriuk-kriuk, jadi aku tau kamu belum makan !! " Jawab Rani, sambil mencubit lengan Alex.
"Kriuk-kriuk, memang perut aku keripik apa !! Ya sudah kita makan dulu, dan janji tidak mengulangi nya lagi. ok ?? " Ujar Alex, memberikan peringatan pada Rani.
"Iya ... iya !! My Hero ku !! " Jawab Rani, gemas pada Alex.
"Etssss ... tidak segampang itu, You Know ?? " Jawab Rani, sambil memakai sweater pemberian Alex.
"Awas ya kamu !! " Ujar Alex.
Rni menarik lengan Alex, dan Tiba-tiba Tubuh Rani di tarik keras Oleh Denis, Alex tidak mengetahui bahwa dari tadi Denis masih mencari Rani.
Tubuh Rani terjatuh ke lantai, dan Alex menatap geram pada Denis.
"Hay Bung, jangan kau sentuh Dia !! " Ujar Alex pada Denis.
Denis melirik ke arah Alex, dan kini Wajah ALex terlihat jelas oleh Denis.
__ADS_1
Denis tertawa, lalu menepuk kan tangan nya, " Oh ... Oh .... Oh, jadi ini sosok Manusia yang sudah mempengaruhi Istri ku, Emmm ... jadi ini yang kamu lakukan di belakang ku Rani ?? " Bentak Denis pada Rani, yang masih terduduk di lantai, dan masih memegang tangan nya yang sakit, karna terbentur pada Tembok.
Rani sangat cemas, akan keselamatan Alex. Rani ingat pada perkataan Deni, bahwa diri nya tidak akan membiarkan siapa pun, Laki-laki yang sedang dengat dengan Rani.
Rani bangkit, dan langsung menghalangi tubuh Alex. Alex melihat lengan Rani sembab dan itu membuat Alex semakin mengerat kan tinju nya.
"Ran !! sekarang aku minta kamu minggir, dan cari tempat Aman, Ayo ... Aku bisa mengatasi bajingan sati ini, cepat !! " bisik Alex pada Rani, namun pandangan nya masih pada Denis yang sangat membuat nya emosi.
"Tidak Lex, aku takut kamu kenapa-kenapa !! Biar aki bicara dengan Denis, dan kamu pergi saja Lex !! Aku takut Denis melukai mu !! " Jawab Rani, masih menahan rasa sakit di lengan nya.
"Kau ini jangan berpikir koyol seperti itu !! Aku tidak mungkin membiarkan mu, di bawa oleh bajingan itu. " Jawab Alex sambil menarik tubuh Rani ke belakang tubub nya.
"Dasar cewe murahan !! Berani nya kamu main belakang, kau ini masih istri ku Rani !! kau sama saja seperti Wanita murahan di pinggir jalan. " Tariak Denis, karna merasa cemburu hingga tidak bisa berpikir lebih jernih lagi.
Rani mendengar perkataan Denis menjadi Drop, karna setiap tatapan mata yang melihat nya, seperti jijik, sama seperti melihat kotoran yang tidak nyaman untuk di lihat.
Rani terisak menangis, Rani menahan lengan Alex agar tidak berbuat lebih jauh lagi. Rani mengajak Alex untuk pergi, namun Alex tidak mau pergi.
Alex mendekat pada Denis, Denis merasa tertantang. dan kini Denis berhasil mendarat kan satu pukulan di wajah Alex, Rani histeris namun Alex malah tersenyum.
Di balik senyuman Alex, tersimpan emosi yang sudah terkumpul pada telapak tangan Alex, dan sebuah tinju sudah siap lepas landas dan akan segera mendarat di wajah Denis, Alex memastikan jika pukulan nya akan lebih sakit dibanding pukulan yang Denis berikan pada diri nya.
"Bbbbbuuggghhhh .... Bbbbbbuuuuuggghhh .... !! " Pukulan Alex berhasil membuat selurus wajah Denis lebam, Denis sampai tersengkur pada Pas bunga hiasan, yang ada di sekitar tempat itu.
Saat Denis terkapar, Alex mendekat dan menarik kerah kemeja Denis. "Hey bajingan, jika kau menganggap Rani sebagai wanita murahan, lalu kau Laki-laki seperti apa Hah ?? Berani kau sentuh dia lagi, ingat nama ku Alex Wardana, kau bisa mencari ku. dimana pun kau mau !! jika kau masih nekat, dan masih ngeyel untuk tidak mau berpisah dengan Dia, jangan harap kau bersama keluarga mu masih bisa memakan nasi di esok hari, dan aku pastikan kau dan keluarga mu akan menyantap sampah setiap hari nya. Ingat itu !! " Bentak Alex keras pada Denis.
Denis meludah ke sembarang tempat, " Cuihhh ... persetan dengan ancaman mu itu, ingat jika aku tidak mendapat kan Rani lagi, kau pun sama tidak akan pernah mendapatkan Rani, cam kan itu !! " jawab Denis tidak ada Takut-takut nya, sama sekali.
__ADS_1
Alex semakin ingin membuat Denis menyesal, oleh sikap dan perkataan nya sendiri, Alex membantingkan tubuh Denis, dan dengan cepat petugas ke amanan pun melerai perkelahian itu, Alex menarik lengan Rani, Rani yang lemas menjadi sangat enteng saat Alex menarik tubuh nya, untuk segera keluar dari tenpat itu.