
BAB 21.
Alex melirik Ke arah Rani, dan menggelengkan Kepala nya. " Masih saja kamu beranggapan seperti itu !! jika nanti kamu Tau siapa saya Sebenar nya, Kamu akan Jatuh Pingsan. Saya akan Pasti kan itu !! " Ujar Alex berhasil membuat Rani penasaran.
"Bodo Amat !! " Jawab ketus Rani, Sambil membuang Muka nya ke sembarang Arah.
Alex yang melihat tingkah Rani, Terkekeh Di Buat nya,
Alex pun Telah sampai di Tujuan, Tempat yang sejuk dimana Deruan Ombak terdengar sangat Jelas, Hembusan Angin Terasa sangat Kencang, namun sejuk Di Tubuh Rani yang Akan Rindu Pada Ketenangan Jiwa.
Rani keluar dari Mobil Alex, Rani berlari Mendekati Pasir Putih yang ada di Bibir Pantai itu.
Rani sungguh tidak Menyangka Bahwa Alex akan membawa nya ke tempat senyaman Itu.
Alex menghampiri Rani dengan Gaya Maskulin nya.
"Apa kau Senang ?? " Tanya Alex Tiba-tiba.
Rani melirik ke arah Alex. " Bukan kau selau Tau, apa yang tersirat pada Wajah ku !! " Ucap Rani pada Alex.
"Tentu saja aku melihat mu sangat Bahagia, Apa lagi kau Pergi Bersama Laki-laki Seperti diri ku. Kau Tau ?? Kau wanita beruntung di dunia ini !! Kau satu-satu nya Wanita yang Aku ajak ke tempat ini. " Ucap Alex sambil duduk di Hamparan Pasir Putih itu.
Di susul dengan Rani, Rani duduk di samping Alex, Mereka memperhatikan deruan Ombak. yang Bergemuruh tertiup angin.
__ADS_1
Rani yang mengenakan Baju Pesta Tanpa Lengan, Sanggup membuat Alex simpatik terhadap nya.
Alex membuka Jas yang ia kenakan, dan di pakai kan Pada Rani. "Pakai lah ini, Jangan So Kuat !! padahal hati mu Rapuh. keluarkan lah apa yang ingin kamu katakan !! lautan ini tidak akan Pernah menertawakan mu, lautan ini akan menjadi pendengar setia mu, dan Lautan ini yang akan Membawa masalah mu pergi bersama Ombak yang terus ber deru di atas nya !! " Ucap Alex sambil menerapkan Jas nya di tubuh Rani, yang hanya menunduk tanpa kata saat itu.
Tiba-tiba Rani berdiri dan berteriak sangat kencang, sambil berlari kecil mendekat ke Sisi pantai itu, "Aaaaaaaaaaarrrrggggghhhhh .... Aku Benci kamu Deniiiiiisssss .... Aaaaarrrggghhhhhhhh Benci !! aku benciii kamu ... " Rani Terduduk lesu sambil menangis, seakan Air mata yang keluar adalah Air mata dari semua kesedihan nya.
Alex tesenyum ke Arah Rani, dan Alex berdiri menghampiri Rani. Yang mulai lemas dan terduduk di sisi Pantai, dengan Baju setengah Basah karna Duduk dan sempat tersentuh oleh Ombak yang berayun ke arah nya.
Alex memegang Pundak Rani dan mencoba membangun kan nya. Dengan Tenaga Alex, Rani bisa bangun dari Bibir pantai itu. Sungguh lemas Tubuh Rani saat ini.
Rani membalikan Badan nya pada Alex, dan menangis di Bidang Dada Alex, Rani seakan Lupa Bahwa Dada Datar yang ia pakai untuk bersandar Saat ini, adalah Dada Milik Laki-laki yang selalu ia Juluki sebagai Simpanan Tante-tante.
Alex mengusap lembut Kepala Rani, Hingga Rani semakin nyaman berada dalam dekapan Alex.
Rani semakin tersendu-sendu Menangis dalam Dekapan Alex.
"Kau tidak Perlu merasa jadi Wanita Gagal Ran, Kamu akan Menjadi Kelebihan Dan kekurangan Bagi Orang-orang yang sangat mencintai mu dengan Tulus, Jika Suami mu seperti ini menanggapi kekurangan mu, Maka Anggap saja dia tidak Tulus mencintai mu !! Jika Seandai nya Pikiran Suami mu, akan lebih Bahagia dengan jalan yang ia Pilih, Maka Biarkan lah Dia Bahagia !! Jangan korbankan diri mu Ran, jika Tidak Kuat, Ayo !! Kamu bisa Pergi. Kamu bisa bahagia tanpa Diri nya. setidak nya kamu Harus bahagia, meskipun Tanpa ada diri nya di samping mu !! " Ucap Alex lembut pada Rani, sambil mengusap lembut kepala Rani.
Alex dan Rani sejenak terdiam, mengikuti Suara Deruan Ombak yang terdengar semakin keras, dengan Berjalan Malam yang semakin Larut.
"Terima kasih Lex, Aku lega sekarang !! Terima kasih, sudah mau menemani ku. Dan Terima kasih banyak, karna kamu Mau mengajak ku ke tempat ini. Ini akan jadi Tempat Favorit ku Lex. Kamu benar, Lautan ini adalah Sahabat Bagi siapapun yang ingin menumpahkan kesedihan nya di sini. Terima kasih !! " Ucap Rani sambil menjauh kan Tubuh nya dari dekapan Alex.
Entah kenapa Laki-laki se Dingin Alex, Mampu membuat Rani menghangat Kali ini, dan Alex merasa Gugup saat, Rani mulai melepas kan pelukan nya dan Menatap pada Diri nya.
__ADS_1
"Eemm ... Sama-sama Ran, ini sudah malam !! Sebaik nya aku Antar kamu Pulang !! " Ucap Alex, sambil membersihkan Pasir yang menempel di Lengan Rani.
Saat itu Rani menjadi Murung seketika.
"Kenapa ?? Apa kau Masih mau berada si samping ku Ran ?? " Tanya Alex Percaya diri pada Rani. sambil menyunggingkan Senyuman Nakal nya. untuk membuang rasa Gugup dalam diri nya sedikit.
Rani hanya Tersenyum, Rani tidak ingin meladeni Candaan nya Alex. " Saat ini aku Malas untuk pulang ke rumah Lex, Aku ingin Pulang ke Rumah Orang tua ku !! " Ucap Rani, sambil menundukan kepala nya.
"Baik lah, aku Antar !! kan bisa Ketemu langsung sama Calon mertua !! Iya kan ?? " Jawab Denis semangat.
"Kalau begitu, Antar kan aku sekarang juga, Ke Rumah Orang tua ku, di USA !! " Jawab Rani menaruh harapan pada Alex.
Alex terkejut saat Rani mengatakan Keberadaan Rumah Orang Tua nya saat ini. "Jika itu, bisa membuat mu Bahagia. Maka Sekarang kita akan Berangkat, Kerumah Orang tua mu !! " Ucap Alex serius.
Rani menjewer Telinga nya Alex dengan Gemas, " Iihhh ... kalau Bercanda tuh pada takaran nya Dong, Mentang-mentang Banyak Uang dari Tante-tante itu. Jadi Seenak nya saja mau ajak aku ke Rumah Orang tua ku. " Ucap Rani sambil berdiri, menuju Mobil Alex.
"Baru kali ini, ada cewe yang berani menjewer Telinga ku, jadi Rindu Masa kecil ku Dulu !! Rani .. Rani, jika kamu Mau Malam ini pun kita Bisa berangkat, kemana pun kamu mau. Bahkan Kita bisa berkeliling Dunia saat ini !! Asalkan kami minta. " Ujar Alex tanpa Di sengar oleh Rani, Karna Rani sudah meninggalkan nya.
Tentu saja Alex mempunyai Akses yang Gampang, apabila ingin melakukan Penerbangan ke Negara mana pun, tinggal Telpon. Maka Pesawat Pribadi pun, Akan Siap mengantar nya kapan pun.
Alex mengerti kenapa Rani, malas pulang ke Rumah nya sendiri. Rani pasti akan mengingat Suami nya, Yang kini sedang Menjalani Malam Pengantin dengan Istri ke dua ny.
"Apa aku bawa ke rumah saja ya ?? Biar Bisa bertemu sama Mamih, Dan Pasti Rani kaget. Setelah tau Tante-tante yang ia Sangka kan pada nya, Ialah Ibu kandung ku. Bisa mati kutu dia, Hahahaha !!! " Ucap Alex, sambil tertawa dan berjalan menyusuli Rani yang sudah terlebih dahulu, masuk ke dalam Mobil nya
__ADS_1