Aku Dan Maduku

Aku Dan Maduku
BAB 103. Masa lalu


__ADS_3

Di hari itu Rani kedatangan Tamu tak di undang.


Rani yang sedang duduk santai menunggu waktu untuk pergi ke butik nya terhalang saat suara bell berbunyi dan saat tahu siapa yang datang.


"Nyah ada Tamu. " Ucap Asisten yang bekerja di rumah Rani pada Ibu nya.


"Siapa Bi ? " Tanya balik Ibu nya Rani.


"Tidak tahu Nyah, dia bilang ingin bertemu Nyonya dan Tuan. " Jawab Asisten itu kembali.


"Oh ... ya sudah Bibi tolong buatkan Teh hangat saja ya ? Terima kasih Bi. " ujar Ibu nya Rani.


"Baik Nyah, "


Menghampiri Tamu yang di katakan oleh Asisten nya itu.


Ternyata yang datang adalah Ibu nya Alex, dengan keras kepala nya Ibu nya Alex nekad datang ke rumah Rani.


Ibu nya Rani semakin mendekati Ruang makan, terlihat oleh mata Ibu nya Rani, seorang Wanita paruh baya dengan rambut di sanggul kecil, dan pakaian yang begitu rapih.


Sangat terlihat Orang dari kalangan atas. Saat semakin dekat Ibu nya Rani sedikit kaget dan tidak percaya atas apa yang dia lihat.


Sementara Ibu nya Alex belum merasakan apa yang Ibu nya Rani rasakan, Kini kedua nya saling menatap satu sama lain.


"Loh kamu ? " Tanya Ibu nya Rani terkejut.


Entah kenapa wajah Ibu nya Alex menjadi gelagapan yang tadi nya penuh dengan emosi, kini menjadi merah seperti malu dan takut.


Ibu nya Alex hanya diam seperti ingin berlari menatap Ibu nya Rani, sedangkan Ibu nya Rani biasa saja.


"Apa betul ini rumah Rani ? " Tanya Ibu nya Alex.

__ADS_1


Ibu nya Rani menatap sekeliling nya. " Ya betul, "


"Kamu siapa nya Rani ? " Tanya Ibu nya Alex seperti tersudut kan.


Ibu nya Rani semakin bingung dengan gaya bicara Ibu nya Alex.


"Ya tentu saja Rani adalah Anak ku. " Jawab lantang Ibu nya Rani.


"Sekian lama kamu menghilang, dan kamu tidak ada kabar sama sekali. Dan Tuhan mengirimkan kamu kembali ke rumah ini dan kita akhir nya bertemu kembali." Ucap Ibu nya Rani.


"Sudah lah saya tidak ingin membahas yang lalu, saya kesini hanya sebagai seorang Ibu yang tidak suka jika anak kamu dekat dengan anak saya. " Ucap lantang Ibu nya Alex membuat Ibu nya Rani terbangun kan saat mengingat masa lalu nya saat di tipu oleh Ibu nya Alex.


"Maksud kamu ? siapa anak kamu ? " Tanya Ibu nya Rani.


"Ya ... tentu saja anak ku seorang pengusaha sukses, siapa pun pasti mau menjadi pendamping dia. " Jawaban Ibu nya Alex sangat lah sombong.


Padahal kalau di perhitungkan, kekayaan yang Alex punya dan yang Orang tua Rani punya masih di atas Orang Tua Rani di banding Alex.


"Apa anak anda Alex ? " Tanya Ibu nya Rani, karna setau nya Rani hanya dekat dengan Alex.


"Saat saya sebutkan Anak saya pengusaha hebat kamu bisa tebak siapa anak saya, ya anak saya Alex. " Ucap nyinyir Ibu nya Alex.


Ibu nya Rani hanya menghela nafas dan membuang nya dengan senyuman heran dan geli mendengar perkataan Ibu nya Alex.


Rani dan juga Ayah Rani belum keluar dari kamar nya masing-masing, dan tidak tahu jika ada yang datang.


"Saya tahu anak kamu Alex ! karna Alex sendiri lah yang meminta pada kami untuk menyampaikan maksud baik nya pada anak kami. Saya tidak tahu jika Alex itu anak kamu. Andai saya tahu, saya pasti akan datang langsung menemui kamu, dan menyelesaikan yang belum selesai di masa lalu. " Jawab Ibu nya Rani jadi ingin mengungkit masa lalu yang cukup pelik antara diri nya dan juga Ibu nya Alex.


"Tapi saya sudah tidak minat untuk membahas masa lalu, saya kesini untuk membicarakan masa depan anak saya jika sampai anak saya menikahi anak kamu yang seorang janda itu. " Jawab Ibu Alex benar-benar membuat Ibu nya Rani naik pitam.


Ibu nya Rani melihat cara bicara Ibu nya Alex saat mengatakan Rani adalah seorang janda, ekspresi wajah Ibu nya Alex, menggambarkan jika diri nya sedang merendahkan martabat Rani yang seorang janda.

__ADS_1


"Tutup mulut kamu itu, apa salah nya menjadi seorang janda Hah ? kenapa kamu meminta anak saya menjauhi Alex ? Apa kamu tidak mampu meminta anak kamu sendiri untuk menjauhi anak saya Hah ? " Ujar Ibu nya Rani sangat lantang dan keras.


Keributan mulai terdengar samar di telinga Ayah Rani dan juga Rani.


Kedua nya segera keluar dari kamar masing-masing, namun Ayah Rani lebih dulu sampai di bandingkan Rani yang harus menuruni anak tangga terlebih dahulu.


"Ada apa Mom ? Sabar ! " Ucap Ayah Rani menghampiri Istri nya, tanpa melihat tamu yang membuat Istri nya emosi seperti itu.


"Pah, lihat ! siapa yang berkunjung ke rumah kita sepagi ini. " Ucap Ibu nya Rani pada Ayah nya Rani.


Saat melirik ke arah Ibu nya Alex, Ayah nya Rani mengingat wajah yang tidak asing bagi nya.


Emosi Ayah Rani pun sempat bangkit, namun emosi itu mereda saat mengingat suami dari Ibu nya Alex, yaitu Ayah Alex meninggal saat melindungi Ibu nya Alex.


"Mau apa kamu datang kesini ? " Tanya Ayah Rani masih menenangkan Istri nya.


"Pah, dia menghina anak kita Rani, ternyata dia itu Ibu nya Alex. Dan dia meminta agar Rani mau menjauhi Alex. " Jelas emosi Ibu nya Rani.


"Iya Mom, tenang ! Mommy tidak boleh seperti ini, Tenang ya ? " Usap lembut Ayah Rani.


"Silahkan duduk Nyonya. " Ucap tegas namun pelan Ayah Rani mempersilahkan Ibu nya Alex untuk duduk, karna dari tadi ia hanya berdiri.


"Saya tidak tahu akar permasalahan antara anda dan anak saya, yang saya tahu anak saya dan anak anda saling mencintai satu dengan yang lain nya. Lantas atas dasar apa anda meminta anak saya untuk menjauhi anak anda ? " Tanya Ayah nya Rani dengan serius.


"Dia bilang sama Mommy karna anak kita seorang janda Pah, Mommy tidak terima jika wanita itu menghina Rani anak kita. " Jawab keras Ibu nya Rani.


"Iya Mom iya, tenang ! Papah juga tidak akan terima jika ada orang yang menghina anak kita. " Jawab Ayah Rani pada Istri nya.


Ibu nya Alex belum menjawab dia hanya tersenyum puas saat melihat emosi di wajah Ibu nya Rani.


"Jika benar alasan nya itu, hanya karna status anak saya seorang janda, memang apa salah nya ? Toh anak anda juga sudah tahu status anak saya itu janda, tapi kenapa anak anda terus mengejar anak saya ? berarti anak anda tidak mempersalahkan status anak saya, yang jadi masalah nya itu anda selalu melihat orang hanya dari status nya saja. " Cerca Ayah Rani.

__ADS_1


"Loh Tante !! " Ucap syok Rani saat tiba di ruang tamu itu.


__ADS_2