Aku Dan Maduku

Aku Dan Maduku
Ibu Iren


__ADS_3

BAB 27.


Gwen sangat Emosi namun dia harus menahan nya, Gwen sangat kacau ketika Tau Rani mengetahui Tentang bayi yang di kandung oleh nya bukan lah anak dari Denis.


Seketika Gwen mundur dari hadapan Rani, dan segera meraih tangan Denis, dan menarik nya keluar dari Toko perhiasan itu.


Rani hanya menatap Puas pada Kepergian Gwen dan Denis dari hadapan nya.


Sekarang Tinggal Rani terduduk Bingung harus bicara apa pada Alex, karna dia Sudah berani membeli perhiasan itu.


Tak lama Alex datang dengan Pesona ketampanan yang luar biasa.


"Ada apa Nona ?? Kelihatan nya sangat Bingung sekali ?? Apa ada masalah ?? " Ucap Alex bergaya Sangat Tampan.


Rani langsung bangkit dari Duduk nya. "A-anu Lex, Emm ... Aku sudah pilihkan, Perhiasan Untuk kamu Berikan Ke Tante-tante kamu itu !! Dan Aku sudah pilih yang mahal tadi Lex, Emm ... jika ke mahalan, Bisa gak ya Di Tuker ke yang lebih murah ?? " Ucap Rani tidak enak pada Alex.


"Is .. Ok Ran !! Yang dia kasih bahkan lebih dari itu !! " Ucap Alex pada Rani Ringan.


Rani berdecak kesal, di belakang Alex.


"Ya Sudah, Ayo kita Pergi !! " Alex menarik lengan Rani, Karna Alex melihat Rani sangat Malas dan Kesal.


Saat Rani dan Alex berjalan, Rani melihat ada Wanita paruh baya melambaikan Tangan nya, dan di balas lambaian Tangan pula oleh Alex.


Rani membulatkan mata nya tak percaya pada Alex, Rani berjalan mengikuti langkah Alex, itu pun karna tangan Rani di tarik oleh Alex.


"Lex !! " Ucap Rani kesal pada Alex.


Tapi Alex tak memperdulikan bisikan Rani, Rani sangat kesal. Bisa-bisa nya Alex mengajak Tante-tante nya, saat Jalan bersama Rani.


"Kalau tau begini !! aku gak akan mau di ajak jalan sama kamu Lex. " Rani terus saja menggerutu di samping Alex.


Alex hanya tersenyum. Saat Alex sudah mendekat pada Ibu nya, Alex langsung memeluk Ibu nya, tanpa melepaskan genggaman nya pada Tangan Rani.


Saat Rani melihat Alex memeluk Tante-tante itu, Rani dengan Paksa melepas kan genggaman Alex di Tangan nya. Dan Rani Hendak pergi meninggalkan Alex dan Ibu nya.

__ADS_1


"Mommy !! " Ucap Alex pada Wanita yang sedang ia peluk.


Rani masih belum Sadar kalau dia adalah Ibu kandung dari Alex.


"Hy ... Anak ku sayang !! Tumben Ajak Mommy kesini, ada apa ?? " Ucap Ibu Iren, Ibu nya Alex.


Rani terjenga, saat Tante itu mengatakan Anak ku sayang. " Apa aku tidak salah dengar ?? Dia Ibu nya Alex ?? Hah ?? " Gerutu Rani sambil menatap Alex.


Alex tersenyum karna Alex bisa merasakan bertapa terkejut nya Rani saat itu. Alex pun melepaskan Pelukan nya dari Tubuh sang Ibu.


Dan menatap Rabi, yang sedang tertunduk malu oleh Alex. Alex terseyum.


"Mommy, Kenal kan !! Ini Rani, Teman dekat ku belakangan ini !! " Ucap Alex sambil mendekap Pundak Rani.


Rani terkejut atas sikap Alex yang sedang memperkenal kan Diri Rani pada Ibu nya. Rani masih terdiam Melihat wajah Alex.


Alex sampai menggoyangkan Tangan nya, untuk membangun kan Rani dari lamunan nya.


"Eh ... I-iya Tante !! Perkenal kan Nama saya Rani, Senang Bisa bertemu dengan Tante !! " Ucap Rani dengan wajah memerah.


"I-iya Tante !! " Ucap Rani, masih bingung dengan Keadaan.


Alex pun mengajak Ibu nya dan Rani untuk Makan malam terlebih dahulu sebelum pulang.


Sesampai nya di meja makan, Alex duduk di antara Ibu Iren dan Rani.


Rani masih tertunduk malu, Seketika Alex meraih tangan Rani di bawah meja, tanpa sepengetahuan Ibu nya.


Alex menatap Rani, walau pun di depan Ibu nya sendiri, Rani mencoba melepaskan genggaman Alex. Namun tidak bisa.


Lalu Alex mengeluarkan Kotak kecil yang berwarna Hitam, Ternyata itu perhiasan yang tadi ia beli bersama dengan Rani.


"Mommy, Lihat lah !! Alex ada hadiah kecil untuk Mommy. ini Rani yang pilihkan Langsung loh Mom !! " Ucap Alex hangat pada Ibu nya.


"Wow ... So sweet !! Terima kasih Nak, Kamu ko tau sih selera Tante ?? Maksih ya sayang, Tante percaya ini pilihan Kamu Nak, karna tau Alex itu paling tidak bisa memilih satu perhiasan, Dia selalu berpikir Dalam satu toko perhiasan itu, semua nya bagus !! malah dia bilang, beli saja Mom sama Toko-toko nya dari pada bingung harus pilih yang mana !! " Dengus Ibu Iren sambil tertawa.

__ADS_1


Rani pun ikut tertawa, " Oh ya Tan ?? Pantas saja, dia yang ajak aku loh tan kesini, Tapi pas aku sampai di toko perhiasan itu, Dia nya malah gak ada Tan !! " balas Rani pada Ibu Iren.


Ibu Iren dan Rani pun tertawa bersama. sementara Alex memperhatikan Kedua wajah Wanita yang sedang ada di hadapan nya itu, Sungguh pemandangan yang sangat indah dan menenangkan hati.


"Oh Iya Ran, Ko Tante merasa sering bertemu ya sama kamu !! Tapi dimana ya, Tante lupa. " Ucap Ibu Iren. sambil berpikir.


Rani pun ikut berpikir, karna Rani sungguh tidak tau, pernah melihat Ibu Iren dimana. Kalau bukan waktu itu di salon kecantikan. "Apa Di salon ya ?? " Pikir Rani dalam hati nya.


"Oh ... ya Tante ingat !! Di salon kecantikan langganan Tante. " Ucap Ibu Iren mengagetkan Alex dan Rani yang sedang berpikir, dengan pikiran nya Masing-masing.


"Memang betul Mom !! Dari sana lah awal mengir .... " Ucap Alex, namun di Potong oleh pukulan kecil yang di lakukan oleh tangan Rani di bawah meja.


"Aww ... " Seketika Alex merintih kesakitan.


Rani seketika menahan tawa nya, karna Tangan Rani tidak mendarat sesuai harapan, Niat Rani ingin memukul paha Alex. Namun meleset Tangan Rani malah memukul kecil Barang terlarang Alex.


Rani tak kuat menahan tawa nya, saat melihat Alex merasa kesakitan oleh tepukan tangan Rani.


"Kenapa Nak ?? " Ucap Ibu Iren cemas.


"Gak ... Mom !! Ini kaya nya ada semut Mom, berani-berani nya dia menyentuh barang kesayangan aku Mom, liat saja nanti. kalau ketemu, Alex akan minta pertanggung jawaban nya !! Berani berbuat harus berani bertanggung jawab. " Ucap Alex menyindir Rani, sambil meraih tangan Rani.


Rani hanya tak kuat menahan Tawa nya. namun sebanar nya Rani merasa ngeri, atas ancaman yang Alex lontarkan pada Ibu nya.


Ibu Iren berdecak kesal. "Kau ini, Ada-ada saja !! " Umpat Ibu Iren.


Rani semakin tak Kuat menahan tawa nya.


Candaan mereka pun terpotong, karna pesanan makanan mereka sudah datang, dan sudah siap di santap.


Namun Rani belum bisa menikmati makanan nya, karna Alex terus saja menggenggam tangan kanan Rani.


"Lex, biarkan Rani makan dulu !! Kalau kamu pegang terus tangan nya, mana bisa di makan ?? Lagian Rani kan gak bakalan kabur, tenang saja Lex, kalau Rani kabur. Mommy yang akan mencegah nya demi kamu !! " Ucap Ibu Iren berhasil membuat Rani dan Alex malu, dan segera melepaskan pegangan tangan nya.


Rani dan Alex pun saling menatap. dan wajah mereka seketika memerah. Sementara Ibu Iren tertawa, melihat Muda-mudi yang sedang di mabuk cinta itu.

__ADS_1


Tatapan Rani dan Alex memang terlihat biasa saja di mata Orang lain. Namun tidak di mata Ibu Iren. Sorotan mata mereka menandakan bahwa mereka ingin memiliki satu sama lain nya.


__ADS_2