Aku Dan Maduku

Aku Dan Maduku
Kekuatan Rani


__ADS_3

BAB 32.


Dengan begitu setidak nya Rani tidak akan mendapatkan Penghinaan dari Denis lagi,


Rani tidak memikirkan dampak buruk apa yang akan dia terima nanti nya, entah itu perlakuan kasar dari Denis atau bahkan lebih dari itu.


Yang Rani ingin saat ini hanyalah cepat berpisah dari Denis, dan ingin beranjak pergi dari Zona tidak nyaman ini.


Malam itu pun berlalu, semua Berkas sudah berhasil di siap kan, dan Keeskokan hari nya Rani akan langsung mendaftarkan. Gugatan cerai nya pada Pengadilan Agama seorang diri.


Malam pun sudah beranjak pergi, hingga suasana Pagi pun sudah nampak di pelupuk mata Rani, Rani bersiap untuk segera pergi. Dengan tekat yang sungguh-sungguh Rani sangat yakin akan hal yang akan dia lakukan.


Rani tidak ingin meminta bantuan Alex, karna Rani tidak mau Denia jadi menyalahkan ke hadiran Alex di sisi Rani.


Rani akan mencoba nya sendiri terlebih dahulu, sebelum meminta bantuan dari Alex.


Kini Rani sudah sampai ti tempat tujuan, dan Rani mulai mendaftarkan perkara nya pada Pngadilan Agama, pengadilan Agama pun akan membuat kan Undangan persidangan perdana nya. untuk di berikan pada Rani atau pun pada Denis.


Rani membaca dan mendengar kan secara baik, langkah apa saja yang akan dia tempuh kedepan nya, Sungguh masalah ini akan sangat menguras Hati, pikiran dan waktu Rani.


Namun Rani tetao harus menjelankan nya, mau nanti atau pun sekarang Proses nya pun akan sama, dan tetap harus Rani yang menyelesaikan.


Pendafratan pun telah Rani lewati, tinggal menunggu Surat Undangan sidang pertama nya, Ranimenghela nafas panjang, Rani harus siap dengan langkah selanjut nya.


Rani kini memutuskan untuk pergi ke butik nya, setelah selesai urusan nya di Pengadilan Agama, Rani kini benar-benar sudah mendaftarkan gugatan cerai nya pada Suami nya Denis.


"Seharus nya kau tidak akan mempersulit Proses nya Mas, jika kamu tetal kuat dalam pendirian kamu untuk tidak menceraikam aku, maka aku pun akan lebih Kuat akan Niat ku berpisah dengan diri mu !! " Gumam Rani di dalam mobil nya.


Alex kini sedang menerima telpon dari Orang kepercayaan nya, Alex dengan cepat menerima kabar bahwa Rani sudah mendaftarkan Gugatan cerak nya pada Suami nya Denis.


Alex tersenyum, karna Rani benar-benar melakukan nya, walaupun Alex tidak tau pasti, Jika yang di lakukan Rani saat ini, hanya karna Alex.


Alex memerintahkan pada Loyer kepercayaan nya, untuk membantu Rani agar tidak terjadi masalah, dan Alex menghimbau untuk selalu mengabari diri nya.

__ADS_1


Alex pun meyudahi sambungan Telpon itu.


Rani kini sudah sampai di Butik nya. Dengan perasaan tak karuan Rani menjatuhkan tubuh nya di atas Sofa yang ada di ruangan nya, Rani belum memulai aktivitas nya, namun tubuh dan pikiran Rani sudah terasa lelah sekali.


Rani memijat kening nya perlahan, larna rasa sakit mulai terasa berdenyut di kepala nya.


Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar di ruangan Rani. " Masuk !! " Ucap Rani sambil membenarkan posisi duduk nya.


"Maaf Bu !! ini ada kiriman makanan dari Tuan Alex, Apa boleh saya menyimpan nya di meja Ibu. " Ucap salah satu karyawan Rani sopan.


"Oh ya, simpan lah dulu !! Terima kasih ya. " Jawab Rani lembut.


Tanpa lama makanan itu pun di letakan di Meja Rani dengan sangat hati-hati.


"Alex tau saja, kalau aku belum sempat sarapan !! Sampai segitu nya Alex memikirkan ku, tapi aku malah tidak memikirkan nya sama sekali !! " Puji Rani pada Alex.


"Lebih baik aku sedikit menjauh dari kamu Lex, ini demi kebaikan mu !! " Ucap Rani sambil membuka makanan yang di kirim kan oleh Alex.


Rani mendapat kan kartu ucapan dari Alex. Rani tidak langsung menyantap makanan nya, rani lebih memilih untuk membaca terlebih dahulu kartu ucapan itu.


Salam hangat di pagi hari dari Orang yang sangat mengagumi mu.


Jaga kesehatan selalu, jangan biar kan masalah mu menjadi kan diri mu sakit, aku akan selalu ada Untuk mu.


Di makan ya sarapan nya !! jika kamu suka, nanti akan aku kirim kan setiap hari nya.


Jangan pernah merasa sendiri, ingat ada diri ku.


^^^Salam sayang.^^^


^^^Alex.^^^


Rani seketika terseyum, " Bisa aja kamu Lex, kalau begini aku jadi kenyang duluan Lex !! " Umpat Rani terseyum sendiri di ruangan nya.

__ADS_1


Rani belum selesai menghabis kan makanan nya, Tiba-tiba suara Pintu pun di ketuk pun terdengar kembali.


"Masuk !! " Ucap Rani, sambil membersihkan sisa makanan nya.


"Bu, ada tamu !! "


"Suruh masuk aja !! " Jawab Rani.


Rani bingung, siapa tamu yang datang di pagi hari ini, Rani langsung melihat kamera pengintai (Cctv) yang ia pasang di Ruang tunggu tamu.


Ternyata yang datang Gwen, Istri kedua Suamu nya.


"Mau apa dia kesini !! " Ucap Rani curiga, Rani buru-buru memasang Rekaman suara, agar percakapan Rani dan Gwen dapat terekam.


Rani bersikap seperti biasa saja, dan Gwen pun sudah masuk ke dalam ruanagn kerja Rani saat ini.


Dengan laga tidak sopan Gwen memasuki Ruangan Rani, tanpa di perbolehkan Duduk, Gwen pun sudah duduk dengan tumpang kaki se enek nya saja.


Rabi tersenyum jijik melihat nya. " Ada perlu apa kau datang kesini ?? " Tanya Rani pada Gwen.


"Aku hanya ingin mengunjungi Istri tua dari Suami ku saja, Apa itu salah ?? Emm ... Butik yang bagus, pantas saja kamu bisa mempuyai gaya hidup mewah. " Ucap Gwen meremehkan Rani.


Rani tidak terlalu menggubris perkataan Gwen, Rani hanya menatap Gwen dengan tatapan penuh dengan curiga.


"Apa tidur mu tidak nyenyak setiap malam nya, Hah ?? Sampai-sampai kau datang menemui ku !! " Ucap Nyinyir Rani pada Gwen.


"Tidak, tidur ku selalu nyenyak apalagi Suami ku selalu memberikan kapuasan yang sangat baik setiap malam nya !! " Jawab Gwen, berniat memanasi Rani.


"Oh bagus lah, setidak nya kamu masih bisa tidur, sebelum aku membongkar semua kebusukan mu !! " Ucap Rani menatap Gwen.


"Coba saja kalau kau berani, jika kau berani. jangan harap Butik mu ini masih akan terlihat megah seperti ini, se dikit saja kau bertingkah. Butik mu ini akan menjadi abu dengan sekejap !! " Ancam Gwen menatap Rani dengan keras.


Rani tertawa geli mendengar nya. "Wow .. apa kau sanggup meleburkan Butik ku ini, hah ?? Hati-hati sekali kau memetik kan Api ke Butik ku ini, maka 1000 petikan Api akan mendarat di kehidupan mu juga !! Sudah lah Gwen, buat apa kau mengancamku agar tidak membongkar kebusukan mu itu, kau dan Denis itu Sama-sama busuk nya !! Jadi Hidup lah selama nya semau mu, Sudah lah !! Tidak perlu Repot-repot lagi, memikir kan Ancaman untuk ku. Pertahanan ku lebih kuat dari pada Ancaman mu !! Apa Denis mu itu tidak cerita, aku ini Anak dari keluarga mana, Hah ?? " Jawab Rani tak kalah keras pada Gwen.

__ADS_1


Gwen terlihat kesal, karna kedatangan nya tidak sedikit pun membuat Rani merasa takut.


__ADS_2