
BAB 36.
Rani tersenyum saat Alex mengadahkan kedua Tangan nya. Rani berlari kecil menuju landasan yang sedang menunggu diri nya.
Alex tak percaya karna Rani mengerti apa yang Alex ingin kan saat ini.
Rani dengan cepat memeluk tubuh Alex, dan Alex tak percaya Wanita jutek, dan So jual mahal. Kini sedang memeluk diri nya, sungguh Alex tidak menyangka Wanita yang sedang ia peluk saat ini, Sama-sama merasakan hal yang sama dengan apa yang di rasakan oleh Alex.
Tanpa kata Alex dan Rani saling merasakan pelukan yang begitu sangat ia Rindukan beberapa hari ini.
Alex mengelus rambut Rani, sesekali Alex mengecup pangkal rambut Rani, dan Rani hanya menenggelamkan kepala nya lebih dalam lagi di bagian dada bidang Alex.
"Kenapa kau tega, meninggalkan ku tanpa kabar Ran ?? Tiap waktu aku mencari kamu Ran, namun aku tidak dapat menemukan mu baik di Butik atau pun di rumah mu !! aku kira kamu akan Benar-benar melupakan ku Ran. " bisik Alex pada Rani.
"Andai aku bisa melakukan nya Lex, karna aku tau dengan aku merindukan mu saja, itu sudah menjadi pengkhianatan bagi Denis, tapi aku tidak bisa melakukan nya Lex, entah apa dan kenapa. Aku tidak bisa melupakan mu " Ucap Rani tanpa menjelaskan lebih dalam lagi, Rani berharal Alex akan mengerti.
"Tanpa kamu jelaskan pun, aku sudah tau kenapa kita seperti ini !! Aku akan menunggu mu Ran, aku akan selalu bersama mu. " Ucap Alex sambil menyentuhkan kening nya pada kening Rani.
"Aku tau Denis seperti apa Lex, aku takut kamu terluka. Jika Denis tau kedekatan kita !! " Ucap Rani cemas.
Alex menatap Rani dengan penuh cinta,
"Kenapa kamu harus takut sayang ?? ingat kita di pertemukan di waktu yang Pas, dimana kamu menemukan aku saat hati mu terluka dan di sakiti oleh suami mu, dan aku menemukan mu karna aku ingin memiliki Wanita untuk aku cintai !! ini bukan perselingkuhan, dan juga bukan pengkhianatan, jangan terlalu di pikir kan. " Jelas ALex pada Rani, dan di balas senyuman oleh Rani.
"Sekarang udah mulai berani meluk-meluk ya ?? " Goda Alex pada Rani.
Rani tersipu malu, Rani tak percaya bahwa dapat melakukan hal seperti ini saat bertemu dengan Alex, mungkin karna rasa Rindu nya terlalu besar dari rasa Gengsi nya.
__ADS_1
Karna Rani malu, Rani mulai mengendorkan pegangan tangan nya di pinggang Alex.
Alex tersenyum, " Jika kau akan melepaskan pelukan mu, maka aku tidak akan pernag melepaskan mu. Malam ini kita akan terus berpelukan !! " Ucap Alex menarik tubuh Rani dengan erat.
"Lex !! " Jawab Rani memberikan peringatan.
"Iya ... sayang .. Iya !! aku tidak akan melakukan nya, tenang saja. Lagian udah aku gembok dengan Kuat. Sampai penghulu memberikan kunci nya pada ku, kunci untuk melepaskan si jantan ke sayangan ku !! " Alex tertawa saat mengetakan nya.
"Benar kah ?? Apa mungkin itu terjadi, Aku ini Wanita ..... " Jawab Rani sedih.
Jari manis Alex mendarat di bibir Rani. " Ssttt ... Sayang, kamu itu Wanita yang sempurna di mata ku, Cinta itu bukan hanya tentang perasaan, tapi cinta itu adalah Saling menerima kelebihan dan kekurangan Masing-masing dari pasangan tersebut. Aku pun sama mempunyai kekurangan, maka dari itu kamu harus menerima kekurangan ku !! " Ucap Alex santai.
"Lalu ... apa kekurangan mu ?? " Tanya Rani penasaran, karna dimata Rani. Alex adalah Laki-laki yang baik dan hampir sempurna, meskipun Rani belum tau lebih dalam lagi Alex itu seperti apa.
"Kekurangan ku adalah, aku tidak bisa jauh-jauh dari mu Sayang !! Jadi tolong terima kekurangan ku itu, Sungguh ... " Jawab Alex, mengecup kening Rani.
Hati Rani sungguh di buat melayang oleh Alex, tubuh nya seketika lemas, dan seolah-olah akan ambruk jika Rani tidak memperkokoh Penyangga Tubuh nya.
"Aww ... sakit sayang !! " Rintih Alex.
Rani melepaskan pelukan nya, dan berjalan melewati Alex.
"Ehm ... Sayang ?? Sejak kapan kamu panggil aku sayang ?? Emang kita ada hubungan apa ?? " Ucap Rani sambil menyiapkan makanan di untuk Alex.
Alex tersenyum sambil melangkah mendekati Rani, dan memeluk Rani dengan lembut dari arah belakang.
Rani menarik nafas panjang, dan memejamkan mata nya, karna entah kenapa saat Alex meraba pinggul Rani, ada perasaan nyaman sehingga di dalam diri nya seakan menuntut hal yang lebih pada sentuhan Alex.
__ADS_1
Seketika Rani membalikan badan nya, dan memeluk Alex kembali. "Lex, jangan sentuh aku seperti itu lagi. " Keluh Rani pada Alex.
Baik Alex atau pun Rani memang sedang menahan rasa dan keinginan yang sama, keinginan saat 2 Insan dewasa sedang bersama.
"Semoga kamu bisa cepat-cepat lepas dari ikatan mu dengan Suami mu itu Ran, hingga akhir nya kita bisa bersatu, dan melakukan Hal yang sama-sama kita ingin kan saat ini. bukan itu saja, kita akan merajut kebagiaan dalam bentuk apa pun dan dalam Hal apa pun !! " Ucap alex pada Rani.
Rani hanya memanggutkan kepala nya, Dua insan itu hanya bisa sebatas berpelukan saja, Saat itu pun mereka habis kan bersama sesuka hati mereka, namun tetap mengingat batasan yang tidak boleh mereka lewati.
Rani membiarkan Alex beristirahat, sedangkan Rani layak nya seorang Istri, harus menyiapkan makanan untuk ia santap bersama Alex.
Rani sangat semangat dan bahagia, karna harus menyiapkan makanan untuk orang yang dia cintai dan ia sayangi, namu kali ini bukan lah Denis, melainkan Alex.
Rani tak sedikit pun memikirkan Alex atau bahakan Ibu mertua nya, di hati dan pikiran Rani Denis atau pun Ayah dan Ibu Denis seperti Orang yang Asing, yang tidak perlu ia ingat atau pun untuk di khawatir kan.
"Terima kasih Tuhan, di saat masa-masa terpuruk ku, engkau menghadirkan Alex di sisi ku, dan Maaf kan atu Tuhan. Aku tidak bisa mempertahan kan ikatan Suci antara diri ku dan juga Denis. Maaf kan aku Tuhan !! " Doa Rani dalam hati nya, sambil mengiris bahan Makanan yang akan ia masak.
Alex mengirimkan pesan singkat pada Petra. " Tra !! Tolong Lu segera percepat supaya, Rani bisa cepat lepas dari Denis. Gua gak mau Rabi sampai terombang-ambing terlalu lama. " Alex pun mengirim pesan singkat itu lada Petra.
Petra pun segera membalas pesan singkat Alex.
"Andai Gua bisa melakukan nya, seperti membalikan telapak tangan. Pasti Lo saat i i sudah melakukan Bulan madu bersama Rani, bukan kaya sekarang Lo diam-diam ngikutin Gue daei belakanh untuk bertemu dengan Rani, dasar Lo gak bisa tahan walau pun sudah Gua peringat kan !! " Jawab Petra.
Alex tersenyum saat membaca balasan pesan singkat dari Petra.
"Sorry Bro, Gue gak sabar lagi. Lo tau sendiri kalau Gue sudah ngebet sama satu Wanita, ya begini lah yang akan Gue lakuin !! Kalau Gue sudah tau, Tentang Lo sudah tau Gue ngikutin Lo. Mungkin Gue gak akan Susah-sudah buat ngikutin Lo dengan sembunyi-sembunyi. " Jawab Alex dan mengirim kan nya kembali lada Petra.
Petra pun membalas nya kembali.
__ADS_1
"Kita kenal sudah lama, Gue tau Lo dan Lo juga pasti Tau Sehebat apa Gue !! " Ucap Petra bangga pada diri mya sendiri,
Alex hanya tertawa, dan menyudahi Obrolan pesan singkat itu bersama dengan Petra.