Aku Hanyalah Istri Kedua

Aku Hanyalah Istri Kedua
Episode 55


__ADS_3

Semakin mereka mendekat Lia kini mulai mengingat.


Lia mematung di depan mereka hingga mereka menyapa nya.


"Kamu Lia?" Tanya lelaki tua itu


Dengan seksama Lia memerhatikan wajahnya, dan ternyata ingatan nya benar. Dia adalah om Arman Danuarta yang kini sudah menjadi menantunya.


Lia mengangguk lalu meraih tangan pak Arman untuk menyalaminya.


"Papa..." Panggil Lia


"Kamu pasti terkejut karena aku ada di sini, tapi itu tidak terlalu penting. Ada yang lebih penting dari pada membahas tentang ku" ujar pak Arman


Pak Arman melangkah mundur 1 langkah dan sedikit mendorong Lucas untuk lebih dekat denga Lia.


Lucas dan Lia saling menatap, tak kuasa menahan rindunya Lia langsung memeluk Lucas dengan erat di sertai air mata kerinduan.


Lucas dengan bahagia membalas pelukan Lia dan berulang kali menciumi keningnya.


"Maaf kan aku mas..." Ucap Lia


"Tidak tidak, jangan meminta maaf. Kamu tidak bersalah, seharusnya aku yang meminta maaf karena tidak jujur dari awal sama kamu"


Melihat putra nya begitu bahagia di pelukan istrinya,. pak Arman sangat bahagia.


Tapi itu masih belum selesai, tugasnya masih harus menjelaskan semuanya dengan detil pada menatunnya itu agar gak terjadi masalah lagi kedepannya.


Setelah melepas pelukannya, Lia kemudian mempersilahkan masuk.


Bi Ina langsung menyajikan minuman hangat dan kue yang sudah di buat oleh Lia tadi.


Pak Arman melihat bingkai foto bunda Nisa di dinding dan kembali teringat masa lalu.


"Ibu mi sangat baik orangnya. Aku tidak menyangka dia akan berpulang secepat ini. Aku pikir tuhan masih akan mempertemukan ku lagi dengannya, karena aku kurang berterima kasih padanya" ucap pak Arman


"Berkat ibu mu, Lucas bisa kembali merasakan hangatnya kasih sayang dari seorang ibu"


"Papa sudah, papa hanya membuat Lia bersedih karena mengingat bundanya kembali" ujar Lucas


"Oh, maaf. Aku tidak bermaksud-"


"Tidak apa apa pa, aku ga papa kok"


"Oh ya, aku kesini untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Lucas sama sekali tidak bersalah, dia hanya korban dari keegoisan ku. Hanya demi balas budi aku menghancurkan perasaan putra ku. Aku minta maaf sama kamu karena membuat pernikahan kalian yang seharusnya bahagia malah sebaliknya" jelas pak Arman

__ADS_1


"Tidak pa, papa tidak perlu minta maaf. Lia juga salah, Lia lebih memilih percaya sama perkataan orang asing dari pada mendengarkan suami Lia sendiri"


"Biar aku jelaskan semuanya sama kamu. Sebenarnya Lucas tidak mau aku ikut bersamanya ke sini, dia ingin menjelaskan nya sendiri sama kamu. Tapi aku merasa harus menjelaskan nya pada mu"


Pak Arman lalu menceritakan bagaimana ia bisa memiliki hutang budi akan pak Surya.


Hingga ia menyetujui permintaan pak Surya meminta untuk menikahkan Lucas dengan anaknya pak Surya.


Pak Arman juga memberi tahu Lia, bahwa pernikahan Lucas dengan Viona hanya pernikahan siri.


Dan sekarang lucasysudah menceraikan nya.


"Begitupun aku, sekarang aku sudah tak lagi memiliki hubungan apapun denga Surya. Dia yang aku anggap teman ternyata musuh dalam selimut" jelas pak Arman


Kini semuanya sudah jelas, tak ada lagi hal yang tak di ketahui oleh Lia tentang Lucas dan keluarga nya.


Lia kembali meminta maaf pada Lucas, karena setelah mendengar semua penjelasan dari pak Arman lia semakin merasa bersalah. Karena ia merasa gagal sebagai seorang istri.


Kini hubungan Lia dan Lucas pun kembali membaik.


Lia yang awalnya ragu tidak mendapat restu dari papa mertuanya itu ternyata dia sangat-sangat di restui.


Bi Ina sedari tadi menguping dari balik tembok menjadi terharu.


Lia lalu mengajak Lucas dan papa mertuanya itu untuk makan bersama.


Pak Arman memuji masakan Lia karena rasanya memang benar-benar enak dan lezat.


"Apa setelah ini kamu masih tidak mau untuk ikut pulang bersama suami mu?" Tanya pak Arman


Lia terdiam dan menatap Lucas.


"Kamu sempat bilang sama Lucas, kalau kamu tidak mau ikut pulang bersamanya jika kamu belum meminta restu dari ku. Sekarang kamu sudah mendengar sendiri bahwa aku sangat-sangat merestui pernikahan kalian, jadi bagaimana?"


Dengan tersenyum bahagia Lia mengangguk.


Yang artinya ia mau ikut pulang ke rumah Lucas dan tinggal di sana.


"Nah gitu dong. Suami istri itu memang harus tinggal bersama, jangan 1 di sini 1 di sana"


Lucas dan Lia saling berpegangan tangan sambil saling melempar senyum.


Malam ini pak Arman pamit untuk pulang lebih dulu.


Lucas awalnya meminta papa nya untuk menginap di sini, namun tidak mau.

__ADS_1


Bahkan pak Arman tidak membolehkan Lucas pulang ke rumah jika tidak bersama istrinya.


Romi kini sudah datang, karena Lucas tadi yang menyuruh nya untuk datang menjemput pak Arman pulang.


Lucas dan Lia mengantar pak Arman hingga ke teras depan.


"Jika sudah siap, segeralah pulang ke rumah" ucap pak Arman pada Lia


"Iya pa, segera Lia akan pulang ke sana bersama mas Lucas setelah semuanya di sini beres" jawab Lia


"Ya sudah kalo gitu papa pamit pulang ya"


"Hati-hati pa" kata Lucas


"Papa sekarang merasa tenang karena papa sudah menebus kesalahan papa dengan bisa memperbaiki hubungan kalian. Tetap lah seperti ini, dan segeralah pulang agar papa tidak lama-lama sendirian"


Lia dan Lucas mengangguk sambil tersenyum.


Kini pak Arman sudah pulang, dan mobil yang di kendarai nya pun sudah tak lagi terlihat.


Lucas mengajak Lia masuk karena ia ingin melepas rindunya yang telah sangat membelenggu di jiwa.


Hubungan mereka kini kembali mesra bahkan lebih mesra dari pada saat awal menikah.


Goncangan hubungan mereka membuat cinta di antara keduanya semakin besar dan kuat.


Lia merebahkan tubuhnya di samping Lucas dengan kepalanya yang berada di lengan Lucas.


"Sekali lagi aku minta maaf ya mas... Aku terlalu tenggelam dalam kecewa ku hingga aku abaikan dirimu" ucap nya


"Sudah... Jangan lagi kamu terus meminta maaf. Kamu tidak salah, aku tidak salah. Yang salah itu Surya dan keluarganya"


"Aku janji untuk ke depannya aku akan lebih memilih percaya pada mu dari pada orang lain, aku janji"


"Aku juga janji sama kamu, mulai sekarang aku tidak akan menyembunyikan apapun dari mu"


"Janji ya, kamu atau pun aku harus saling percaya, saling mengingatkan satu sama lain dan juga ga boleh ada rahasia se kecil apapun di antara kita" ucap Lia


Lucas mengangguk lalu memeluknya dengan erat. "Mari saling berusaha untuk selalu menepati semua janji kita"


Lia lalu membalas pelukan Lucas dengan hangat.


Dengan pelan Lucas meluapkan semua rindunya dengan menciumi Lia dari atas hingga ke bawah.


☀️☀️☀️☀️☀️

__ADS_1


__ADS_2