Aku Hanyalah Istri Kedua

Aku Hanyalah Istri Kedua
Episode 64


__ADS_3

Saat Viona sedang ada di kamar mama nya, dengan cepat agil mencari sisa-sisa harta yang bisa ia curi.


Agil pergi menyelinap masuk ke ruang kerja pak Surya dan mengobrak abrik ruangannya.


Brankas uang yang tersimpan di sana coba ia buka dengan paksa.


Setelah berusaha dengan keras akhirnya brankas itu bisa terbuka.


Namun hasilnya mengkhianati usahanya, brankas itu kosong tanpa ada apapun di dalam nya.


Merasa kesal karena usahanya tidak membuahkan hasil, Agil membanting foto pak Surya dan keluarganya yang terpajang di atas meja.


"Sial!! Benar-benar sial. Se bangkrut itu kah keluarga ini sekarang sampai aku tidak bisa menemukan sedikit harta pun di sini!" Gerutu Agil


Sebelumnya memang ada salah satu teman Agil yang bilang padanya kalo keluarga Viona akan jatuh miskin, tapi Agil tidak percaya itu sebab Viona tak pernah cerita apa-apa.


Bahkan hingga sebelum kematian pak Surya, Viona masih bisa memberi Agil uang untuk ia pergi ke club.


Entah uang dari mana yang Viona dapat.


Agil duduk di kursi kebesaran pak Surya sambil terus berpikir, percuma ia menahan cacian dari pak Surya karena telah menjalin hubungan dengan Viona jika ia tidak bisa dapat apa-apa.


Agil sengaja menghamili Viona agar dengan alasan kehamilan itu Agil bisa menikah dengannya. Tak lain semua itu Agil lakukan hanya demi harta.


Namun sayang nya, semua nya sia-sia.


Harta yang ia incar sudah tak bersisa lagi.


Agil lalu keluar dari ruangan itu dan pergi ke kamar Viona.


Ia mencari apa saja yang bisa ia jadikan uang, meski ia harus menjual perhiasan nya.


Saat Agil sedang sibuk mencari dan membuka semua laci, Viona datang tiba-tiba dan mengejutkan dirinya.


Viona terkejut melihat Agil yang masuk ke kamarnya tanpa izin, ia bahkan semakin terkejut melihat semua laci dan lemarinya yang telah terbuka.


"Agil, lo ngapain di kamar gue?!"


Dengan wajah panik dan mulai kikuk Agil mencoba untuk terlihat santai.


Ia mulai mencari alasan agar Viona tidak curiga padanya.


"Gue, gue... Gue ini dari tadi kayak denger bunyi dering hp. Karena suaranya sangat menggangu maka gue coba masuk ke sini dan mencari nya" alibinya


Viona memperlihatkan pada Agil bahwa hp nya ada di tangannya saat ini.


"Hp, hp siapa yang lo maksud? Ini hp gue ada, hp siapa yang lo cari?"


Selidik Viona

__ADS_1


"Ee... Itu, itu hp gue. Dari semalam gue nyariin g ketemu, makanya gue nyari di sini. Hehe.. ga papa kan?"


Karena kasihan melihat pacarnya, Viona akhirnya tersenyum dan tidak keberatan Agil masuk ke kamar nya.


Viona bahkan membantu Agil untuk mencari di mana hp nya berada.


"Ga papa, biar gue bantu cariin ya"


"Ee..ee... Iya sayang, kali aja kalo kamu bantuin aku nyari bakal cepet ketemu"


Viona mencari di semua laci, Agil berpura-pura meletakkan hp nya di bawah tempat tidur Viona dan pura pura mencari di bawah lemari.


Hingga Viona yang menemukan hp itu dan segera mengambilnya.


"Sayang, ini hp lo bukan?"


Tanya Viona sambil memperlihatkan hp itu pada Agil


Agil yang pura-pura sibuk mencari langsung berhenti dan pura pura terkejut dengan hp nya


"Wah iya sayang, ini hp gue"


Viona melihat hp nya kini sudah dalam keadaan mati.


"Ini beneran hp lo, kok beda?"


Pinta Agil dengan mengulurkan tangannya


"Tapi ini hp nya mati sayang"


"O ya mungkin karena sudah kehabisan baterai, soalnya kan udah dari semalam aku nyariin. Ya udah ga papa, sini hp nya mau aku charge dulu"


Viona lalu memberikan hp nya pada Agil tanpa menaruh sedikit curiga padanya.


Agil kembali ke kamarnya dan mulai mengatur dan menyiapkan rencana.


"Tak ada pilihan lain, gue harus cari surat sertifikat rumah ini. Gue harus mencari di mana surat itu, ga ada tempat lain kecuali kamar mama nya Viona"


Agil tetap akan mengambil sisa harta dari keluarga Surya karena ia sudah terlanjut sakit hati dengan semua hinaan dari pak Surya saat beliau masih hidup.


*****


Jam 10.20 siang Lia keluar dari kamarnya dan turun untuk pergi ke dapur.


Lia ingin memasak sendiri untuk makan siang suaminya di kantor.


Bi Narsih yang sedang mencuci piring bertanya


"Non Lia perlu sesuatu?"

__ADS_1


"Lia mu masak bi" jawab Lia dengan ramah


"Loh, kan ada bibi non. Non Lia tinggal bilang sama bibi mau di masakin apa?"


Bi Narsih menghentikan cuci piring nya dan langsung mengelap tangannya


"Lia mau masak bukan untuk Lia bi, tapi untuk mas Lucas"


"Ya udah ga papa. Non Lia bilang sama bibi, den Lucas mau di masakin apa biar bibi yang masak"


"Eh ga usah bi, bibi lanjutin aja pekerjaan bibi biar aku masak sendiri buat mas Lucas"


Bi Narsih tersenyum dan kini mulai mengerti, masakannya pasti akan jauh kalah nikmat dengan masakan Lia.


Karena Lia menambah kan bahan khusus di makanan Lucas, yaitu bumbu cinta.


"Cie... Non Lia. Ya udah bibi lanjut cuci piring ya, tapi nanti kalo non Lia butuh sesuatu atau perlu bantuan segera bilang sama bibi"


"Pasti bi. Lia siapin bahan-bahan nya dulu ya"


"Baik non..."


Bi Narsih lanjut mencuci piring sedangkan Lia pergi ke kulkas untuk mengambil bahan makanan yang akan ia masak.


Lia menyiapkan bahan makannya lalu segera memasaknya.


Lia yang memang sudah mahir dalam urusan memasak ia sama sekali tidak meminta bantuan dari bi Narsih.


Lia juga tidak mengizinkan bi Narsih untuk membantunya, bi Narsih hanya duduk manis melihat Lia dengan kesibukannya.


Bau dari masakannya yang nikmat menyebar ke seluruh ruangan.


Mama Elda yang sedang duduk santai di tepi kolam pun di buat ngiler oleh baunya.


"Bi Narsih masak apa sih baunya kok sampe bikin perut ku langsung jadi laper gini" batin mama Elda.


Dia pun pergi ke dapur untuk melihat, dan saat di dapur dia terkejut karena bi Narsih hanya duduk manis sedangkan Lia sibuk dengan di depan kompor.


"Lia, kamu ngapain masak sendiri? Kan ada bi Narsih?"


Lia langsung menoleh ke asal suara dan tersenyum.


"Lia lagi pengen masak sendiri bi" jawabnya dengan santai


"Bi Narsih juga, ini malah enak enakan duduk di sini bukannya bantuin Lia kek"


Mama Elda menegur bi Narsih karena ia pikir bi Narsih sengaja untuk tidak membantu dan membiarkan Lia memasak sendiri.


☀️☀️☀️☀️☀️

__ADS_1


__ADS_2