
Lia segera keluar dan turun dari mobilnya.
Lucas tersenyum dengan memperlihatkan gigi depannya.
Sedangkan Lia yang telah di buat kesal menatap Lucas dengan cemberut.
"Ayo mas, katanya mau nonton...?" Ajak Lia
"Tapi kayaknya kita ga usah nonton deh sayang, kita pindah lokasi aja yuk"
Lia mengerutkan keningnya dan kini sudah terlihat jelas kalau dirinya kini mulai marah.
"Mau kemana lagi sih, tadi katanya mau nonton sekarang mau pindah"
Dengan senyum nakal meski sudah tau kalau saat ini istrinya sudah mulai marah Lucas tetap tak peduli.
"Kita ke hotel aja yuk" ajaknya
Sontak Lia langsung membulat kan matanya dengan alisnya yang di angkat.
"Mas!!"
Tanduk di kepala Lia mulai membesar dan wajahnya kini memerah.
Tak pedulikan apa maunya Lucas, Lia langsung masuk begitu saja meninggalkan Lucas yang masih duduk di dalam mobilnya.
"Loh sayang, mau kemana?..." Panggil Lucas
Lia tetap acuh dan terus berjalan menjauh, Lucas segera turun dari mobilnya dan berlari mengejar Lia.
Semakim Lucas berlari mengejarnya Lia semakin melajukan langkah nya dengan setengah berlari.
"Sayang, tunggu. Hei, maaf aku cuma bercanda. Tungguin..." Panggil Lucas
Langkah Lucas yang lebih lebar dari Lia kini mampu mengerjarnya dan berjalan di sampingnya.
Lucas menggenggam tangan Lia lalu mencium nya.
"Sayang.... Kamu marah ya? Maaf, aku cuma bercanda doang kok. Maaf ya" rengek Lucas
Lia menatap mata Lucas yang memohon maaf padanya dengan tatapan sinis mematikan.
Lia melepas genggaman tangan Lucas lalu melipat nya di depan dadanya.
Dengan mengangkat dagunya sedikit lebih tinggi menatap suaminya itu
__ADS_1
"Kamu mau aku maafin?" Tanya nya dengan datar
Dengan segera Lucas mengangguk tanpa memerlukan waktu untuk berpikir.
"Ya mau kah sayang"
"Oke, kamu harus lakuin 1 syarat"
"Syarat?" Tanya Lucas sambil mengangkat alisnya "Apa itu, katakan sayang. Aku pasti akan lakuin itu, apapun buat kamu"
Lia mengangguk dan memberi isyarat pada Lucas agar berjalan mengikutinya.
"Ikut aku" ajak Lia lalu berjalan lebih dulu
Lucas tersenyum lalu membuntuti langkah Lia.
Lia berjalan memasuki mall dan menuju store tempat menjual barang barang branded dan pastinya mahal.
Lia berjalan memutari store itu dan langkah terhenti tepat di depan tas berwarna coklat.
Lia melirik wajah Lucas lalu mengambil tas itu dan memberikannya pada Lucas.
Lucas bingung dan mengangkat alisnya
"Tas? Buat aku? Ini tas cewek sayang..."
"Sudah tau itu tas cewek, ya pasti buat aku lah mas. Hari ini aku mau menguras semua isi dompet kamu"
Lucas seperti tidak percaya mendengar nya. Itu karena selama ini jika ia mengajak Lia untuk berbelanja Lia selalu menolak.
Karena ini adalah pertama kalinya Lia berbelanja, Lucas dengan senanh hati mengizinkannya.
Lucas mengambil dompet nya dari saku celananya, membukanya lalu mengambil black card nya dan ia berikan pada Lia.
"Baiklah tuan putri, apapun yang kamu inginkan hari ini ambil lah. Kuras semua isi dompet ku sesuka hati mu" ucapnya sambil memberikan kartu ATM pada Lia
Begitu kartunya ia pegang, bibir Lia secara otomatis langsung tersenyum manis.
Dengan lincah Lia berjalan ke sana kemari dan mengambil apa saja yang ia inginkan.
Setelah membayarnya Lia lalu memberikan kantong belanjaan nya pada Lucas lalu pergi ke store lain.
Lucas dengan sabar membuntuti Lia dengan tangannya yang sudah hampir penuh dengan belanjaan, menunggu nya berulang kali masuk ruang ganti untuk mencoba baju yang akan ia beli.
Berpindah dari store satu ke store yang lainnya.
__ADS_1
Puas memilah milih baju, pindah ke tempat tas dan sepatu.
Kini adalah store terakhir yang Lia tuju, yaitu tempat bermacam-macam makeup dan skincare edisi terbaru dari brand ternama.
Lucas kini sudah mulai lelah untuk terus berjalan mengikuti istrinya dengan kedua tangannya yang sudah penuh.
Lucas duduk dengan tangannya yang kini sudah memerah karena beratnya belanjaan istrinya.
Dengan wajah nya yang terlihat pasrah ia memerhatikan istrinya yang masih dengan wajahnm yang sumringah terus memilah aneka skincare di depan nya.
1/2 jam Lucas duduk di sana hanya untuk menemani Lia memilih skincare.
Dan kini Lia datang menghampiri nya dengan senyuman yang lebar dan tas dari skincare yang ia beli di tangan kirinya.
"Kita pulang yuk mas, aku uday selesai belanjanya" ucap Lia sambil mengembalikan kartu ATM Lucas
"Udah?" Tanya Lucas dengan matanya yang sendu karena menahan kantuk sedari tadi
"Iya udah. Kok kamu jadi lesu gini, kamu ga suka ya aku belanja gini?" Tanya Lia dengan suara manjanya
"Aku suka melihat kamu berbelanja puas menggunakan semua uangku. Hanya 1 yang tak aku suka"
"Apa mas?"
"Aku bosen dari tadi hanya menjadi ekor mu saja. Lebih baik aku kerja seharian di kantor sayang..." Ucap Lucas mengungkap kan isi hatinya
Lia tertawa hingga lesung pipinya terbentuk di kedua pipinya.
Bagaimana tidak bosan, saking menikmati berbelanja Lia tidak menoleh ke arahnya sama sekali.
Lia terus sibuk berbelanja dan menghampiri Lucas hanya untuk menyerahkan kantong belanjaanya saja.
"Hehe... Iya maaf, lain kali ga aku tinggalin deh. Aku akan terus menggandeng tangan kamu sambil terus belanja"
"Ya baiklah. Tapi untuk saat ini aku sangat lapar. Kita cari makan yuk"
Ajak Lucas
"Baiklah suami ku sayang, ayo. Kita makan di situ aja yuk, di situ makanannya enak enak loh. Lagi hits juga sekarang"
Lia menarik tangan Lucas mengajaknya ke store makanan yang ia maksud.
Meski sedikit kesusahan Lucas tetap berjalan dengan tangannya yang penuh dengan belanjaan.
Lia masuk dan memilih meja lebih dulu sebelum memesan makanan.
__ADS_1
Lucas duduk di sampingnya dan meletakkan semua belanjaan Lia di kursi yang lainnya.
☀️☀️☀️☀️☀️