Aku Hanyalah Istri Kedua

Aku Hanyalah Istri Kedua
Episode 96


__ADS_3

Saat ini Lucas sedang sibuk berpikir bagaimana caranya ia bisa masuk ke kamar tanpa harus membuat istrinya marah.


Ia menciumi dirinya sendiri dan wangi badannya dari parfum yang ia gunakan sangat melekat.


"Masa iya aku harus berkeringat di malam hari, mau ngapain coba?!" Gumam Lucas sambil menatap aquarium di depannya.


Selain tidak suka berkeringat ini juga sudah malam, Lucas tidak suka berbaring di atas tempat tidurnya dalam keadaan basah karena keringat.


Tapi kali ini apa boleh buat, Lucas terpaksa berolahraga di malam hari demi membuat tubuhnya berkeringat.


Sambil terus mengayuh sepeda gym nya Lucas berpikir ada apa dengan istrinya.


Pak Arman keluar dari kamarnya dan hendak pergi mengambil buku di ruang kerja Lucas, tapi langkahnya terhenti saat melihat putranya itu sedang berilah malam hari.


Pak Arman melangkahkan kakinya menghampiri Lucas di sana.


"Tumben olahraga malam malam, kenapa?" Tanya pak Arman yang berjalan mendekat


"Ya mau bagaimana lagi pa, kalo aku masuk ke kamar tanpa keringat menentu papa akan kembali marah pada ku" jawab Lucas dengan sedikit kesal


Pak Ahmad tertawa kecil lalu duduk di sofa


"Istri kamu kenapa tiba-tiba jadi aneh gini?" ujarnya


"Emang aneh pa, ini tuh ga biasanya tau"

__ADS_1


Bi Narsih yang kebetulan lewat berhenti di ambang pintu


"Ya ampun den Lucas, tumben tumbenan olahraga malem. Biar kuat ya den?" Ujar bi Narsih menggoda Lucas.


Lucas dan pak Arman menoleh serentak ke arah pintu.


"Dia itu ga di bolehin masuk ke kamarnya kalo ga bau keringat" kata pak Arman


Bi Narsih masuk dan mendekati pak Arman


"Beneran pak non Lia ga bolehin den Lucas masuk kamar, cuma gara-gara keringat?"


Pak Arman mengangguk sambil tersenyum melirik Lucas, sedangkan Lucas tetap tidak peduli dan lanjut berolahraga


"Tumben non Lia gitu, apa jangan-jangan...." Ucap bi Narsih terpotong dan membuat Lucas dan pak Arman penasaran


Bi Narsih mengatakannya dengan suara pelan pada pak Arman, Lucas mengayuh sepedanya sambil melirik ke arah papa dan bi Narsih yang seperti nya mereka sedang senyum-senyum merahasiakan sesuatu


"Apa iya bi?" Tanya pak Arman


Dengan yakin bi Narsih mengangguk


"Iya pak, biasanya kalo tiba-tiba aneh gitu, ya itu karena bawaan" sautnya


"Kalo ini memang benar Lia harus segera di periksa bi"

__ADS_1


"Nah itu bener pak. Non Lia memang harus segera di periksa, biar semuanya jelas"


Timpal bi Narsih


Lucas yang sedari tadi hanya diam dan melirik kini menjadi sangat penasaran dan turun dari sepeda gym nya dan menghampiri papa nya.


"Papa sama bi Narsih ngomongin apa sih?"


"Sini sini..." Pak Arman menarik lengan Lucas dan memintanya untuk duduk di sebelah nya


"Istri kamu terakhir datang bulan kapan?" Tanya pak Arman


Lucas terkejut karena papa nya yang tiba-tiba bertanya hak itu, bergantian Lucas menatap papa nya dan bi Narsih


"Papa ngapain nanya hal itu?"


"Bukannya apa den, saya dan bapak curiga sama non Lia" saut bi Narsih


"Curiga, curiga kenapa?"


"Eh... Non Lia kan sikapnya tiba-tiba berubah aneh gini, biasanya hal aneh seperti ini itu hanya di alami oleh ibu hamil"


Lucas langsung membuka matanya lebar-lebar dan menatap papa nya dengan tidak percaya.


"Bi Narsih tau dari mana kalo Lia sedang hamil, kan aku suaminya"

__ADS_1


Pak Arman tertawa sambil memukul lengan Lucas begitu pun bi Narsih yang juga tertawa karena pertanyaan polos dari Lucas


☀️☀️☀️☀️☀️


__ADS_2