
“Nah ini dia Bu Meetha yang telah mempertemukan Tuan dengan kedua anak kembar anda melalui postingan yang diunggahnya di internet!” jelas kepala sekolah tanpa ada rasa bersalah ataupun malu sedikitpun memperkenalkan Bu Meetha dihadapan Rayden.
“Bu Meetha?” ujar Zhia yang menatap wali kelas dari anak kembarnya itu, guru yang memberitahunya bahwa Rayden menemui kedua anak kembarnya saat itu.
“Maafkan, Tuan dan Nyonya Muda! Saya tidak bermaksud ingin ikut campur urusan pribadi siapa pun. Saya hanya merasa kasihan saja melihat Luca dan Lucia merasa sedih, jika ditanya mengenai ayahnya. Maka dari itu, saya terpaksa melakukan itu!”
Bu Meetha pun segera meminta maaf atas perbuatannya yang sudah sangat ikut campur itu, dia merasa sangat bersalah pada Zhia.
Sementara pada Rayden, Bu Meetha malah merasa sangat ketakutan. Bahkan saat ini Rayden dengan menatap Bu Meetha dengan tajam tanpa berbicara sedikitpun.
“Tidak apa, Bu Meetha! Semuanya juga sudah terjadi! Terima kasih berkatmu sekarang anak-anakku mempunyai seorang ayah yang selama ini mereka rindukan. Mereka lebih terlihat bahagia dari sebelumnya. Jangan merasa bersalah lagi soal ini ‘yah!” ujar Zhia yang menggenggam tangan Bu Meetha dengan lembut.
“Jadi kau yang menyebarkan artikel itu?” tanya Rayden dengan ekspresi dinginnya yang membuat Bu Meetha semakin merasa takut, meskipun hanya sekedar untuk menatap matanya saja.
“Ma-maafkan saya, Tuan Xavier!” ucap Bu Meetha dengan suara yang gemetar ketakutan.
“Untuk apa kau minta maaf? Harusnya aku yang mengucapkan terima kasih padamu! Karena berkat artikel yang kau posting di internet, aku berhasil menangkap wanita nakal ini.” ujar Rayden yang tanpa disangka mengucapkan terima kasih pada Bu Meetha.
Bahkan Rayden masih sempat-sempatnya membuat Zhia menjadi bahan candaan garingnya.
“Apaan ‘sih, Ray!” sahut Zhia dengan raut wajah kesalnya, tapi Rayden tampak tidak peduli sama sekali.
“Will, berikan beberapa undangannya pada mereka!” Perintah Rayden pada Will.
“Baik, Tuan!”
Will pun segera mengambil undangan acara pesta resepsi pernikahan Tuannya dan membagikannya secara langsung.
“Datanglah di acara Resepsi pernikahan kami!” ujar Rayden pada semua guru yang sedang menatap takjub pada undangan yang saat ini sudah berada ditangan mereka itu.
“Baik, Tuan! Kami past ikan datang! Terima kasih banyak atas undangannya, Tuan Xavier!” sahut kepala sekolah yang mewakili semua guru berbicara.
“Levi! Jaga anak-anakku dengan baik!” pesan Rayden pada Levi sebelum dia pergi dari sana.
“Baik, Tuan!” sahut Levi dengan cepat.
“Ayo, sayang! kita sudah hampir terlambat pergi kekantor!”
Rayden pun mengajak Zhia untuk kembali masuk kedalam mobil mereka.
“Semua kami pamit dulu ‘yah!” pamit Zhia pada semua guru yang mengantar mereka sampai masuk kedalam mobilnya.
“Iya, Nyonya muda! Hati-hati didalam perjalanan anda!” sahut semua guru itu dengan swajah seramah mungkin.
Will pun ikut masuk kedalam mobil itu dan duduk disamping supir. Eva dan Alea masih setia mengikuti kemanapun Zhia pergi dengan mobilnya. Sementara Levi dan beberapa pengawal yang lainnya standby disekolah untuk menjaga si kembar.
“Waahh,…..Lihatlah, mereka berdua memang benar-benar pasangan yang sangat serasi!” puji salah satu guru disana.
__ADS_1
“Iya, seperti pasangan yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan!” sahut Guru yang lainnya lagi.
“Pasangan sempurna yang Tuhan turunkan dari langit!” gumam Bu Meetha tanpa sadar.
Didalam mobil terjadi sedikit pertengkaran antara Zhia dan Rayden. Zhia masih saja tidak terima dengan perkataan Rayden yang sebelumnya yang mengatakan bahwa dirinya adalah wanita nakal yang kabur saat berada dihadapan semua guru si kembar.
“Apa maksudmu menyebutku sebagai wanita nakal barusan?” tanya Zhia dengan kesalanya.
“”Hah? Bukankah kamu memang nakal? Sudah menggodaku untuk tidur bersama, paginya malah meninggalkan aku begitu saja dikamar hotel. Benarkan Will?” ujar Rayden yang mencari pembelaan dari Will.
Will yang tidak ingin terlibat didalam pertengkaran suami istri ini pun menjadi bingung harus berekasi seperti apa sekarang.
“Will, kau jangan ikut campur! Ini urusanku dengan Tuanmu yang menyebalkan ini!” ancam Zhia dengan tatapan yang lebih menakutan dari pada tatapan Tuannya.
“Ba-baik, Nyonya muda!” sahut Will yang menjadi terbata-bata kerana merasa takut.
“Kenapa memangnya kalau akau meninggalkanmu setelah tidur bersama? Lagian kau tidak pernah mencariku, bukan?” seru Zhia yang menatap tajam ke arah Rayden.
“Paginya aku langsung mencari keberadaanmu tahu! kalau tidak percaya tanyakan saja pada Will. Iya ‘kan, Will?” Lagi dan lagi Rayden menyebut nama Will.
“Tuan, bisakah jangan libatkan diriku didalam pertengkaran kalian berdua! Sebenarnya apa salah aku, Tuhan? Kenapa malang benar nasibku ini!!!!” batin Will terasa ingin menangis sekencang-kencangnya saat itu juga.
“Jangan bawa-bawa Will terus, Ray! Ini hanya urusanmu denganku saja!” seru Zhia yang mencubit lengan Rayden beberapa kali dengan gemasnya.
“Auwh,….Auwhh,….Sakit , Zhi!”
“Bodo!” sahut Zhia dengan juteknya.
Kali ini Zhia benar-benar merajuk dengan Rayden, sehingga terpaksa sepanjang perjalanan menuju kantor Rayden harus membujuk Zhia untuk berbaikan dengannya.
Kini mereka telah sampai diperusahaan BLOUSHZE Group, Will pun membukakan pintu mobil untuk Tuan dan Nyonya mudanya.
Seperti biasanya para karyawan sudah bersiap diposisi masing-masing untuk menyambut kedatangan pemimpin mereka.
Rayden pun mulai turun dari dalam mobilnya dengan penampilannya yang penuh berkharisma.
Setelah itu, Rayden mengulurkan tangannya untuk membantu Zhia keluar dari mobil itu bahkan tangan yang satunya Rayden gunakan untuk mengamankan kepala Zhia agar tidak mengenai body mobil saat turun.
Zhia tersenyum manis menatap suaminya yang begitu sangat perhatian kepadanya dan berkata “Terima kasih, sayang!”
“Hah? Kau bilang apa barusan, Zhi?”
Senyuman Rayden seketika merekah saat mendengar Zhia memanggilnya dengan sebutan ‘sayang’.
Rayden berusaha menahan Zhia untuk mengulang kembali kata-kata yang dilontarkan oleh Zhia barusan, tapi Zhia malah berjalan cepat berusaha menghindarinya.
“Zhi, ulangi sekali lagi saja!” pinta Rayden yang terus berjalan mengikuti Zhia masuk kedalam kantornya.
__ADS_1
“Tidak mau!” sahut Zhia dengan disertai senyuman manisnya, Zhia terus berjalan mundur karena ingin terus melihat wajah Rayden yang terlihat memelas.
“Awas, Zhi!”
Tiba-tiba saja Rayden berteriak mengingatkan Zhia bahwa ada orang yang sedang berdiri didepannya.
Namun, sayangnya peringatan dari Rayden terlambat. Zhia yang merasa kaget dengan teriakan Rayden secara refleks berbalik dan langsung menabrak orang itu.
Brukk,….
Zhia dan orang yang ditabraknya itu pun pada akhirnya sama-sama jatuh kelantai dengan posisi Zhia berada tepat diatas orang yang ditabraknya itu.
“Akhh,…!” Zhia merintih kesakitan, sebab tangannya untuk menahan tubuhnya.
“Zhi, kau tidak apa-apa? Apa ada yang terluka? Coba sini biar aku lihat!”
Rayden pun segera membantu Zhia berdiri, memeriksa tubuh Zhia dengan sangat teliti.
Wajahnya Rayden terlihat sangat khawatir bahkan tangannya sampai gemetar saat memegangi tangan Zhia. Sementara, Will yang membantu orang yang ditabrak oleh Zhia untuk berdiri.
“Aku tidak apa-apa, Ray! Hanya lecet sedikit ditanganku!” ujar Zhia sembari memegangi tangannya yang terasa sedikit nyeri.
“Aduh,…. Kamu gimana ‘sih kalau jalan? Orang segede ini ‘kok masih kau tabrak juga! Lagian ngapain ‘sih jalan seperti itu, kau pikir tempat ini perusahaan milikmu apa sampai kau berjalan seenaknya tidak menggunakan mata!”
Orang itu pun memaki Zhia dengan santainya, sepertinya dia sudah terbiasa memaki Zhia setiap mereka bertemu.
Raut wajah Zhia pun berubah kaget Ketika melihat orang wajah orang yang barusan saja ditabaraknya itu.
Bersambung................
Note :
Hay, kak!😄😄😄
Jangan Lupa guys!
Novel ini masih On Going 'yah! Dan akan update 1 Bab/hari.😄😄😉
Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄
Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄
Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄
Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚
Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌
__ADS_1
Terima kasih All!😙😘😚