Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia
Apakah Karena Aku?


__ADS_3

Ternyata setelah kepergian Dr. Ian dan Rayden, Will dan Levi baru saja tiba diruang rawat Zhia dan si kembar dengan membawa masing-masing dua buket bunga.


Sementara buket bunga untuk Alea, Will titipkan terlebih dahulu pada bagian Administrasi.


“Selamat pagi semuanya!”


Will dan Levi pun menyapa dengan riang gembira, tapi saat tatapan mata Levi dan Lucia saling bertemu keduanya langsung terdiam.


“Selamat pagi juga! Ya ampun, kalian tidak perlu sampai serepot ini dengan membawa bunga-bunga ini. Terima kasih ‘yah, tahu saja kalian bunga kesukaanku” ujar Julia yang pertama menrima bunga mawar pink dari Will.


Hal itu tentu saja membuat kesal Noland yang langsung merasa terabaikan oleh istri, menantu dan juga cucu kembarnya.


“Ini untuk Nyonya muda, kami harap anda juga menyukainya!”


Will pun kemudian menyerahkan sebuket bunga soba warna-warni khusus untuk Zhia.


“Astaga, cantik sekali! Terima kasih banyak ‘yah!” ucap Zhia yang merasa sangat bahagia setelah sekian lama akhirnya dia melihat bunga kesukaaannya lagi.


“Lalu yang dua lagi untuk siapa?” ujar Noland yang akhirnya membuka suara.


“Ouhya,….Ini untuk Tuan dan Nona Kecil! Lev, cepat berikan pada Tuan dan Nona kecil!” ujar Will yang menyuruh Levi sendiri yang menyerahkannya langsung.


“Aaahh,….Silahkan Tuan kecil!”


Levi pun memberikan sebuket bunga anggrek putih pada Luca, tapi Luca hanya diam sambil terus menatapnya saja.


Sehingga Levi dan Will pun merasa aneh dengan sikap Tuan kecilnya itu yang tidak seperti biasanya.


“Berikan pada Luci saja, kak Luca saat ini sedang merasa tidak enak badan!” ujar Lucia yang langsung meminta buket bunga itu.


“Aaaah,…Kalau begitu, ini sekalian untuk Nona kecil juga! Aku harap Nona Kecil menyukainya,”


Levi pun langsung menyerahkan kedua buket bunga itu pada Lucia dengan wjah yang mulai merona hanya karena melihatnya saja. Apalagi senyuman Lucia sangat manis saat menerima buket bunga itu.


“Apakah kak Levi sendiri yang memilihkan bunga Daisy putih untukku?” tanya Lucia yang hanya ingin memastikannya saja.


“Benar, Nona kecil! Levi sendiri yang khusus memilihkan bunga Daisy untuk anda, katanya bunga itu sangat mirip dengan Nona kecil!” sahut Will yang mewakili Levi untuk bicara dan sedikit memujinya, walaupun pada kenyataannya tidak seperti itu.


“Will. Kau ini,_...”


“Terima kasih untuk bunganya dan juga karena menyelamatkan Luci waktu itu!”

__ADS_1


Belum selesai Levi ingin mengomeli Will, Lucia langsung memotong ucapannya begitu saja dengan kata-kata yang membuat hati Levi kembali menghangat.


Julia, Noland dan Zhia pun langsung tersentuh dengan perkataan tulus yang dilontarkan oleh Lucia bhkan Luca juga menatap adiknya dengan intens.


“Tidak apa-apa itu sudah tugas saya sebagai pengawal anda, Nona Kecil!” sahut Levi dengan cepat, wajahnya sudah sangat memerah saat itu tapi sebisa mungkin dia bersikap setenang mungkin.


“Tidak! Meskipun itu sudah menjadi tugas kalian, kami harus tetap mengucapkan terima kasih. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih pada papah, Will dan juga Levi karena sudah mau mempertaruhkan nyawa kalian untuk menyelamatkan diriku. Sekali lagi terima kasih banyak!”


Zhia pun mengucapkan hal yang sama seperti Lucia sembari membungkuk memberi hormat pada Noland, Will dan Levi secara bergantian, sehingga membuat Will dan Levi langsung merasa tidak nyaman dengan sikap dari Nyonya mudanya itu.


“Ti-tidak perlu sampai seperti Itu, Nyonya muda! Sudah menjadi kebanggaan untuk kami karena dapat melindungi anda semuanya,” ujar Will yang merasa tidak enak sendiri dengan sikap Zhia padanya.


“I-iya, Nyonya kami tidak merasa itu hal yang besa sampai anda bersikap seperti ini,”


Levi pun merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan oleh Will sekarang.


“Kalian berdua pantas mendapatkannya! Kenapa harus merasa tidak enak hati dengan kami, terima kasih karena kalian berdua telah menyelamatkan menantu serta cucu kembarku ini!” ujar Julia yang ikut mengucapkan rasa terima kasihnya atas kerja keras Will dan Levi.


“Semua ini juga karena Tuan besar dan Tuan muda, kami hanya membantunya saja!” ujar Will yang tidak bisa menyangkalnya lagi bahwa bukan hanya dirinya saja yang terlibat tapi ada Noland dan juga Rayden yang lebih berkontribusi besar.


“Kalian berdua melakukan kerja yang sangat bagus! Tenang saja, Rayden pasti sudah menyiapkan hadiah untuk membalas jasa kalian berdua dan juga yang lainnya.” sahut Noland yang langsung saja membuat Will dan Levi berbinar begiitu mendengarnya.


“Tanyakan saja pada Cano, kalau kalian berdua ingin kepastiannya!” ujar Noland yang tiudak mau ambil pusing pertanyaan dari Will dan Levi.


Mendengar jawaban dari Noland, Will dan Levi pun merasa sedikit patah semangat. Mereka berdua asyik saling berbisik membicarakan, hingga suara ketukan pintu mengalihkan perhatian mereka semua. Will pun langsung berjalan untuk membukakan pintu pada orang yang datang itu.


Betapa terkejut dan salah tingkahnya Will begitu melihat bahwa Alea ‘lah yang datang dengan berdandan sangat cantik.


Sementara Zhia seketika teringat dengan kejadian saat penculikkan yang dilakukan Evan terjadi, didalam ingatannya pada saat itu Eva dan Alea berjuang mati-matian untuk melindungi dirinya. Eva dan Alea sudah terluka sangat parah pada saat dia berhasil dibawa pergi oleh Evan.


“Alea!” ujar Zhia yang langsung berjalan menghampiri pengawalnya pribadinya itu, meskipun dengan langkah yang tertatih.


“Nyonya hati-hati!” seru Alea yang langsung berlari menghampiri Zhia yang terlihat sedang memaksakan dirinya.


“Alea, Syukurlah kamu selamat dari kejadian itu! Maafkan aku, karena kebodohanku hal buruk juga menimpa pada kalian berdua,” ucap Zhia yang memeluk Alea dengan eratnya, seraya menangis dan menyesali semuanya yang terjadi.


“Semua itu bukan kesalahan Nyonya! Semua yang terjadi pada kami merupakan resiko yang harus kami berdua tanggung karena memilih pekerjaan sebagai seorang pengawal,”


Alea tidak menyalahkan siapapun atas kejadian buruk yang telah berhasil dilaluinya itu, terutama kepada Zhia maupun keluarga Xavier.


Alea sangat sadar bahwa itu sudah menjadai resiko yang harus dia tanggung dengan memilih pekerjaan ini.

__ADS_1


“Terima kasih, karena kau dan Eva telah berusaha melindungi sampai tidak memperdulikan diri kalian sendiri! Terima kasih banyak, Alea!”


Zhia tiadanya hentinya terus mengucapkan kata terima kasih kepada pengawal yang telah melindunginya itu.


“Sama-sama, Nyonya muda! Dengan melihat anda sekarang baik-baik saja sudah cukup membuatku dan juga Eva merasa bangga bahwa kerja keras kami waktu itu tidaklah sia-sia. Saya yakin Eva pasti akan merasa sangat senang melihat anda selamat,” ujar Alea raut wajahnya seketika menunjukkan kesedihan yang mendalam saat mengingat tentang rekan kerja dan temannya yang sudah gugur terlebih dahulu itu.


“Apa maksudmu, Alea? Ouhya,…Dimana Eva? Apakah dia masih menjalani perawatan?”


Zhia pun menyadari ada sesuatu yang salah saat mendengar perkataan Alea barusan dan entah kenapa dia jadi menanyakan keberadaan Eva yang tidak datang bersama Alea.


Karena selama ada Alea pasti akan ada Eva disisinya, karena menurutnya keberadaan Eva dan Alea sudah satu paket.


“Nyonya,_...”


“Zhi! Eva tidak bisa diselamatkan saat Cano tiba di restaurant itu.”


Noland pun segera menyela Will yang mencoba memberitahukan tentang kabar kematian Eva. Menurutnya, lebih baik dia saja menyampaikannya agar Zhia tidak terlalu terguncang saat mendengarnya.


“APA? Apakah Eva meninggal dunia karena aku?” seru Zhia yang semakin tercekat mendengar kematian salah satu pengawal kesayangannya itu.


“Tidak, Nyonya muda! Eva meninggal dunia karena melakukan tugasnya dengan baik, bukan karena Nyonya ataupun yang lainnya! Jadi, saya harap Nyonya tidak menyalahkan diri anda sendiri. Sebab saya yakin Eva juga tidak mau Nyonya berpikiran seperti itu,”


Alea pun mencoba menenangkan dan menjelaskan semuanya pada Zhia agar tidak tidak terlalu menyalahkan dirinya sendiri atas kematian Eva seperti yang dia lakukan saat pertama kali mendengar mengenai kabar itu.


Bersambung.............


Note :


Hay, kak!😄😄😄


Jangan Lupa guys!


Mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄


Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄


Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄


Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚


Terima kasih All!😙😘😚

__ADS_1


__ADS_2