Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia
Kematian Eva!


__ADS_3

Tentu saja, Evan menggunakan identitas palsu untuk dirinya dan juga Zhia beserta beberapa anak buahnya yang lain.


Evan juga membeli sebuah pesawat pribadi untuk satu perjalanan, setelah pesawat itu selesai mengantar mereka ketempat tujuan.


Maka tidak ada alasan lagi untuk pesawat itu dipertahankan, Evan akan menyuruh anak buahnya untuk menghancurkan pesawat itu tanpa tersisa sedikitpun.


Zhia hanya bisa menangis dan berharap bahwa Rayden segera menyelamatkan dirinya dari cengkraman Evan yang tidak pernah dia menyangka bahwa Evan sebenarnya seorang iblis.


Beralih pada Rayden yang baru saja sampai di Café itu bersamaan dengan kedatangan beberapa polisi yang mendapat laporan dari warga bahwa terdengar suara tembakan diarea Café yang lokasinya cukup jauh dari keramaian.


Rayden tidak mempedulikan para polisi itu, dia langsung saja berlari masuk kedalam Cafe untuk mencari keberadaan istrinya.


Betapa terkejutnya Rayden saat melihat mayat para anak buahnya yang mati dengan mengenaskan.


Perasaan Rayden pun tidak dapat digambarkan dengan apapun yang ada didunia ini.


Tak lama kemudian, Will dan Levi juga tiba di Café itu dengan membawa pasukan yang cukup besar.


Mereka pun langsung memeriksa seluruh lokasi untuk mencari keberadaan Nyonya mudanya itu dan juga mengevakuasi para anak buahnya yang menjadi korban kekejaman Evan.


Memang ada polisi, tapi menurut perjanjian yang dulu dibuat dengan keluarga Xavier pada 10 tahun yang lalu.


Polisi tidak berhak untuk ikut campur dengan masalah itu dan tugas para polisi hanya untuk menutupi kejadian yang sebenarnya dari mata public.


“Zhi! Zhia, dimana kau istriku sayang!”


Rayden terus berteriak memanggil nama istrinya sembari terus memeriksa setiap tempat dengan putus asa.


Semua kesalahannya, seharusnya dari awal dia bergerak lebih cepat lagi untuk mengurus masalah klannya.


Mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi, apalagi sejak awal Rayden juga sudah tahu bahwa musuhnya sejak awal sudah menargetkan istri dan juga kedua anak kembarnya.


“Tu-tuan,…….”


Disaat Rayden dengan memikirkan Zhia, samar-samar dia mendengar seseorang yang memanggilnya dengan nada bicaranya yang terdengar sangat lirih.


Rayden pun langsung mempertajam pendengarnya dan juga melihat sekeliling diantara para mayat itu, dia melihat Alea yang masih membuka matanya.


“Tu-tuannn,….” Alea kembali memanggil Rayden dengan suaranya yang lirih.


“Kau? Syukurlah kau masih hidup! Dimana Zhia? Dimana dia pergi membawa istriku?”


Rayden ppun langsung mencecar Alea dengan berbagai pertanyaan tentang keberadaan Zhia, dia memang sedikit merasa kasihan dengan keaadaan Alea yang terluka parah.


Tapi itu sudah menjadi resiko dari pekerjaan yang gadis itu pilih, paling terpenting sekarang adalah keselamatan nyawa istrinya Zhia.


“Bandara,……! Dia a….kan,_…..”

__ADS_1


“Bandara? Aku mengerti, kau tidak perlu menjelaskan lebih jauh lagi!”


Mendengar Alea menyebutkan kata bandara, Rayden pun langsung mengerti bahwa Evan berencana ingin membawa Zhia pergi jauh dari jangkauannya.


“Will! Levi, cepat kemari!” teriak Rayden yang memyuruh dua iorang kepercayaannya itu untuk segera mendekat padanya.


“Iya, Tuan!” sahut Will dan juga Levi yang segera mendekat pada Rayden.


“Will, periksa satu persatu yang ada disini. Jika ada yang masih hidup, segera bawa dia secepatnya kerumah sakit untuk mendapat perawatan! Dan satu hal lagi, urus para polisi itu! Levi kau ikut denganku”


Perintah Rayden pada Will dan Levi yang suda berada tepat dihadapannya.


“Baik, Tuan!” sahut Will dan Levi yang langsung bergerak cepat begitu mendapat perintah.


Will yang melihat Alea masih hidup pun segera mengevakuasinya dan memerintahkan beberapa anak buahnya untuk membawanya kerumah sakit.


Tidak jauh dari tempat Alea terbaring, ada Eva yang mengalami luka lebih parah dibandingkan dengan Alea.


Dengan suara lirihnya, Alea berkata “Tuan Will, to-tolong Eva,…………”


“Apa? Eva?”


Will pun langsung mencari keberadaan Eva yang tidak jauh dari Alea. Will yang melihat Eva sudah tidak sadarkan diri lagi dengan banyaknya luka tusukan pada bagian perut dan dadanya pun segera memeriksanya.


Apakah wanita itu masih bernafas atau tidak dan setelah diperiksa memang Eva masih bernafas tapi hampir tidak terasa nafasnya saat dia mengeceknyayang artinya Eva saat ini dalam keadaan kritis dibandingkan dengan Alea.


Perintah Will yang menatap Alea seakan memberitahu wanita itu bahwa temannya yang bernama Eva pasti akan baik-baik saja.


“Baik, Tuan Will!" sahut anak buah itu yang segera mengevakuasi Eva, dibandingkan dengan yang lainnya yang sudah menjadi mayat.


“Tuan, ada ambulance datang!”


Salah satu anak buah Will yang lainnya pun datang untuk melapor.


“Benarkah? Bawa kedua wanita itu terlebih dahulu dan utamakan yang tidak sadarkan diri, sepertinya dia mengalami keadaan yang sangat kritis.” ujar Will yang memberikan perintah lanjutan.


“Baik, Tuan!” sahut sang anak buah yang langsung melaksanakan perintah dari Tuannya itu.


“Tuan, Will! Lebih baik anda mengawasi kedua wanita itu saja. Biarkan pihak kami saja yang menurus sisanya disini, kami tahu apa yang harus kami lakukan!”


Salah seorang petinggi dari polisi yang datang menawarkan bantuannya pada Will. Awalnya Will terlihat sedikit terkejut, tapi ‘yah sudahlah masih banyak yang lagi hal yang harus dia urus untuk sekarang.


“Baiklah, aku percayakan yang disini pada pihak kalian.” ujar Will pada polisi itu.


“Tentu,Tuan Will!” sahut polisi tersebut.


Will pun mengikuti ambulance yang membawa Alea dan Eva sampai kerumah sakit dan menunggu sampai penyelamatan kedua pengawal pribadi Nyonya mudanya itu selesai.

__ADS_1


Namun sayangnya harus ada kabar buruk dari sang dokter yang menangani kedua wanita itu.


“Tuan Will!” ujar sang dokter yang baru saja keluar dari ruang operasi dan masih mengenakan pakaian khusus ruang operasinya.


“Iya, Dok! Bagaimana keadaan mereka sekarang?” tanya Will yang langsung menghampiri sang dokter.


“Maaf, kami harus menyampaikan kabar buruk ini! Untuk Nona Alea memang kondisinya mulai stabil setelah dilakukan operasi, meskipun luka-lukanya cukup parah. Tapi untuk Nona Eva, kami tidak bisa menyelamatkannya. Kami turut berduka cita, Tuan Will!” ujar sang dokter yang menyampaikan atas meninggalnya Eva.


“Dibandingkan dengan luka Nona Alea, luka yang di alami oleh Nona Eva lebih parah. Luka tusukan di bagian dadanya menembus jantungnya dan beberapa luka tusukan yang lainnya mengenai organ vitalnya. Meskipun berhasil diselamatkan, Nona Eva pasti akan hidup dengan tergantung pada peralatan medis untuk seumur hidupnya, Tuan Will!”


Sang dokter pun menyambungkan penjelasannya mengenai penyebab kematian Eva, agar Will bisa mengetahui bagaimana Eva tidak bisa diselamatkan.


“Baik, Dok! Terima kasih, karena anda telah berusaha yang terbaik untuk menyelamatkannya! Saya akan segera menghubungi pihak keluarganya tentang ini!” ujar Will yang menerima kabar itu dengan perasaan pahit, karena satu lagi yang yang harus melayang karena masalah balas dendam yang tidak ada habisnya itu.


“Sama-sama, Tuan Will! Untuk Nona Alea, kami akan segera memindahkannya diruang perawatan!” jelas sang dokter lagi.


“Terima kasih, Dok!” sahut Will.


...****************...


Disisi lain, Levi dan Rayden masih berada diperjalanan untuk menuju bandara yang lain. Karena dibandara terdekat mereka tidak menemukan apapun.


“Levi kerahkan semua anak buah yang tersisa untuk mengepung semua bandara yang ada dinegara A. Periksa setiap cctv dan juga daftar penumpang kesegala tujuan penerbangan, sisakan beberapa anak buah untuk memeriksa bandara yang terbengkalai. Kau ikut denganku kita periksa secara langsung bandara yang lebih dekat dari bandara di tempat ini!” ujar Rayden yang saat ini pikirannya sangat kacau memikirkan Zhia.


“Baik, Tuan!” sahut Levi yang pasti akan selalu mengikuti semua perintah dari Tuannya itu.


Bersambung.............


Note :


Hay, kak!😄😄😄


Jangan Lupa guys!


Novel ini masih On Going 'yah! Maaf untuk semntara waktu updatenya tidak menentu🙏🙏🙏😢


Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄


Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄


Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄


Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚


Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌


Terima kasih All!😙😘😚

__ADS_1


__ADS_2