
“Jangan bilang kau tidak tahu apapun mengenai keluarga Xavier! Apa kau juga tidak mengetahui bahwa mantan tunanganmu itu adalah ketua mafia yang sekarang. Jadi, kau dengan beraninya menantang Rayden?” ujar Pria misterius itu yang membuat Grace semakin membulatkan matanya.
Kali ini Grace sangat menyadari bahwa dengan menatang Rayden sama saja dengan mangantarkan nyawanya sendiri.
Menyesal pun tiada guna, sudah tidak ada jalan untuk Grace kembali ke awal. Grace sangat yakin bahwa Rayden pasti sudah menanrgetkan dirinya dan keluarganya.
“Kenapa kau diam? Apakah kau menyesalinya sekarang? Percuma kau menyesal sekarang, sudah bisa dipastikan seluruh keluargamu akan hancur besok pagi dan kepalamu itu sedang di incar oleh mantan tunanganmu sendiri!”
Pria misterius itu dapat melihat sebuah penyesalan diwajah cantik Grace dengan sangat jelas. Tetapi, dia juga tidak mau kehilangan pionnya yang berharga itu.
“Pergilah ketempat ini! Bersembunyi saja disana untuk sementara waktu.”
Pria misterius itu melemparkan sebuah alamat beserta kunci rumah ke hadapan Grace.
Namun, Grace hanya diam. Matanya sudah dipenuhi dengan dendam dan kemarahan yang sangat besar ketika mendengar bahwa keluarganya akan dihancurkan oleh Rayden tanpa tersisa.
Semua ini adalah kesalahannya sendiri, tapi kenapa keluarganya harus dilibatkan, itulah yang ada dibenak Grace sekarang.
“Kenapa kau diam? Ambil kunci dan alamat itu dan pergi dari sini.”
Perintah pria misterius itu yang sudah tidak tahan lagi melihat kebodohan Grace.
“Bantu aku menghancurkan mereka! Aku akan melakukan apapun untuk mengancurkan keluarga Xavier bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku.” Pinta Grace yang terlihat penuh tekad untuk balas dendam.
“Sudah aku katakan! Aku pasti akan membantumu membalas dendam. Jadi, mulai sekarang dengarkan perintahku. Pergilah bersembunyi untuk sementara waktu, itu tugas pertamamu!” ujar Pria misterius itu yang menyakinkan Grace.
“Baik, Tuan! Aku akan melaksanakan apa yang anda perintahkan mulai sekarang.” Grace segera mengambil kunci rumah beserta alamat itu.
Setelah itu, Grace pun segera meninggalkan tempat itu dengan didampingi beberapa pengawal yang diperintahkan oleh pria misterius itu untuk mengawasi Grace selama dipersembunyiannya.
Pria misterius itu melihat kepergian Grace sembari memijat keningnya yang terasa sangat pusing. Tak lama kemudian, Jay datang dengan penuh kemarahan pada pria misterius itu.
“Apa ini yang kau rencanakan? Sudah aku katakan dari awal, jangan pernah libatkan wanita bodoh itu dalam rencana balas dendam ini. Lihatlah hasilnya sekarang, bukannya mendapat hasil yang kita inginkan tapi ini malah sebaliknya!” teriak Jayden pada pria misterius itu.
“Hay, tenanglah, Jay! Ini hasil yang cukup sempurna untuk kita mulai permainan balas dendam ini.” sahut Pria misterius itu yang malah tersenyum puas dengan situasi sekarang.
“Apa kau gila? Kita kehilangan markas dan juga banyak anak buah, hanya karena kebodohan wanita itu. Dan kau masih bisa tersenyum sekarang?” seru Jay yang tidak terima dengan kematian banyak anak buahnya itu.
“Apa salahnya berkorban sedikit demi mendapatkan hasil yang lebih besar dari ini! Mereka sudah menemukannya, bukan?”
Dengan santainya Pria misterius itu menanggapi keluhan Jay, dia bahkan mengalihkan pembicaraan dengan mudahnya seakan kematian semua anak buahnya itu adalah hal yang seharusnya terjadi.
“Sebenarnya apa rencanamu? Kau ingin menjadikan diriku sebagai umpan begitu?”
__ADS_1
Jay tahu persis isi data yang terdapat didalam Flashdisk itu, dimana dia dinyatakan sebagai ketua klan Tiger Dark yang baru. Artinya Jay harus siap menghadapi Rayden beserta anak buah musuh yang lainnya.
“Bukankah itu rencana yang sempurna? Sementara kau mengalihkan perhatian mereka, aku dan Jayden akan masuk perlahan sebagai sekutu dalam bisnis maupun kehidupan pribadi mereka!”
Pria misterius itu kembali tersenyum puas, karena perlahan tapi pasti rencananya berjalan dengan lancar.
Benar, Pria misterius itu sejak awal adalah Evan. Sedangkan paman Jay yang dimaksud oleh si kembar adalah Jayden Carson, saudara kembar Jaydon Carson.
Mereka memang kembar, tetapi bukan kembar identic seperti Luca dan Lucia.
Dan juga, mereka berada ditempat yang berbeda dengan tugas yang berbeda juga. Jayden berada dinegara B, membantu Evan mengembangkan perusahaan IT yang sangat berkembang disana.
Sementara Jaydon ditempatkan di negara A untuk terus mengurus klan tanpa kehadiran Evan disana.
Selama di negara B, Evan memang dengan tulus membantu Zhia dan si kembar. Saat pertama kali bertemu Zhia di negara B, Evan hanya sebatas merasa kasihan saja melihat kehidupan Zhia yang sangat menderita di negara asing itu.
Evan memberikan pekerjaan dan tempat tinggal untuk Zhia saat dinegara B, tanpa Evan sangka ternyata Zhia mengandung sepasang anak kembar yang tidak tahu siapa ayahnya.
Merasa semakin kasihan terhadap Zhia, Evan pun membantu Zhia merawat dan membesarkan kedua anak kembar itu.
Sampai 7 tahun kemudian, ada sebuah program IT terbesar yang diadakan oleh perusahaan milik Rayden.
Keinginan balas dendam pada Rayden muncul kembali dihatinya, dia mulai merencanakan balas dendamnya.
Hingga suatu hari, Zhia tiba-tiba mengundurkan diri dari program itu.
Evan pun merasa khawatir terjadi sesuatu pada Zhia dan kedua anak kembar itu. Jadi tanpa berpikir panjang lagi, Evan langsung datang ke negara A.
Betapa terkejutnya Evan, saat mengetahui bahwa anak kembar yang selama ini dia rawat dan besarkan adalah anak kandung dari musuh terbesarnya yaitu Rayden Cano Xavier.
Hal itu membuat Evan mempunyai sebuah ide cemerlang untuk menyusun rencana balas dendamnya yang sempurna yaitu dengan memanfaatkan wajah malaikatnya selama ini.
“Jay, kau lihat luka ini?” ujar Evan pada Jay yang langsung menatap tangan Evan yang dibalut dengan perban.
Namun, Jay tidak mengatakan apapun mengenai luka itu.
“Luka ini adalah jalan bagiku untuk masuk kedalam kehidupan pribadi Cano. Perbuatan wanita bodoh itu, lumayan ada manfaatnya juga!” lanjut Evan yang terus saja tersenyum seakan sedang membayangkan sesuatu yang sangat indah menurutnya.
“Maksudmu?”sahut Jay mangerutkan keninganya. Kali ini Jay tidak mengerti maksud pembicaraan dari bossnya itu.
“Aku akan terus mendekati Zhia, dia akan menjadi kartu As kita setelah kedua anak kembar itu. Jadi, cepat selesaikan tugasmu itu. Bawa dua bocah kembar itu kemari agar aku bisa melakukan permainan yang menarik dengan mereka. Sudah lama juga, aku tidak megajak mereka bermain bersama.” ujar Evan yang berubah menjadi sangat serius saat membicarakan Luca dan Lucia.
“Sial! Kalau dari awal aku tahu bahwa mereka adalah anak kandung Cano, maka aku tidak akan segan membunuhnya saat bayi itu masih berada dikandungan Zhia.” Lanjut Evan yang terlihat sangat marah, karena melewatkan kesempatan membunuh anak Rayden.
__ADS_1
“Aku akan mengurusnya pada saat waktu yang tepat. Karena aku tidak mau bertindak gegabah seperti wanita bodoh itu!” sahut Jay yang tidak terlalu memperdulikan perkataan dari Evan.
Jay masih merasa kesal kesal dengan keputusan Evan yang mengorbankan banyak anak buahnya.
“Aku ingin secepatnya kau membawa mereka.” Ujar Evan penuh penekanan.
Kemudian dia berjalan pergi meninggalkan tempat itu, tapi sebelum itu Jay menghentikan langkahnya dan bertanya “Kau mau kemana lagi?”
“Tentu saja pulang kerumah! Aku mau memandikan si Comel dulu.” sahut Evan yang kembali berjalan pergi dari ruangan itu.
“Dasar orang gila! Hewan saja dia sayang-sayang, tapi memperlakukan manusia seperti sampah. Kayak dia bukan manusia saja!” gerutu Jay yang masih saja merah atas perbuatan Evan itu.
Jay yang melihat dan mneyaksikan bagaimana Levi dan pasukkannya membabat habis markas lamanya itu, merasa sedih atas kematian rekan-rekannya yang menjadi korban atas keegoisan Evan.
Bersambung..................
Note :
Hay, kak!😄😄😄
Hayooo ngaku siapa yang menebak Evan adalah ketua klan yang baru Tiger Dark?
Selamat tebakan kalian benar sekali!!👏👏👍
Tapi apa kalian juga bisa menebak alasan Evan sangat dendam dengan Rayden dan Keluarga Xavier?😉
Kalau pengin tahu ikuti terus Si Anak Kembar Sang Mafia. Pengin Liat aksi si kembar setelah resmi bergabung dengan klan mafia, bukan?
Dijamin tambah seru lagi😄😄😄
Jangan Lupa guys!
Novel ini masih On Going 'yah! Dan akan update 1 Bab/hari.😄😄😉
Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄
Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄
Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄
Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚
Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌
__ADS_1
Terima kasih All!😙😘😚