Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia
Munculnya Duo Jay!


__ADS_3

“Kau gila ‘yah!” bentak Jaydon dengan tatapan penuh kemarahan pada Evan.


Beruntung Jaydon langsung mengarahkan senjata itu kearah lain, sehingga oarng itu masih selamat untuk sekarang.


“Hussttt,….Diamlah!”


Perasaan bersalah tak tampak sama sekali diwajah Evan, dia bahkan dengan santainya menyuruh Jaydon yang berusaha untuk protes atas aksi gilanya itu.


Evan berjalan menghampiri Grace yang tengah ketakutan masih dengan membawa senjata apainya yang tadi dia gunakan.


Evan menyenggol tubuh Grace yang gemetar hebat dengan menggunakan senjata apinya sambil berkata “Hay, lihatlah! Orang itu masih hidup dan kau sudah sangat ketakutan seperti ini!”


“Lepaskan aku! Dasar pria gila!” teriak Grace tepat didepan Evan, hingga membuat iblis itu semakin marah.


“Apa katamu?” Evan menjambak rambut panjang Grace dengan kuat, tatapan matanya sangat mengerikan untuk dilihat.


“Auwhh,….Lepaskan aku!” pinta Grace yang menangis menahan sakit akibat jambakan kasar dari Evan yang telah dipenuhi amarah itu.


“Pegang senjata ini sekarang! Bunuh mereka semua dengan menggunakan tanganmu sendiri!”


Perintah Evan yang memaksa Grace untuk memegang senjata api yang tadi dia mainkan.


“Tidak! Aku tidak mau.” Grace tentu saja menolaknya, dia berusaha memberontak dari cengkraman Evan yang dikuasai oleh iblis.


“Bunuh sekarang!” bentak Evan pada Grace.


“Hentikan! Sudah cukup aku berdiam diri dan menutup mata atas semua kegilaanmu!” seru Jaydon yang segera menarik tubuh Grace kesisinya seakan tengah menentang perintah Evan.


“Apa kau ingin memberontak sekarang? Apa kau lupa bagaimana ibumu dibunuh oleh Cano?” ujar Evan yang sudah diluar kendali.


“Kalian semua pergilah dari sini sekarang!”


Perintah Jaydon pada para anak buahnya yang barusan hampir terbunuh.


“Ba-baik, Tuan!” sahut para anak buah itu yang langsung berjalan pergi demi keselamatan nyawa mereka.


“Kau juga pergilah sekarang! Lakukan sesuka hatimu jika ingin membalas dendam. Tapi ingatlah, kau sedang menjadi perburuan oleh Cano dan anak buahnya. Jadi berhati-hatilah dalam bertindak mulai sekarang!”


Kini Jaydon beralih menyuruh Grace untuk pergi dari tempat itu. Meskipun Jaydon tidak menyukai Grace, tetapi dia tidak tega melihat wanita itu diperlakukan buruk oleh Evan.


Jaydon bahkan mengingatkan Grace bahwa dia sedang diburu oleh Rayden dan pengikutnya.


“Te-terima kasih karena telah membantuku!” ucap Grace sebelum pergi meninggalkan tempat itu.


Namun, Jaydon hanya diam tanpa berniat untuk menanggapi ucapan terima kasih dari Grace sedikitpun.


Evan memicingkan bibirnya, dia mengeluarkan senyuman iblisnya lagi. Detik berikutnya bahkan Evan tertawa terbahak-bahak seperti layaknya orang gila.


“Hahahahaa,….Kau membantu wanita itu, Jay? Bukankah dari awal kau sangat membencinya, tapi sekarang kau malah membantunya! Apakah kau jatuh cinta padanya?” ujar Evan yang hanya menebak sekenanya.

__ADS_1


“Jangan gila, Evan! Apa yang sebenarnya terjadi sampai kau hilang kendali seperti ini?”


Jaydon tahu persis pasti ada sesuatu yang telah terjadi sehingga Evan berubah menjadi seorang iblis seperti itu. Karena itu sudah menjadi kebiasaan Evan jika sedang stress atau tertekan oleh sesuatu.


“Aku hampir saja mendapatkan kedua bocah kembar itu, tapi gara-gara wanita tua itu semuanya menjadi kacau!” seru Evan dengan kemarahan yang semakin memuncak saat mengingat kejadian di kediaman Rayden.


“Maksudmu, anak kembar Cano?” ujar Jaydon mencoba memastikan.


“Julia Der Xavier, wanita tua itu mengacau saat si kembar ingin mengantarkan nyawanya padaku! Bukankah itu sangat menyebalkan?” sahut Evan penuh penekanan dan kemarahan.


“Jadi kau kemari untuk memintaku memberi pelajaran pada wanita tua itu, bukan?”


Kini Jaydon pun mengerti alasan kedatangan Evan yang berubah menjadi iblis tadi.


“Hmmm,…Tepat sekali! Lakukan saja seperti sebelumnya!” sahut Evan membenarkan perkataan Jaydon.


“Apa kau ingat dengan gadis itu? Rayna Cano Xavier, gadis yang menemani kita bersenang-senang dalam waktu yang cukup lama! Wajah wanita tua itu kembali mengingatkanku pada gadis itu.” Lanjut Evan yang lagi-lagi mengeluarkan senyuman iblisnya.


“Siapa yang tidak mengingat gadis cantik dan sangat memuaskan itu, Evan!”


Suara seseorang mengalihkan pandangan Evan dan Jaydon pada sosok pria yang sedang berjalan menghampiri mereka.


Suara yang terasa tidak asing dan sosok yang sangat mereka kenal mulai terlihat oleh Evan dan Jaydon.


“Jayden?” seru Jaydon yang tidak mengetahui bahwa adik kembarnya akan datang setelah sekian lama.


“Kau sudah datang rupanya?” sahut Evan yang menanggapi kedatangan Jayden dengan sikap santainya.


“Eden! Akhirnya aku bisa bertemu denganmu setelah sekian lama. Bagaimana kabarmu selama ini?”


Jaydon pun segera menghampiri adik kembarnya, memeluknya dengan erat melepaskan rindu yang sudah lama tersimpan karena perpisahan yang cukup lama tanpa saling bertukar kabar sama sekali.


“Kabarku sangat baik, kak! Bagaimana dengan kak Aidon? Apakah sudah punya calon kakak ipar untukku?” ujar Jayden yang ingin sedikit bercanda dengan sang kakak setelah sekian lama tidak bertemu satu sama lain.


“Ehmmm,….Ehmmm,… Duo Jay sudah bersatu, keberadaan si Evan langsung terabaikan disini!” gerutu Evan yang merasa terabaikan disana.


“Hehehee,….Maklum ‘lah, bro? Setelah sekian lama tidak bertemu, sekali bertemu salin melepas rindu ‘lah!” sahut Jayden seakan sedang berbicara dengan temannya sendiri.


“Iya ‘lah, terserah kalian berdua saja!” sahut Evan dengan malas.


“Ouhya,… Kenapa kalian tadi membahas mengenai gadis itu lagi? Apa ini ada hubungannya dengan kedatanganmu ke Negara ini lagi setelah sekian lama?” ujar Jayden yang belum mengetahui apapun tentang si kembar yang ternyata adalah anak kandung Rayden musuh besar mereka.


“Kita akan mulai menjalankan rencana balas dendam kita!” sahut Evan dengan tatapan yang sulit diartikan.


“Okay! Balas dendam ‘yah balas dendam. Tapi apa yang sebenarnya telah terjadi selama aku tidak ada? Aku harus mengetahui situasinya terlebih dahulu sebelum turun tangan.” ujar Jayden yang menjadi kebingungan sendiri, karena selama ini Evan tidak mengatakan apapun yang terjadi selama di negara A.


Evan hanya tiba-tiba saja menyuruhnya untuk kembali ke negara A tanpa mengatakan alasannya.


Jaydon pun merangkul adiknya dan membawanya pergi meninggalkan Evan sendiri disana dengan berkata “Ayo, ikut aku saja! Aku akan ceritakan semuanya dari awal sampai akhir!”

__ADS_1


“Ta-tapi bagaimana dengan Evan?” ujar Jayden yang merasa segan meninggalkan Evan begitu saja disana.


“Biarkan saja! Nanti juga pulang sendiri.” sahut Jaydon tanpa peduli dengan Evan, dia terus saja memaksa adik kembarnya pergi dari sana.


“Eeeh,….Tapi apa yang sebenarnya terjadi? Tadi aku mendengar suara tembakan dari kejauhan!” ujar Jayden yang sudah sangat penasaran.


“Sudah, nanti aku ceritakan semuanya!” sahut Jaydon yang tidak ingin membahasnya dijalan.


“Lalu bagaimana dengan wanita cantik yang baru saja keluar itu?”


Dan lagi-lagi Jayden tidak dapat menahan perasaan ingin tahunya.


“Ihhh,….Kau ini! Sudah lama tidak bertemu, kenapa sekarang banyak tanya dan sangat kepo ‘sih!” ujar Jaydon yang gemas sendiri melihat tingkah adik kembarnya yang sudah lama dia rindukan itu.


“Ayolah, beri aku sedikit bocoran agar aku tidak mati karena penasaran!”


Jayden mencoba membujuk sang kakak dengan rayuan maut andalannya saat masih kecil dulu, sifat manjanya akan muncul jika berada disamping kakaknya. Namun, Jaydon hanya menjewer kupingnya dengan gemas.


“Dasar Duo Jay, sialan!” umpat Evan dengan geramnya.


“Rayna! Kau memang gadis yang baik, tapi sayang! Takdirmu tidak sebaik sifatmu. Kau harus mati didalam penderitaan, karena kesalahan kakakmu!” gumam Evan yang menatap kosong kedepan, bayangan seorang gadis yang sangat menawan tiba-tiba terbesit di pikirannya.


Revan Sam Joseph merupakan nama asli dari Evan Joseph. Merupakan ketua Klan Tiger Dark yang menjadi musuh bebuyutan dan Klan BlackSky yang diketuai oleh Rayden Cano Xavier.


Mereka berdua juga sama-sama seorang Ceo dari sebuah perusahaan IT terbesar dinegara tempat mereka tinggali.


Permusuhan diantara klan memang sudah lama terjadi, tetapi permusuhan antara Evan dan Rayden terjadi semenjak 10 tahun yang lalu.


Dimana sebuah tragedi besar terjadi yang membuat mereka berdua kehilangan orang-orang yang paling mereka cintai untuk selamanya.


Dalam sekejap Evan meleyapkan semua pikiran tentang gadis itu. Sesuai perkiraan Jaydon, Evan pun kembali pulang ke rumahnya. Amarahnya yang sebelumnya seketika menghilang berganti dengan kesedihan dihatinya.


Bersambung..............


Note :


Hay, kak!😄😄😄


Jangan Lupa guys!


Novel ini masih On Going 'yah! Dan akan update 1 Bab/hari.😄😄😉


Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄


Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄


Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄


Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚

__ADS_1


Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌


Terima kasih All!😙😘😚


__ADS_2