Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia
Ingatan Rayden! Part. 2


__ADS_3

“Bisakah papah menolaknya?” ujar Noland yang malah bertanya balikm pada Rayna.


Tentu saja Rayna langsung menggelengkan kepalanya sembari tersenyum penuh kemenangan, karena denga nada pertanyaan seperti pertanda papahnya mau mengijinkannya pergi seorang diri tanpa pengawalan.


Dengan senangnya Rayna langsung memeluk dan menciumi papahnya sembari berkata “Terima kasih banyak, papah! Papah memang papah terbaik didunia, sayang banyak ‘deh sama papah!”


“Papah saja ‘nih yang disayang? Mamah tidak?” ujar Julia dengan bersikap seperti sedang ngambek.


“Sayang mamah juga ‘dong!”


Rayna pun beralih memeluk mamahnya dan menciuminya seperti yang dia lakukan pada papahnya.


“Kalau begitu, Rayna mau pergi sekarang ‘yah, Pah! Mah!” pamit Rayna yang terlihat sangat bersemangat.


“Jadi kau tidak menyayangi kakakmu yang paling tampan ini?”


Rayden pun langsung protes pada sang adik karena dirinya merasa sudah tidak dianggap lagi.


“Enggak! Habis siapa suruh kakak nyebelin terus! ‘Dahh, Rayna pergi dulu!” sahut Rayna yang memperlihatkan wajah ketusnya pada sang kakak, setelah itu dia langsung saja pergi untuk menemui temannya ditaman sesuai janji.


“Haaahh,…Dasar anak itu!” gerutu Rayden yang hanya bisa memaklumi sikap manja dari sang adik.


“Kalian berdua, jaga Nona muda secara diam-diam!” Perintah Rayden pada kedua pengawal yang sedang berdiri tidak jauh dari mereka.


“Baik, Tuan muda!” sahut kedua pengawal itu yang segera melaksanakan tugasnya untuk mengikuti secara diam-diam kemanapun Nona mudanya pergi.


“Cano, kau ini kakak yang sangat baik ‘yah! Meskipun kalian berdua sering bertengkar tapi mamah tahu kalau kau sangat menyayangi adikmu itu!” ujar Julia yang menatapn rayden sembari tersenyum.


“Mau bagaimana lagi, Mah! Rayna ‘kan satu-satunya adik Cano!” sahut Rayden dengan santainya.


“Papah harap kalian selalu rukun dan saling menyayangi sampai kedepannya ‘yah, Cano!” pinta Noland pada putranya itu.


“Iya, Pah! Pasti!”


Janji Rayden pada papah dan mamahnya serta dirinya sendiri.


Malam sudah semakin larut tapi tidak ada tanda-tanda Rayna akan kembali. Noland, Julia dan Rayden sudah merasa sangat khawatir dengan keadaan Rayna.


Rayden sudah menghubungi semua teman-teman Rayna bahkan menyuruh beberapa anak buahnya untuk langsung mengeceknya dirumahnya.


Pengawal yang dia tugaskan untuk melindungi dan menjaga Rayna secara diam-diam juga hilang kontak.


Rayden yang sudah kehilangan kesabaran langsung mengecek sendiri diarea taman tempat Rayna dan temannya bertemu, tapi tidak ada tanda-tanda ada kehadiran Rayna disana.


Rayden dan beberapa anak buahnya pun menyisir setiap sudut taman dan tempat disekitarnya untuk mencari keberadaan adiknya yang dalam beberapa jam saja sudah hilang kontak.


Tidak jauh dari area taman, tepatnya disebuah lahan kosong anak buah Rayden menemukan mayat kedua pengawal yang ditugaskan Rayden sebelumnya.


Perasaan Rayden semakin campur aduk tidak karuan, ketika melihat mayat kedua pengawalnya itu yang dibunuh dengan sadisnya.


Rayden memberitahukan perihal kedua pengawal yang dia tugaskan sudah ditemukan dalam keadaan sebagai mayat yang sangat mengenaskan kepada sang ayah.

__ADS_1


Rayden juga meminta kuasa penuh untuk memimpin sendiri anggota klan mafia untuk mencari keberadaan Rayna secara besar-besaran.


Pada saat ini Rayden menjadi sangat dekat dengan Will, karena sebelum itu Will adalah anak jalanan yang di angkat sebagai tangan kanan papahnya meskipun usianya tidak jauh beda dengan putranya sendiri Rayden.


Saat itu Will lebih aktif dengan urusan didalam klan daripada dengan perusahaan sama persis dengan pekerjaan Levi.


Noland juga meminta bantuan polisi untuk melacak keberadaan Putri yang entah berda dimana sekarang dan bersama dengan siapa.


Awalnya, Noland dan Rayden tidak berniat untuk memberitahukan pada Julia mengenai temuan mayat kedua pengawal yang sebelumnya mereka tugaskan untuk menjaga Rayna secara diam-diam.


Namun sayangnya, sampai keesokan harinya belum juga bisa menemukan keberadaan Rayna meskipun pencarian besar-besaran telah dilakukan.


Akhirnya Julia diberitahukan bahwa Rayna menghilang sejak semalam dan tentu saja kabar itu membuat Julia sangat shock serta cemas dan ketakutan yang berlebihan.


Kondisi mamahnya yang semakin memburuk terkena stress, karena terus memikirkan keadaan Rayna.


Setiap hari Julia hanya bisa melamun dan menangis untuk menunggu kepulangan Rayna, bahkan dia melupakan segalanya termasuk hidupnya sendiri.


Perusahaan mulai tidak terkendali, karena Noland hanya focus merawat istrinya.


Sementara Rayden focus memimpin klan mafia dan mencari keberadaan Rayna dengan menggunakan berbagai cara dan memanfaatkan semua koneksinya.


Rayden memeriksa semua rekaman cctv yang berada ditaman dan juga sepanjang jalan yang ada disekitar sana.


Ada salah satu rekaman cctv yang memperlihatkan Rayna dibawa oleh segerombolan pria tapi rekaman itu tidak bisa memperlihatkan wajah si pelakunya dengan jelas.


“Sialan! Siapa sebenarnya orang-orang ini? Dan kemana mereka membawa Rayna pergi? Akhhh,…Sialan!?!”


Perasaannya sudah berkecamuk, adik kembarnya yang masih belum juga bisa ditemukan meskipun sudah dilakukan pencarian besar-besaran selama hampir satu minggu.


“Tuan, saya sudah berkali-kali memastikan rekaman cctv yang ada ditaman! Saya tidak begitu yakin, tapi sepertinya aku menemukan sebuah petunjuk!” ujar Will yang sedikit ragu untuk memberitahu apa yang menjadi kecurigaannya.


“Katakan saja! Sekecil apapun petunjuk yang kau lihat itu sangat berarti untukku!” seru Rayden yang sebenarnya sangat berharap bahwa kali ini dia bisa menemukan adik kembarnya dengan mengandalkan petunjuk itu.


“Pria ini!”


Will menunjuk orang yang berada didalam rekaman cctv yang baru saja dilihat oleh Rayden, wajahnya memang sama sekali tidak kelihatan.


Karena semua pria yang yang berada didalam rekaman itu menggunakan hoodie untuk menutupi wajah mereka dan juga cctv terpasang terlalu jauhn dari tempat kejadian penculikkan.


“Kita memang tidak bisa melihat wajahnya, tapi jika gambar dibagian kaki ini diperbesar terlihat sebuah tato leopard hitam yang menjadi lambang kekuasan klan Tiger Dark!” lanjut Will yang menunjukan tato yang dimaksud, meski tidak terlalu jelas tapi memang sepertinya itu tato leopard hitam.


“APA?!?” pekik Rayden yang langsung meradang begitu pelaku penculikkan adiknya perlahan bisa di identifikasi. Dan ternyata dalang dari penculikan adiknya adalah saingan klan mafia papahnya sendiri.


“Tuan! Tuan muda, kami sudah menemukan Nona muda ta-tapi,_.....................”


Salah satu anak buah Rayden tiba-tiba saja datang dan melapor bahwa Rayna telah ditemukan.


Melihat dari raut wajah sang anak buah itu bukanlah yang baik. Jadi belum selesai mendengar laporan itu, Rayden langsung saja berlari pulang ke rumahnya untuk memastikannya sendiri.


Will pun mengikuti Tuan mudanya itu, karena firasat buruknya muali bermuncul didalam kepalanya.

__ADS_1


Benar saja, firasat buruk itu benar-benar terjadi dan sangat nyata. Rayna memang sudah ditemukan, tapi hanya mayatnya saja yang dipenuhi oleh luka disekujur tubuhnya.


Tubuhnya sudah terbujur kaku dan mata indahnya sudah tertutup rapat, detak jantungnya sama sekali tidak terdengar dan deru nafasnya telah menghilang untuk selamanya.


Julia sedang menangis histeris didepan mayat putri kesayangannya, Noland bahkan tak mampu menopang tubuhnya sendiri dan semua orang tengah menitihkan air mata.


Derasnya hujan pada hari itu, seakan mengiringi tangis kepergian Rayna untuk selamanya.


Rayden perlahan menghampiri mayat adik kembarnya, meskipun langkah kakinya terasa sangat berat.


Namun, tidak seberat hatinya yang harus merelakan kepergian adik kembarnya untuk selama-lamanya.


Jadi kau tidak menyayangi kakakmu yang paling tampan ini?


Enggak! Habis siapa suruh kakak nyebelin terus! ‘Dahh, Rayna pergi dulu!


Adegan terakhir saat adiknya pamit pergi itu terusa saja terngiang dan berputar dikepala Rayden.


Adik kesayangannya malam itu pergi dengan senyuman yang terukir dengan begitu indahnya, gaun yang dia kenakan pun bagaikan seorang putri raja.


Tapi saat dia kembali kenapa gaun itu menghilang, digantikan dengan banyak luka yang menyelimuti seluruh tubuhnya.


Senyum diwajahnya pun menghilang, hanya raut wajah kesedihan dan juga kesakitan yang terlihat jelas disana.


Rayden menangis tanpa suara, memeluk mayat adik kembarnya yang terasa sangat dingin.


Permintaan dan terus memohon agar adik kesayangannya itu segera membuka matanya hanyalah sia-sia, tapi dia tetap tidak mau untuk berhenti memohon.


“Klan Tiger Dark! Akan aku pastikan membumi hanguskan kalian semua tanpa tersisa.”


Janji Rayden pada dirinya sendiri, dihadapan mayat adiknya dia berjanji akan membalaskan apa yang dialami adik kembarnya danakan dia kali ‘kan berlipat ganda.


Bersambung.............


Note :


Hay, kak!😄😄😄


Jangan Lupa guys!


Novel ini masih On Going 'yah! Dan akan update 1 Bab/hari.😄😄😉


Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄


Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄


Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄


Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚


Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌

__ADS_1


Terima kasih All!😙😘😚


__ADS_2