Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia
Siasat Double L


__ADS_3

“Tidak apa-apa, Tuan dan Nona kecil! Berkat Tuan dan Nona kecil, saya dan yang lainnya jadi bisa makan cemilan yang enak!” ujar Nana yang tidak mempersalahkan masalah yang sudah berlalu, karenaberkat itu juga dia mendapat bonus tambahan dan juga mendapat cemilan gratis.


“Heheheee,….Terima kasih, kakak Nana!” ucap Lucia yang tersenyum dengan cerahnya.


“Sama-sama, Nona kecil!” sahut Nana yang membalas senyuman Lucia.


“Apa Tuan besar ada didalam ruangannya?” ujar Julia yang menanyakan keberadaan suaminya.


“Iya, Nyonya besar! Beliau sedang berada didalam ruangannya bersama dengan Tuan Will!” Nana pun membenarkan perkataan Julia.


“Baiklah, terima kasih!” ujar Julia dengan ramah.


“Sayang, Ayo kita masuk kedalam untuk menemui Grandpa!”


Julia pun mengajak Luca dan Lucia untuk masuk kedalam ruangan Ceo, dimana si kembar pernah berhasil membongkar rahasia terbesar papahnya.


“Yeay,….Ayo, Grandma!” seru Luca dan Lucia yang langsung saja menarik Julia untuk masuk kedalam ruangan Ceo.


Benar saja, begitu membuka pintu dan memasuki ruangan itu terlihat jelas Noland dan Will yang sepertinya sedang membicarakan sesuatu yang sangat penting.


Karena baik Nolan dan Will tampak sangat terkejut melihat kehadiran Julia yang tanpa pemberitahuan itu.


“Grandpa, Ayo kita pergi sekarang!” seru Lucia yang langsung saja berlari menghampiri Noland dengan penuh semangat.


Sementara. Luca meenyusulnya dibelakang Bersama dengan Julia.


“Hay, paman Will!” sapa Luca pada Will.


“Selamat datang, Tuan dan Nona kecil! Selamat datang, Nyonya besar!” sapa Will sembari memberikan hormat dengan membungkukkan badannya.


“Pergi? Kalian mau pergi kemana?” tanya Noland yang bingung dengan perkataan Lucia, dia pun meminta penjelasan pada Julia yang datang bersama mereka.


“Kita akan melakukan home tour dirumah paman Evan. Ayo, cepat Grandpa!”


Tanpa basa-basi Lucia menarik Grandpanya untuk beranjak dari tempat duduknya. Bukan hanya Lucia, Luca juga ikut memaksa Grandpa untuk segera pergi.


“Hah? Sayang, bisakah kau menjelaskan soal ini terlebih dahulu?” pinta Noland yang meminta Julia untuk sedkit memberinya penjelasan.


“Will, ikutlah dengan kami! Ouhya,…hubungi Evan kalau kita akan berkunjung ke rumahnya atas permintaan si kembar!”


Bukannya memberi penjelasan pada suaminya yang sedang ditarik paksa oleh kedua cucu kembarnya.


Julia malah memberi perintah pada Will untuk memberitahu pada Evan bahwa mereka akan berkenjung saat itu juga.


Will pun langsung tercengang mendengar perintah dari Nyonya besarnya itu, dia bingung bagaimana cara penyampaian kunjungan mendadak ini pada Evan.


Setelah memberikan perintahnya pada Will, Julia pun mengikuti Noland dan si kembar yang sudah terlebih dahulu berjalan keluar dari ruangan Ceo itu.

__ADS_1


“Astaga! Tidak anak, tidak ibu sama saja! Kalau memberi perintah seenak jidatnya.” gumam Will yang hanya bisa menghela nafas.


Meskipun begitu, Will segera melaksanakan apa yang diperintahkan. Will segera menghubungi Evan dan memberitahukan mengenai kedatangan mereka, setelah itu Will segera menyusul.


Sementara Evan yang mendengar kabar mengenai kedatangan Noland, Julia dan Si kembar langsung saja memutuskan untuk kembali ke kediamannya yang tercatat didalam data dirinya.


Karena pada saat itu, Evan sedang berada dirumah Jaydon untuk menjaganya sementara waktu dan tentunya dengan beberapa dokter yang sudah dia pekerjakan secara pribadi.


Beruntung untuk Evan karena disaat si kembar dan keluarga Xavier memutuskan untuk berkunjung kerumahnya,dia sudah memindahkan si comel ketempat lain.


Kalau tidak identitasnya kan terbongkar oleh Noland bahwa dia ‘lah ketua klan Tiger Dark yang sesungguhnya.


Evan mengira keberuntungan sedang memihak kepadanya, kerena di sampai lebih dahulu dirumahnya sebelum kedatangn para tamunya itu. Namun, kenyataan yang sesungguhnya adalah Evan sedang menjadi target dari si kembar yang genius.


Tak lama kemudian, Nolang, Julia dan Si kembar sampai juga dikediaman Evan yang tidak kalah mewah dan besar seperti manshion milik Rayden.


Evan sendiri yang menyambut mereka dengan beberapa pelayan yang memang bekerja dirumah itu.


“Selamat datang di kediamanku yang sederhana ini, Tuan dan Nyonya Xavier!” sapa Evan sebagai basa-basi dalam penyambutan tamu yang tidak terduga itu, dia pun mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


“Terima kasih, karena sudah bersedia menyambut kedatangan kami yang sepertinya malah akan mengganggu waktumu, Tuan Evan!” ujar Noland menerima jabat tangan Evan.


“Paman Evan!” seru Luca dan Lucia yang langsung berlari memeluk Evan begitu turun dari mobil.


“Hay, sayang! Bagaimana kabar kalian? Pasti kalian sangat bahagia karena mamah dan papah kalian sudah bersatu. Iya ‘kan?” ujar Evan yang mengeluarkan acting terbaiknya didepan si kembar.


“Hahaa,….Paman padahal juga mencari kalian berdua disana, tapi katanya kalian sedang asyik makan kue dan berkeliling makanya paman tidak mau mengganggu kalian!” sahut Evan dengan sikap lembut dan manisnya pada si kembar.


“Paman, paman Evan! Ini rumah, paman?” tanya Luca yang terlihat sedang merasa takjub dengan arsitektur rumah yang mewah dan besar itu.


“Iya, lebih bagus yang ini dari pada yang di negara B, bukan?” ujar Evan yang membandingkan rumah itu dengan rumah yang berada dinegara B.


“Iya, sangat bagus! Ayo, paman kita lihat didalamnya!”


Luca pun berlari dengan penuh antusias masuk kedalam rumah itu.


“Ayo, paman! Cepat kita masuk!”


Lucia pun menarik Evan dengan semangat karena dia tidak mau ketinggalan oleh sang kakak.


“Mari masuk!” ujar Evan pada Noland dan Julia untuk mengikuti kemana si kembar pergi.


Mereka pun benar-benar melakukan home tour dirumah Evan sampai Luca dan Lucia berhasil menemukan ruangan dan juga computer yang menjadi target mereka.


Baik Evan, Noland, Julia bahkan Will serta kedua pengawal Zhia pun tidak tahu yang sebnarnya direncanakan oleh si kembar.


Karena Luca dan Lucia bersikap seperti anak-anak biasa yang seakan sedang bermain, berlarian kesana kemari dengan wajah yang terlihat sangat ceria.

__ADS_1


Padahal yang sebenarnya dilakukan oleh si kembar adalah mencari keberadaan ruang kerja Evan dan memastikan keadaannya.


Selesai memperhitungkan dan membuat siasat untuk menyelinap keruang itu tanpa ketahuan dan tertangkap cctv, Luca dan Lucia kemudian mengajak semua orang untuk melakukan tour di halaman rumah Evan yang sangat luas itu.


Sejauh mungkin mereka harus membawa semua orang untuk keluar dari rumah itu.


Setelah membawa semua orang ketempat yang cukup jauh, Luca dan Lucia pun mulai melaksanakan siasat mereka.


Dengan mengandalkan sikap polos dan menggemaskannya, Lucia berkata “ Paman, Luci pengin ke toilet?”


“Haah,….Ada apa Luci? Apa perutmu terasa sakit?” tanya Julia yang merasa khawatir kareana Lucia terus memegangi perutnya.


“Luci mau buang air?” tanya Evan memastikan.


“Iya,…” sahut Lucia dengan aktingnya yang sangat luar biasa.


“Ya sudah, ayo Grandma temani Luci pergi ke toilet!” ujar Julia yang ingin menemani cucu perempuannya itu.


“Jangan Grandma, Luci ingin kak Luca saja yang menemani!”


Dengan cepat Lucia harus menolak tawaran Grandmanya agar rencananya dengan sang kakak bisa terlaksanakan dengan baik.


“Kak Luca mau ‘kan menemani Luci pergi ke toilet?” lanjut Lucia yang mennayakan pendapat sang kakak. Luca hanya menganggukkan kepalanya pertanda dia setuju.


“Ya sudah, Kalian berdua masih ingat ‘kan toiletnya berada dimana?” ujar Evan yang mengijinkan si kembar pergi berdua saja, karena yang dia curigai adalah Noland, Julia dan Juga Will.


“Luci masih ingat, Paman! Ayo, Kak! Luci sudah tidak tahan lagi!” ujar Lucia langsung saja menarik Luca pergi dan berlari masuk lagi kedalam rumah besar milik Evan. Dan Double L pun kembali beraksi.


Bersambung.......


Note :


Hay, kak!😄😄😄


Jangan Lupa guys!


Novel ini masih On Going 'yah! Dan akan update 1 Bab/hari.😄😄😉


Jadi, mohon untuk dukungannya 'yah!🙏🙏😄


Jangan Lupa tinggalkan Like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga 'yah!😉😉😄


Novel ini hanya ada dan update di Aplikasi Noveltoon/Mangatoon saja. Yang ada ditempat lain itu semua plagiat. Jadi, mohon selalu dukung novel Orisinilku ini 'yah!😉😄😄


Jangan lupa berikan ❤💕💖 untuk Author tersayang kalian ini 'yah!😉😙😘😚


Tambahkan juga ke rak favorit novel kalian 'yah! Supaya tidak ketinggalan kisah serunya Double L, Papah Rayden dan juga Mamah Zhia!😉👌

__ADS_1


Terima kasih All!😙😘😚


__ADS_2