BAYU : Kemana Angin Membawa Rindu

BAYU : Kemana Angin Membawa Rindu
Mencari Kesibukan


__ADS_3

Setelah Adit membayar 3 gelas es cendol itu. kemudian mereka pulang dengan menaiki motor yang mereka parkir di area parkiran makam.


Hari menuju sore. Tapi matahari masih sagat terik.


Kemudian.


Mereka sampai di depan rumah Novi.


Setelah Bayu memarkirkan motor Adit.


"Aku duluan ya Dit, Nov." Kata Bayu sambil menyerahkan kunci motor ke Adit.


"Kok buru buru Yu.?" Tanya Adit.


"Iya mau liat jemuranku." Kata Bayu


"Duluan Nov." Kata Bayu pada Novi.


"Iya Yu, makasi." Jawab Novi.


Bayu kemudian menuju rumah Pak Arip, dilihatnya jemuran pakaiannya tadi.


"Untung panas menyengat dari tadi, jemuranku jadi cepet kering." Kata Bayu dalam hati.


Kemudian Bayu mengangkat satu persatu jemurannya dan membawanya ke kamar.


Sepertinya saat itu Bayu terlalu malas untuk melipat Bajunya, sehingga dia tidak sengaja tertidur saat rebahan.


Saat hari akan gelap.


"Aku ketiduran." Kata Bayu kaget saat membuka mata.


Sontak Bayu langsung terduduk di kasurnya.


Dilihatnya jam menunjukan pukul setengah 6 sore.


Bayu mengambil anduknya dan segera mandi.


Setelah selesai mandi, Bayu terduduk di kasur kamarnya menunggu Azan Magrib dengan menggunakan sarung bersiap untuk Shalat.


Di sela sela Bayu menunggu Azan dia kepikiran tentang Laras yang diceritakan Adit tadi.


Timbul kebimbangan pada dirinya. Apakah dia harus menemui Laras atau tidak.


"Mungkin Laras sudah bahagia sekarang, dan aku ngak perlu ganggu kehidupanya lagi." Kata Bayu dalam hati.


"Lagian aku belum siap sakit hati lagi, ketika nanti harus melihat Laras dan Boy." Imbuh Bayu dalam hati.


Sayup sayup terdengar suara Azan. Dan Bayu bersiap untuk ibadah.


Bayu selesai Shalat kemudian pemuda dengan sarung itu berdoa.


Dari raut wajah dan keseriusanya, Bayu seperti memasrahkan semuanya. Dan tentu hanya Bayu dan semesta yang tau apa isi dalam doa Bayu.


Setelah Bayu selesai ibadah, dia kepikiran untuk membeli HP. Sebenarnya sejak lama Bayu ingin membeli HP, tapi dia selalu lupa.


Saat Bayu keluar kamar.


"Bu De, Bayu pinjam motornya sebentar ya.?" Kata Bayu pada Bu De yang sedang menonton TV.


"Iya Yu, itu kuncinya digantung deket pintu." Jawab Bu De Nur sambil menunjukan tempat kunci motor.


"Bayu keluar dulu Bu De. Assalamualaikum" kata Bayu.


"Iya, ati ati Yu. Waalaikumsalam." Jawab Bu De Nur.

__ADS_1


"Grenggggggggg"


Suara motor matic dinyalakan.


Bayu menaiki motor itu kemudian berangkat.


Bayu sedikit berputar putar dahulu sambil mencari konter HP.


Tiba di salah satu konter. Bayu memarkirkan motornya dan menuju ke dalam konter.


"Cari apa Mas.?" Tanya Penjaga konter.


"Cari HP bekas Mas, yang masih bagus." Kata Bayu.


Ini pertama kali Bayu membeli HP. Jadi dia percayakan saja pilihan pada Penjaga konter HP.


"Ooo, yang ini Mas. Bekas masih bagus." Kata Penjaga Konter.


"Mmm. Kalau sama nomernya berapa Mas harganya.?" Tanya Bayu sambil memegang dan memeriksa HP itu.


"Buat Mas saya kasi 400 ribu saja sama pemasangan kartunya." Kata Penjaga konter.


"Iya sudah itu saja Mas." Kata Bayu.


Penjaga konter mengaktifkan nomer HP Bayu. Sedangkan Bayu melihat lihat HP lainya.


Tak berapa lama.


"Ini Mas, udah aktif nomernya." Kata Penjaga konter sambil menyerahkan HP itu ke Bayu.


Bayu memeriksa HP itu.


"Lumayan lah, nanti minta tolong Novi aja masukin nomernya Darman." Kata Bayu dalam hati.


"Ini Mas uangnya ya, pas 400 ribu." Kata Bayu sambil menyerahkan uang pembelian HP.


"Iya Mas, sama sama. Mari." Kata Bayu sambil menuju motornya.


Setelah Bayu memasukan HP dan dompetnya ke celana. kemudian pemuda dengan celana panjang itu menyalakan motor, bersiap melaju di tengah padatnya jalanan kota.


Kembali Bayu berputar putar sebentar sambil menikmati suasana kota yang diterangi cahaya lampu jalanan.


Kemudian Bayu segera menuju rumah Novi.


Di depan rumah Novi. Terlihat gadis manis itu sedang menjaga warung.


"Dari mana Yu.?" Tanya Novi melihat Bayu turun dari motor.


"Anu. Dari konter HP. Boleh minta tolong ngak Nov.?" Tanya Bayu sambil menghampiri Novi.


"Beli HP baru ya kamu.?" Tanya Novi lagi melihat Bayu mengeluarkan HP di kantong celananya.


"Bekas Nov. Belum sanggup aku beli baru." Kata Bayu.


"Bisa tolong masukin nomer ini keHPku.?" Tanya Bayu sambil menyerahkan secarik kertas berisikan nomer HP.


"Nomer siapa ini..? Ooooo nomer cewek ya.? Cieeee Bayu..." Tanya Novi sambil melihat nomer HP di secarik kertas itu.


"Bukan Nov. Ini nomer temenku di kampung." Kata Bayu.


"Oooo kirain, yawes sini tak ajarin biar besok besok kamu bisa masukin nomer sendiri." Kata Novi sambil menunjukan cara cara menggunakan HP itu ke Bayu.


Kemudian.


"Dah, kesimpen itu nomernya. Ini Darman. Ini juga tak masukin nomerku sama nomernya Adit juga sekalian." Kata Novi sambil menunjukan beberapa nomer yang telah tersimpan di HP Bayu.

__ADS_1


"Ooo, iya makasi Nov. Maklum orang desa belum pernah pegang barang canggih." Kata Bayu merendah.


"Ya bisa karena biasa Yu. Nanti juga kamu bisa bisa sendiri ngotak ngatik HP itu." Kata Novi.


"Hehee. Iya makasi sekali lagi Nov. Aku pulang dulu." Kata Bayu akan menuju motor matic Pak Arip.


"Sip, jangan sungkan sungakn Yu." Jawab Novi.


Kemudian Bayu pulang dengan menaiki motor itu.


Sesampainya Bayu di pekarangan samping rumah Pak Arip. Bayu mematikan mesin dan turun dari motor kemudian masuk rumah.


"Assalamualaikum. Motornya mau dimasukin ke rumah sekalin Bu De.? Tanya Bayu pada Bu De yang masih menonton TV.


"Waalaikumsalam. Ngak usah Yu, siapa tau mau di pake Pak Demu ronda." Jawab Bu De.


Kemudian Bayu mengantung kunci motor di gantungan kunci samping pintu.


Bayu masuk ke kamarnya.


Di perhatikannya HP itu. Dan mencari nomer Darman.


Bayu iseng menelpon nomer Darman.


"Nomer yang anda tuju tidak dapat di hubungi. Cobalah beberapa saat lagi." Bunyi saluran dalam HP itu.


"Sepertinya Darman sedang tidak ada sinyal." Kata Bayu dalam hati.


Kemudian Bayu keluar kamar dan mengambil piring untuk makan.


Bayu mengambil makanan kemudain duduk di depan TV.


"Makan Bu De.?" Bayu berkata.


"Iya Yu, dikenyangin." Kata Bu De Nur.


"Uswah kemana Bu De.?" tanya Bayu sambil makan.


"Paling main sama anak tetangga sebelah Yu." Kata Bu De sambil serius melihat sinetron di TV.


Bayu juga menikmati makananya sambil melihat sinetron.


Bayu selesai makan. dan beranjak dari duduknya.


Setelah selesai mencuci piring Bayu kembali ke kamarnya.


Di kamar.


Bayu rebahan, sambil melihat langit langit kamar. kemudian Bayu iseng lagi menelpon Darman.


"tut.....tut.....tut....." Suara telepon tersambung.


"Halo, siapa ini.? " Tanya suara di balik telepon.


"Darmanto.?" tanya Bayu.


"Iya aku Darman, kamu siapa.? " Tanya Darman ketus di balik telepon.


"Bayu Dar. ealah, kok galak gitu kamu." kata Bayu.


"Lho Bayu, Bayu.... Slamet.?? " Kata Darman.


"ya Slamet, puas kamu." kata Bayu.


Setelah sekian lama ahirnya kedua sahabat itu menjalin komunikasi lagi.

__ADS_1



__ADS_2