
Salam buat para pembaca terimakasih sudah mampir dan dukung Karya dengan like, komen dan Vote ya...
Dukunganmu sangat berarti .
😍😍😍😍
🌺🌺🌺Happy Reading🌺🌺🌺
Nesa dan Ica melangsungkan rencana jahatnya kepada Dio .
Ica dan Nesa sudah mengumpulkan bahan yang diperlukan yaitu sampah dan air.
Gilang dan Fabian plus Alex sudah siap mengguyur Dio saat Dio mengganti bajunya selesai olahraga.
Karna saat jam olahraga tadi, Dio berganti baju dengan temannya.
Sekarang situasi sangat pas karna Dio memilih kamar mandi belakang yang agak sepi.
Dengan cekatan Gilang menyiram Dio dari atas toilet yang memang bentuknya terbuka.
Dio yang sudah berganti baju dengan baju seragam hari rabu yaitu atasan putih dan bawahan kotak-kotak sangat terkejut. Mana bau lagi Dio hampir saja muntah.
Dio tak segera keluar, dia lanjut mandi dan membersihkan dirinya.
Dikelas Dio tak nampak karna pasti dia langsung pulang. Ini adalah seragam kedua yang Dio beli di koperasi karna ulah Ica.
Tak lama Dio kembali dengan baju baru.
Ica dan gengnya menganga karna Dio masih bisa bertahan.Mengingat harga seragam disekolah Ica sangat mahal.
“Anak cupu kayak dia mau bertahan disini”gumam Ica.
Dio bersikap seolah tak terjadi apapun, dia tetap santai.
“huhh dasar”geram Nesa.
Gilang, Alex dan Fabian saling berpandangan karna lagi-lagi rencana ia gagal.
Mereka kemudian lebih waspada dengan Dio karna sepertinya Dio bukan sekedar murid cupu.
Ica mulai penasaran dan mencari data tentang Dio tapi ia tak menemukan sesuatu yang berbeda dari Dio.
Ia sama dengan murid lainnya dan alasan pindahnya karna kerjaan ortunya.
Tidak ada data yang menarik dari biodata Dio.
Ica bahkan pernah lewat rumah Dio.
Dio tinggal di sebuah rumah kecil yang tak jauh dari rumah Ica.
Hanya beda kecamatan saja dan menurut tetangganya mereka jarang melihat ortu Dio karna selalu berangkat pagi dan pulang pada saat semua tetangga sudah tertidur.
“Tak ada yang istimewa dari Dio tapi anak cupu dan perebut nilai Ica itu sangat menganggu bagi Ica “
“Tai lo Ica “
Ica terkejut saat seseorang mendorong dia dari belakang.
“Emang benar ya gosip itu, kamu yang buat Kak Damar putusin aku, dasar sok alim deh kamu. Pura-pura nggak mau pacaran tapi slewbew pacar orang sampai putus”
“Ehh dungu, kamu bisa nggak sih jangan ganggu aku dulu”
Ica menarik tangan kecil yang tak lain adalah Jessi.
“NGGAK ! “ujar Jessi dengan suara pick me .
“Kamu teriak apa sih ke aku, kamu bisa dengar aku nggak ! “
“PELAKOR TAI LUU”
“APA KAMU BILANG
AKU PELAKOR, JAGA YA MULUTMU YANG LEBAR ITU!
“
Nesa dan gengnya tertawa karna ucapan Ica.
__ADS_1
Jessi mulai berani mendatangi Ica dan gengnya ke tongkrongannya , itu tandanya dia mulai perang lagi.
Ica tak mau berbuat kasar pada Jessi karna ia tahu batasan.
Dia tak mau kena masalah lagi.
“Sok sok, an ikut Silat padahal aslinya tebar pesona kan ! “
Ujar Jessi lagi dan hal itu mampu membuat Ica membara.
“Aku nggak perlu ya jelasin pribadi aku ke kamu, itu nggak penting Jess”
“Iya emang nggak penting tapi menggatal kan ! “
“Jes apa aku harus cerita keseluruh orang kalau kamu deketin Kakak aku Dev disaat kamu pacaran sama Kak Damar”ucap Ica dengan keras.
Hal itu akhirnya mampu membuat beberapa siswa yang lewat menjadi penasaran.
“Tontonan gratis nih”ujar siswa yang lewat disana.
Jessi diam seribu bahasa”apalah kalau kamu tahu yang balas chat kamu itu adalah aku, kaget nggak ? “tambah Ica lagi.
“Kalau aku malu dan sebelum menghakimi orang lain, berkaca dulu apakah kamu itu sudah baik dan maha benar ! “
Jessi merasa malu dengan ucapan Ica dan ada beberapa siswa-siswi yang merekam sambil berbisik.
“Ternyata Jessi emang playgirl ya, pick me dan playing victim”ujar siswa-siswi yang asyik menonton keributan siang ini.
Jessi akhirnya pergi sambil memberikan jari tengahnya.
Dan menurut teman sekelas Ica Jessi di labrak oleh pacar Mahen dari kelas IPA karna Jessi mengajak Mahen untuk keluar Jalan-jalan.
“Impas deh dasar nenek sihir”
Ica mulai merasakan sedikit kebahagiaan dihatinya.
Home
“Kak Dev sudah baikan ? “tanya Ica.
“Iya Ca btw makasih sudah rawat aku, gantiin aku baju dan mandiin aku “ucapnya sambil memperagakan adegan 21 +.
“Aku kan cuma bercanda Ca, kamu ini selalu serius bawaanya, aku jadi takut deh”
Dev kembali kajuman dengan membuat mimik lucu di wajahnya.
“Untung Dev lagi sakit, jika tidak pasti ia akan mati ditanganku”ujar Iva dengan geram namun menahan amarahnya.
“Kakak aku lap dulu ya”ujar Ica sambil mengelap wajah Dev dan dilanjutkan dengan tangan dan kakinya.
Dev memandang Ica dengan hati-hati.
Ia sangat takut jika Ica mendapatkan laki-laki yang salah dikehidupan selanjutnya.
Ia berharap Ica mendapat laki-laki yang baik dan sayang pada dia bukan karena harta, karna tak mungkin tak ada yang tahu perusahaan Montana.
“Sudah Kak”
Ica melihat Kakaknya yang sedang melamun. “Sudah ege ! “Ica menyeplak Dev dengan handuk basah.
“Ehh... Maaf ya Kakak lagi mikirin kamu”ujar Dev jujur.
“Emang mikirin apa ? Jorok ya”
“Sembarangan aja, aku khawatir jika kamu tidak mendapat laki-laki yang baik Ca”ujar Dev.
“Aku nggak butuh laki-laki Kak”ucap Ica sambil merapikan alat mandi untuk si sakit(Dev).
“Terus aku apaan ? Banci kaleng “tanya Dev
“Aku gini aja sudah bahagia Kak”
“ngehalu sama bias kamu “
“nggaklah Kak, itukan hanya hobby tapi saat ini aku suka seperti ini dah”Ica menatap jendela kamar Dev yang terbuka .
“Ya tapi kamu harus punya pasangan juga Ca”
__ADS_1
“Pasti dong Kak tapi belum untuk saat ini “
“Terus yang kamu ajak dansa ini siapa ? Bukannya dia Kakel kamu yang sering nunggu kamu pas pulang ekskul, kalau Kakak belum jemput kamu”selidik Dev.
Ica kaget saat melihat foto itu “Kakak dapat darimana ? “
“Berita mana yang aku tak tahu Ca, tapi aku dah beresin kasus ini Ca dan aku sudah bayar semua orang yang foto kamu sama cowok ini.
Jadi ini lagi dekat sama kamu apa dia yang dekati kamu ? “tanya Dev lagi.
“Mana ada kok Kak, aku hanya dikerjain Nesa pas itu”
“Mana ada Ness ngerjain kamu Ca, kakak sudah tanya sama Nesa, walaupun Kakak sakit tapi Kakak selalu update tentang kamu”
“Dasar stalker “Ica merasa kesal pada Dev yang dinilainya kelewatan itu.
“Harusnya kamu bilang makasih foto ini nggak kesebar”
“Tapi Jessi dah tahu Kak dan cowok itu mantan Jessi”
“Mantan ya mantan buat apa ribut ? “
“Dia ribut karna dikira aku pelakor dan buat dia putus”
“Jessi Jessi, kalau aku chat dia pasti dia langsung balas”
“Kan kamu dah blok dia Kak”
“Nih lihat ya, aku buka blokir dia, pasti dia whatsapp aku , tapi jujur aja aku takut dia stalk aku lagi, aku mau cari aman sama Hanum”
“Jangan ngomong kalau gitu, percuma “
“Ada nomer barumu nggak Ca ? “
“Pakai hape yang biasa aku pakai stalk orang aja”
“Oke... Oke”
💬
Hai Jessi ini aku Dev
📩
Eh Kak Dev
Apa kabar ?
Kok ngilang baru dah tunangan.
“Noh lihat kan apa aku bilang “
“Ya ampun dia itu play girl, pick me , playing victim dsb”ucap Ica.
“Itu dah kalau kamu tahu Ca, jadi dia itu mau terlihat jadi bahan rebutan padahal nggak ada yang mau sama dia, dia dah nggk V”ucap Dev.
“Kakak tahu darimana ,apa jangan-jangan Kakak dan Jessi? “Ica penasaran.
“Kamu pikir aku cowok apaan, Kakak itu kalau mau dekat sama cewek pasti tanya-tanya apalagi si Sonya itu behhh. Mainannya ngeri bisa sampai yang seumuran Papa kita hiii”
“Berat ya dunia nyata Kak”
“Ya hello Ca, kamu pikir darimana semua barang mahal milik Jessi maupun Sonya, hanya saja Papanya seolah tutup mata tentang ini, apa sih yang Kakak nggak tahu.
Semua temanmu Kakak tahu latar belakangnya tapi kamu nggak perlu tahu Ca, kamu cukup berteman yang baik saja okeyy.
“Btw bagaimana kabar Kak Hanum Kak”
“Dia suka di Korea dan dia serius menuntut ilmu”
“Kakak sering ngunjungin Ibunya kan ? “tanya Ica.
“Iya, sebulan dua kali Ca”
“Bagus deh, Kak besok kalau Kakak belum sembuh, aku yang kesana, okey”
“Okeyyy”
__ADS_1